Berdasarkan pengertian arti dari kata ECHAD, maka ECHAD itu tidaklah mati
Berdasarkan pengertian arti dari kata ECHAD,
maka ECHAD itu tidaklah mati, sebab ECHAD itu tidaklah terpisah dan ECHAD itu
tidaklah berubah! Sebagai contoh jika dikatakan manusia itu mati, maka yang
mati itu bukannya lagi manusia, sebab pengertiannya manusia yang disebut ECHAD
itu terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Demikianlah
juga dikatakan ECHAD dari kalimat-Nya “Aku dan Bapa adalah ECHAD, karena
struktur dari Keberadaan-Nya, dari Ada-Nya, Yang Ada dan Yang Sudah Ada dan
Yang Akan Ada, dimana kata “Aku” disini
adalah Elohim (Firman dan Roh), sedangkan kata Bapa adalah YHVH itu
sendiri.
Oleh karena itu jika dikatakan “Aku” itu
manusia, maka tidaklah dapat dikatakan ECHAD dengan Bapa, karena tidaklah
terstruktur bagian dari milik-Nya, sebab telah dikatakan kepada kita semua
secara struktur : Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku.
Jadi kata ”𝐀𝐤𝐮” 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐢𝐭𝐮 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐨𝐥𝐞𝐡
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡. Sama
seperti dengan strukturnya manusia yang terdiri dari tubuh,jiwa dan roh. Dan 𝐣𝐢𝐤𝐚
𝐬𝐭𝐫𝐮𝐤𝐭𝐮𝐫𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐞𝐫𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡, 𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡 𝐥𝐚𝐠𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃, 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐛𝐚𝐠𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚, 𝐣𝐢𝐤𝐚
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐢𝐭𝐮
𝐭𝐞𝐫𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡,
𝐣𝐢𝐰𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐫𝐨𝐡.
Maka itulah sebelum kita semua memahami “Aku
dan Bapa adalah ECHAD” di Yohanes 10:30, terlebih dahulu, kita semua haruslah
memahami kata ECHAD dan kata YAKHID!
A.
Definisi arti ECHAD.
Sebuah kata dikatakan 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃,
jika definisi 𝐤𝐚𝐭𝐚
tersebut mempunyai pengertian kumpulan atau yang terdiri dari beberapa bagian baik terstuktur,
cara kerjanya maupun perubahannya, namun mempunyai definisi dan atau unsur
material yang sama.
1. ECHAD
secara structural : Sebuah kata dikatakan 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃, jika
definsi 𝐤𝐚𝐭𝐚 tersebut mempunyai pengertian
kumpulan atau yang terdiri dari beberapa
bagian terstruktur, yang membentuk definisi sebuah kata tersebut.
a.
Seorang (Satu) manusia adalah kesatuan
dari tubuh, nafas, jiwa, pikiran, perasaan. Atau dengan kata lain, definisi yang secara structural dari Seorang
(Satu) manusia yang terdiri dari
bagian-bagiannya yaitu tubuh, roh dan jiwa.
b.
Satu keluarga adalah kesatuan dari ayah,
ibu, anak. Disini terlihat definisinya
secara structuralnya yang adalah
bagian-bagian dari satu keluarga itu, dimana terdiri dari ayah, ibu dan anak.
c.
Satu pohon adalah kesatuan dari akar,
batang, cabang, dahan, ranting, daun. Demikianlah juga disini terlihat definisinya
secara structural yang adalah bagian-bagian dari satu pohon, yang terdiri
dari akar, batang, cabang, dahan,
ranting dan daud.
2. ECHAD
dengan keberadaan dan cara kerjanya : Sebuah kata dikatakan 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃, jika
definisi arti dari 𝐤𝐚𝐭𝐚
yang lain adalah cara kerjanya, namun mempunyai unsur material yang sama.
Selain dari definisi ECHAD secara structural,
juga terdapat definisinya ECHAD yaitu keberadaan dan cara kerjanya.
a.
UDARA dan ANGIN. Keberadaan UDARA dan cara
kerjanya UDARA, artinya disini UDARA
bergerak yang disebut ANGIN. Sebutan
UDARA dan ANGIN disini bukanlah berarti dua material yang berbeda,
tetapi hanyalah satu material saja yaitu UDARA, sebab DEFINISINYA arti dari
kata ANGIN yaitu UDARA yang bergerak.
b.
AIR dan ARUS. Keberadaan AIR dan cara
kerjanya AIR, artinya disini AIR bergerak yang disebut ARUS. Sebutan AIR dan
ARUS disini bukanlah berarti dua material yang berbeda, tetapi hanyalah satu
material saja yaitu AIR yang adalah senyawa dari dua atom hidrogen dan satu
atom oksigen, yang menjadi H2O. Jadi
ARUS adalah proses pergerakan AIR menuju
kesetimbangan yang menyebabkan perpindahan horizontal dan vertikal massa AIR.
3. ECHAD
akan perubahan namun tetap pada unsurnya : Sebuah kata dikatakan
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃,
jika definisi arti dari 𝐤𝐚𝐭𝐚 yang
lain mengalami perubahan, namun
perubahan itu tetap mempunyai unsur material yang sama.
Selain dari definisi ECHAD baik secara
structural maupun juga keberadaan dan cara kerjanya, terdapat juga definisi
ECHAD akan arti perubahan namun unsurnya tetap sama.
a.
Air yang
mengalami pemuaian sehingga menjadi uap air, dan kemudian proses menjadi
air kembali atau berubah kembali menjadi es dan kemudian mencair dan menjadi air. Perubahan itu bukanlah
berarti DEFINISI INTI dari melokul unsur Air ~ H20 itu berubah, tetapi wujudnya
berubah
yang dikarenakan temperature.
b.
Air yang mengalami perubahan warna, dari
warna coklat menjadi warna putih, kemudian menjadi warna bening. Perubahan itu
bukanlah berarti DEFINISI INTI dari molekul unsur Air – H20 itu berubah, tetapi
warnanya berubah.
Inilah maksud dari kata 'ECHAD yang
diterjemahkan menjadi "esa", "pertama", "satu",
yang mempunyai pengertian kumpulan atau bagian dari 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧, yang
membentuk definisi dari sebuah kata tersebut.
B.
Definisi arti YAKHID
TOTAL ada 15 Ayat dengan jumlah 15 kata
YAKHID di dalam seluruh Kitab Suci-Nya PL disini! Sedangkan kata ECHAD
ditemukan dari 738 ayat dengan jumlah
968 kata ECHAD di dalam seluruh
Kitab Suci-Nya PL disini!
Kata יחיד yâchı̂yd yaw-kheed' yang artinya ; properly
united, that is, sole; by implication beloved; also lonely; (feminine) the life
(as not to be replace): - darling, desolate, only (child, son), solitary.
Arti dari kata YAKHID disini adalah 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥,
bahwa TIDAK ADA YANG LAIN, selain hanyalah seorang diri. Morphologynya YAKHID disini adalah bagian keseluruhan
yaitu ECHAD. Jadi kata ECHAD ini
mencakup keseluruhan, sedangkan YAKHID
bagian dari keseluruhan.
1.
Ada tertulis : Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan
persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang
akan Kukatakan kepadamu." Kejadian 22:2
2.
Ada tertulis : Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak
itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau
takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
kepada-Ku." Kejadian 22:12
3.
Ada tertulis : kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku
sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan
engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
kepada-Ku, Kejadian 22:16
4.
Ada tertulis : Ketika Yefta pulang ke
Mizpa ke rumahnya, tampaklah anaknya perempuan keluar menyongsong dia dengan
memukul rebana serta menari-nari. Dialah anaknya yang 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥;
selain dari dia tidak ada anaknya laki-laki atau perempuan. Hakim-Hakim 11:34
5.
Ada tertulis : Bebaskanlah jiwaku dari pedang dan milikku 𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
dari cengkeraman anjing! Mazmur 22:21
6.
Ada tertulis : Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku,
sebab aku 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠
𝐤𝐚𝐫𝐚 dan tertindas. Mazmur 25:16
7.
Ada tertulis : Ya Tuhan, berapa lama lagi Engkau hanya
memandangi saja? Selamatkanlah jiwaku dari kehancuran mereka, dan 𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
milikku dari kawanan singa muda! Mazmur 35:17
8.
Ada tertulis : Bapa bagi anak 𝐲𝐚𝐭𝐢𝐦
dan Pelindung bagi para janda, itulah Elohim di kediaman-Nya yang kudus; Mazmur
68:6
9.
Ada tertulis : Karena ketika aku masih tinggal di rumah
ayahku sebagai anak, lemah dan sebagai anak 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
bagi ibuku, Ayub 4:3
10.
Ada tertulis : Hai puteri bangsaku, kenakanlah kain kabung,
dan berguling-gulinglah dalam debu! Berkabunglah seperti menangisi seorang anak
𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥,
merataplah dengan pahit pedih! Sebab sekonyong-konyong akan datang si pembinasa
menyerangmu. Yeremia 6:26
11.
Ada tertulis : Aku akan mengubah perayaan-perayaanmu menjadi
perkabungan, dan segala nyanyianmu menjadi ratapan. Aku akan mengenakan kain
kabung pada setiap pinggang dan menjadikan gundul setiap kepala. Aku akan
membuatnya sebagai perkabungan karena kematian anak 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥,
sehingga akhirnya menjadi seperti hari yang pahit pedih." Amos 8:10
12.
Ada tertulis : "Aku akan mencurahkan roh pengasihan
dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka
akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia
seperti orang meratapi anak 𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥,
dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.
Zakharia 12:10
Dan khususnya arti יחד yâchad
yaw-khad' disini, bukanlah berarti arti positif yang ikut serta bersatu
atau bergabung atau bersama-sama, tetapi artinya negatif
yaitu menolak untuk bersatu, sebab arti dari kata יחיד yâchı̂yd yaw-kheed' adalah TUNGGAL. Jadi
karena arti KETUNGGALANnya maka TIDAKLAH IKUT
bersatu atau bergabung atau bersama-sama.
H3161
יחד yâchad
yaw-khad' : A primitive root; to be (or become) one: - join, unite.
1. Ada tertulis : Janganlah kiranya jiwaku
turut dalam permupakatan mereka, 𝒋𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
kiranya rohku 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮
dengan perkumpulan mereka, sebab dalam kemarahannya mereka telah membunuh orang
dan dalam keangkaraannya mereka telah memotong urat keting lembu. Kejadian 49:6
Penjelasannya : Dan khususnya arti 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮
disini, bukanlah berarti artinya positif yang ikut serta 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮,
tetapi negatif yang artinya menolak untuk ikut 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮.
2. Ada tertulis : Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN,
supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; 𝐛𝐮𝐥𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡 hatiku untuk takut akan nama-Mu. Mazmur 86:11
Penjelasannya : Arti lain dari kata 𝐛𝐮𝐥𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡 sama dengan kata 𝐬𝐚𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡. Dan khususnya arti 𝐛𝐮𝐥𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
disini, adalah sebuah kata yang
mengartikan untuk tidak ikut sertakan
pada jalan-jalan yang lain. Jadi kata 𝐛𝐮𝐥𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡 disini adalah kata yang berlawanan dengan kata terpecah-pecah yang
artinya negatif sebelumnya, sebab sudah
menyimpang dari Kebenaran-Nya. Jadi kata 𝐛𝐮𝐥𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡 disini bukanlah artinya positif yang
merangkum dari terpecah-pecahnya ketidakbenaran, tetapi artinya negatif yaitu
menolak dari bergabunganya beberapa ketidakbenaran.
3. Ada tertulis : Engkau 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
akan 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚-𝐬𝐚𝐦𝐚
dengan raja-raja itu di dalam kubur, sebab engkau telah merusak negerimu dan
membunuh rakyatmu. Anak cucu orang yang berbuat jahat tidak akan disebut-sebut
untuk selama-lamanya. Yesaya 14:20
Penjelasannya : Dan khususnya arti 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚-𝐬𝐚𝐦𝐚
disini, bukanlah berarti artinya positif yang ikut serta bersama-sama, tetapi
negatif yang artinya menolak untuk ikut bersama-sama.
C. Perbedaan
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 dan 𝐘𝐀𝐊𝐇𝐈𝐃
1. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
itu artinya 𝐒𝐔𝐀𝐓𝐔 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇
𝐀𝐑𝐓𝐈 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐋𝐀𝐈𝐍, 𝐒𝐄𝐇𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐒𝐀𝐓𝐔
– 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒎𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒏
𝑷𝒆𝒏𝒈𝒆𝒓𝒕𝒊𝒂𝒏
𝑨𝒓𝒕𝒊 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝑲𝒂𝒕𝒂.
𝑱𝒂𝒅𝒊 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒂𝒓𝒕𝒊 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒂𝒕𝒂
𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒂𝒕𝒖, 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒎𝒆𝒏𝒖𝒏𝒋𝒖𝒌𝒂𝒏
𝒑𝒆𝒏𝒈𝒆𝒓𝒕𝒊𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒍𝒂𝒊𝒏. Melainkan kata YAKHID menunjukan
bagiannya dari keseluruhan.
2. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐛𝐞𝐫𝐥𝐚𝐧𝐝𝐚𝐬𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐀𝐙𝐀𝐙 𝐄𝐃𝐔𝐊𝐀𝐒𝐈
𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐓𝐀𝐇𝐔𝐀𝐍,
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐧𝐠𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢, 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐞𝐬𝐤𝐫𝐢𝐩𝐬𝐢
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐚𝐬𝐚𝐬
𝐝𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒅𝒆𝒔𝒌𝒓𝒊𝒑𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏
𝒃𝒆𝒓𝒍𝒂𝒏𝒅𝒂𝒔𝒌𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒂𝒔𝒂𝒔 𝒅𝒂𝒔𝒂𝒓 𝑯𝒖𝒌𝒖𝒎
𝒅𝒂𝒏 𝑲𝒆𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂.
3. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐛𝐞𝐫𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘
𝐛𝐚𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐧𝐠𝐮𝐥𝐚𝐫
𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘 𝐦𝐚𝐮𝐧𝐩𝐮𝐧
𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐏𝐥𝐮𝐫𝐚𝐥
𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒃𝒆𝒓𝑴𝑨𝑱𝑬𝑺𝑻𝒀.
4. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐫𝐚𝐤𝐭𝐞𝐫
𝐏𝐄𝐌𝐈𝐌𝐏𝐈𝐍, 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐔𝐀𝐒𝐀
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐄𝐆𝐑𝐈𝐓𝐀𝐒
𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐎𝐒𝐈𝐀𝐋𝐈𝐓𝐀𝐒,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐢𝐤𝐮𝐭 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚-𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐄𝐌𝐈𝐌𝐏𝐈𝐍
𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫𝐮𝐡𝐢
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐢𝐭𝐮.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒃𝒆𝒓𝒌𝒂𝒓𝒂𝒌𝒕𝒆𝒓
𝑷𝑬𝑴𝑰𝑴𝑷𝑰𝑵 𝒎𝒂𝒖𝒑𝒖𝒏
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒋𝒖𝒈𝒂
𝑷𝑬𝑵𝑮𝑼𝑨𝑺𝑨 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑰𝑵𝑻𝑬𝑮𝑹𝑰𝑻𝑨𝑺
𝒅𝒂𝒏 𝑺𝑶𝑺𝑰𝑨𝑳𝑰𝑻𝑨𝑺,
𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒂𝒓𝒕𝒊
𝑲𝑬𝑻𝑼𝑵𝑮𝑮𝑨𝑳𝑨𝑵𝒏𝒚𝒂
𝒎𝒂𝒌𝒂 𝑻𝑰𝑫𝑨𝑲𝑳𝑨𝑯
𝑰𝑲𝑼𝑻 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒕𝒖
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒈𝒂𝒃𝒖𝒏𝒈
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂-𝒔𝒂𝒎𝒂
𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒍𝒂𝒊𝒏𝒏𝒚𝒂.
Dan khususnya arti יחד yâchad
yaw-khad' disini, bukanlah berarti arti positif yang ikut serta bersatu
atau bergabung atau bersama-sama, tetapi artinya negatif
yaitu menolak untuk bersatu, sebab arti dari kata יחיד yâchı̂yd yaw-kheed' adalah TUNGGAL. Jadi
karena arti KETUNGGALANnya maka TIDAKLAH IKUT
bersatu atau bergabung atau bersama-sama.
5. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐦𝐞𝐧𝐜𝐚𝐤𝐮𝐩 𝐤𝐞𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡𝐚𝐧.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒃𝒂𝒈𝒊𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒆𝒔𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖𝒉𝒂𝒏.
D.
Penjelasan perbedaan 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
dan 𝐘𝐀𝐊𝐇𝐈𝐃
1. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
itu artinya 𝐒𝐔𝐀𝐓𝐔 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇
𝐀𝐑𝐓𝐈 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐋𝐀𝐈𝐍, 𝐒𝐄𝐇𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐒𝐀𝐓𝐔
– 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒎𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒏
𝑷𝒆𝒏𝒈𝒆𝒓𝒕𝒊𝒂𝒏
𝑨𝒓𝒕𝒊 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝑲𝒂𝒕𝒂.
𝑱𝒂𝒅𝒊 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒊𝒄𝒂𝒓𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒂𝒓𝒕𝒊 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒂𝒕𝒂
𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒂𝒕𝒖, 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒎𝒆𝒏𝒖𝒏𝒋𝒖𝒌𝒂𝒏
𝒑𝒆𝒏𝒈𝒆𝒓𝒕𝒊𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒂𝒕𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒍𝒂𝒊𝒏. Melainkan kata YAKHID menunjukan
bagiannya dari keseluruhan.
Dan khususnya arti יחד yâchad
yaw-khad' disini, bukanlah berarti arti positif yang ikut serta bersatu
atau bergabung atau bersama-sama, tetapi artinya negatif
yaitu menolak untuk bersatu, sebab arti dari kata יחיד yâchı̂yd yaw-kheed' adalah TUNGGAL. Jadi
karena arti KETUNGGALANnya maka TIDAKLAH IKUT
bersatu atau bergabung atau bersama-sama.
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 𝐝𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚
𝐍𝐔𝐌𝐄𝐑𝐈𝐊𝐧𝐲𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧,
𝐝𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐧𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐃𝐈𝐏𝐄𝐑𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡, 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐢𝐩𝐞𝐫𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐬𝐩𝐞𝐚𝐬𝐢𝐚𝐥𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦!
𝐃𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐚𝐫𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚 𝐂𝐚𝐫𝐚
𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚-𝐍𝐲𝐚 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍), 𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐘𝐇𝐕𝐇 (𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍)
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐒𝐚𝐭𝐮
– 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍) 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢!
Jadi penggunaan kata Echad disini,
bukanlah pengertian satu kesatuan dari keberadaan jamaknya kata!
a. YHVH(Tuhan), disini artinya Echad.
TUHAN Elohim kita, TUHAN itu Echad : Kata
Echad (Esa) disini digunakan karena arti dari kata Elohim disini, yang artinya
Cara Kerja-Nya YHVH (TUHAN). Jadi kata disebutkan dua kata yaitu kata TUHAN dan
kata Elohim kita, ini dimaksudkan bahwa Cara Kerja-Nya yang artinya Elohim
kita, adalah TUHAN itu sendiri, maka disebutlah TUHAN itu Echad.
Dan Keberadaan kata Elohim dan kata TUHAN,
yang disebutkan disini itu bukanlah jamaknya kata, dan penggunaan kata Echad
disini bukanlah satu kesatuan dari jamaknya (Allah dan TUHAN) kata disini,
tetapi PENGERTIAN ARTI DARI KATA ITU dan PENGERTIAN ITU ADALAH SATU, yaitu
dimana arti dari kata ELOHIM itu adalah Cara Kerja-Nya YHVH (TUHAN) yang kita
semua sudah tahu, nama dari Cara Kerja-Nya dengan Nama-Nya YHVH (TUHAN)!
Ada tertulis : Dengarlah, hai orang
Israel: TUHAN itu Elohim kita, TUHAN itu esa! Ulangan 6:4 (Markus 12:29)
b. Kata Daging, disini artinya Echad.
ECHAD disini mendidik kita untuk memahami
artinya ECHAD 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
dari 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧!
Jadi pada kejadian 2:24, terdapat dua kata
yaitu PEREMPUAN dan LAK-LAKI, dan dikatakan satu – Echad. Dimana kata satu -
Echad disini memberikan pengertian bahwa kata PEREMPUAN yang artinya TULANG DAN
DAGINGNYA LAKI-LAKI.
𝐀𝐫𝐭𝐢 𝐏𝐄𝐑𝐄𝐌𝐏𝐔𝐀𝐍
: 𝐓𝐔𝐋𝐀𝐍𝐆 𝐃𝐀𝐍
𝐃𝐀𝐆𝐈𝐍𝐆𝐍𝐘𝐀
𝐋𝐀𝐊𝐈-𝐋𝐀𝐊𝐈
Dan karena pengertiannya PEREMPUAN itu,
maka gabungan kedua kata LAKI-LAKI dan PEREMPUAN itu menjadi SATU - ECHAD.
𝐀𝐫𝐭𝐢 𝐏𝐄𝐑𝐄𝐌𝐏𝐔𝐀𝐍
: 𝐓𝐔𝐋𝐀𝐍𝐆 𝐃𝐀𝐍
𝐃𝐀𝐆𝐈𝐍𝐆𝐍𝐘𝐀
𝐋𝐀𝐊𝐈-𝐋𝐀𝐊𝐈
Ada tertulis : Lalu berkatalah manusia
itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. 𝐈𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐧𝐚𝐦𝐚𝐢
𝐩𝐞𝐫𝐞𝐦𝐩𝐮𝐚𝐧,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐢𝐚 𝐝𝐢𝐚𝐦𝐛𝐢𝐥
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐥𝐚𝐤𝐢-𝐥𝐚𝐤𝐢."
Kejadian 2:23
Satu daging : Kata Echad disini digunakan,
karena arti dari kata 𝐏𝐄𝐑𝐄𝐌𝐏𝐔𝐀𝐍
disini, itu artinya 𝐓𝐔𝐋𝐀𝐍𝐆 𝐃𝐀𝐍
𝐃𝐀𝐆𝐈𝐍𝐆𝐍𝐘𝐀
𝐋𝐀𝐊𝐈-𝐋𝐀𝐊𝐈!
Dan Keberadaan kata laki-laki dan
perempuan, yang disebutkan disini adalah jamaknya kata, maka penggunaan kata
Echad disini bukanlah satu kesatuan dari jamaknya (laki-laki dan perempuan)
kata disini, tetapi 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐔𝐀𝐓𝐔 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇
𝐀𝐑𝐓𝐈 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐋𝐀𝐈𝐍, 𝐒𝐄𝐇𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐓𝐔 – 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃.
𝐀𝐫𝐭𝐢 𝐏𝐄𝐑𝐄𝐌𝐏𝐔𝐀𝐍
: 𝐓𝐔𝐋𝐀𝐍𝐆 𝐃𝐀𝐍
𝐃𝐀𝐆𝐈𝐍𝐆𝐍𝐘𝐀
𝐋𝐀𝐊𝐈-𝐋𝐀𝐊𝐈. 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐔𝐀𝐓𝐔 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇
𝐀𝐑𝐓𝐈 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐋𝐀𝐈𝐍, 𝐒𝐄𝐇𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐒𝐀𝐓𝐔 – 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃.
Ada tertulis : Sebab itu seorang laki-laki
akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠. Kejadian 2:24
c. Kata Hari, disini artinya Echad.
Dan karena arti dari kata Hari yang
artinya siang dan malam, maka gabungan kedua kata “siang dan malam” dan hari
menjadi satu – ECHAD.
𝐀𝐫𝐭𝐢 𝐇𝐀𝐑𝐈
: 𝐒𝐈𝐀𝐍𝐆 𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐀𝐋𝐀𝐌
Keberadaan kata siang dan malam inilah
yang disebut hari, maka penggunaan kata Echad disini bukanlah satu kesatuan
dari jamaknya (siang - malam dan hari ) kata disini, tetapi 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐔𝐀𝐓𝐔 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐀𝐃𝐀𝐋𝐀𝐇
𝐀𝐑𝐓𝐈 𝐃𝐀𝐑𝐈 𝐊𝐀𝐓𝐀
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐋𝐀𝐈𝐍, 𝐒𝐄𝐇𝐈𝐍𝐆𝐆𝐀
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐒𝐀𝐓𝐔
– 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐑𝐓𝐈𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀
, dimana arti dari kata Hari disini yang artinya siang dan malam, maka kata
Hari lah dikatakan ECHAD!
Ada tertulis : Dan Elohim menamai terang
itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah 𝐇𝐀𝐑𝐈
𝐏𝐄𝐑𝐓𝐀𝐌𝐀. Kejadaian 1:5
d. Kata Tempat, disini artinya Echad.
Satu
Tempat : Kata Echad disini digunakan, karena arti genangan airnya disini,
adalah kumpulannya air.
Dan keberadaan kata segala air, yang disebutkan
disini adalah jamaknya kata, maka penggunaan kata Echad disini, bukanlah satu
kesatuan dari jamaknya (segala air) kata disini, tetapi PENGERTIAN DARI KATA
ITU DAN PENGERTIAN ADALAH SATU, yaitu dari kata tempat disini yang artinya genangan
air!
Ada
tertulis : Berfirmanlah
Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu
tempat, sehingga kelihatan yang kering." Dan jadilah demikian.
Kejadian 1:9
e. Kata Bangsa, disini artinya Echad.
Satu
Bangsa : Kata Echad disini digunakan, karena bangsa disini, adalah kumpulan
orang yang membentuk bangsa. Ada tertulis : barulah kami akan memberikan
gadis-gadis kami kepada kamu dan mengambil gadis-gadis kamu; maka kami akan
tinggal padamu, dan kita akan menjadi satu bangsa. Kejadian 34:16 (Kejadian_34:22 ;
Kejadian _11:6 ; Kejadian _34:16 ; Kejadian _35:11 ; Yehezkial _37:22)
2. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐛𝐞𝐫𝐥𝐚𝐧𝐝𝐚𝐬𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐀𝐙𝐀𝐙 𝐄𝐃𝐔𝐊𝐀𝐒𝐈
𝐏𝐄𝐍𝐆𝐄𝐓𝐀𝐇𝐔𝐀𝐍,
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐧𝐠𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢, 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐞𝐬𝐤𝐫𝐢𝐩𝐬𝐢
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐚𝐬𝐚𝐬
𝐝𝐚𝐬𝐚𝐫 𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒅𝒆𝒔𝒌𝒓𝒊𝒑𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏
𝒃𝒆𝒓𝒍𝒂𝒏𝒅𝒂𝒔𝒌𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒂𝒔𝒂𝒔 𝒅𝒂𝒔𝒂𝒓 𝑯𝒖𝒌𝒖𝒎
𝒅𝒂𝒏 𝑲𝒆𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂.
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 𝐝𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚
𝐍𝐔𝐌𝐄𝐑𝐈𝐊𝐧𝐲𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧,
𝐝𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐧𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐃𝐈𝐏𝐄𝐑𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡, 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐬𝐩𝐞𝐚𝐬𝐢𝐚𝐥𝐧𝐲𝐚
𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐢𝐩𝐞𝐫𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦!
𝐃𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐚𝐫𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚 𝐂𝐚𝐫𝐚
𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚-𝐍𝐲𝐚 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍), 𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐘𝐇𝐕𝐇 (𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍)
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐒𝐚𝐭𝐮
– 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍) 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢!
Kata Elohim yang sudah disebutkan di dalam
seluruh Kitab Suci-Nya disini, itu ada
nama-Nya dan nama-Nya adalah YHVH! Maka gabungan kedua kata : Elohim dan TUHAN,
itu pengertiannya : Nama Elohim itu adalah YHVH, yaitu kata yang pertama! Maka
dengan Merujuk pada pengertian kedua kata : Elohim dan YHVH, ini dimaksudkan
Nama Elohim itu adalah YHVH! Maka kata Echad disini digunakan, sebagai PENEGASAN
yang menyatakan bahwa Nama-Nya Elohim
itu adalah YHVH! Ada tertulis
; Dengarlah, hai orang Israel: YHVH itu
Elohim kita, YHVH itu esa! Ulangan 6:4
YHVH (1) itu Elohim (2) kita, YHVH (1) itu
Echad!
𝐃𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐚𝐫𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚 𝐂𝐚𝐫𝐚
𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚-𝐍𝐲𝐚 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍), 𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐘𝐇𝐕𝐇 (𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍)
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐒𝐚𝐭𝐮
– 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍) 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢!
Jadi keberadaan kata Echad disini, memberitahukan atau mengingatkan Kembali
kepada kita, yang adalah pembelajaran,
dan pengetahuan bagi kita, bahwa yang sudah tertulis di dalam seluruh Kitab
Suci-Nya sebagai Hukum dan
Ketetapan-Nya, bahwa kata Elohim itu ada nama-Nya dan nama-Nya adalah YHVH! Ada
tertulis : Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan
melanggar kekudusan nama Elohimmu; Akulah YHVH. Imamat 19:12
Berikut ayat-ayat seluruh Kitab Suci, yang
tertulis nama-Ku YHVH, maka tidak ada yang tertulis nama-Ku Elohim, sebab
nama-Nya Elohim adalah YHVH, jadi yang
Echad disini adalah YHVH, yaitu nama dari Elohim kita : Keluaran_6:3; Hos_12:5;
Yesaya_42:8; Yeremia_16:21; Keluaran _15:3; Keluaran _20:7; Keluaran _34:14;
Ulangan_5:11; Ulangan _6:13; Ulangan _10:8; Ulangan _10:20; Ulangan _10:20;
Ulangan _12:5; Ulangan _12:11; Ulangan _12:21; Ulangan _14:23; Ulangan _14:24;
Ulangan _16:2; Ulangan _16:6; Ulangan _16:11; Ulangan _18:5; Ulangan _26:2;
1Sa_12:22; 1Ki_14:21; 1Ch_16:8; 1Ch_16:10; 1Ch_16:29; 1Ch_23:13; 2Ch_12:13;
Mazmur_29:2; Mazmur _30:4; Mazmur _34:3; Mazmur _68:4; Mazmur _96:2; Mazmur
_96:8; Mazmur _97:12; Mazmur _99:6; Mazmur _103:1; Mazmur _105:1; Mazmur
_105:3; Mazmur _135:3; Mazmur _145:21; Mazmur _148:13; Yesaya_12:4; Yesaya
_47:4 ; Yesaya _48:2; Yesaya _51:15; Yesaya _54:5; Yeremia_10:16; Yeremia
_31:35; Yeremia _33:2; Yeremia _46:18; Yeremia _48:15; Yeremia _50:34; Yeremia
_51:19; Yeremia _51:57 ; Hos_12:5; Amo_4:13; Amo_5:8; Amo_5:27; Amo_9:6;
Mic_6:9; Zakharia _14:9 ; Mal_3:16.
YHVH (1) itu Elohim (2) kita, YHVH (1) itu
Echad!
𝐃𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐚𝐫𝐭𝐢 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚 𝐂𝐚𝐫𝐚
𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚-𝐍𝐲𝐚 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍), 𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐘𝐇𝐕𝐇 (𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍)
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐒𝐚𝐭𝐮
– 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍) 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢!
Ada tertulis : Sebab beginilah firman YHVH, yang
menciptakan langit, --Dialah Elohim--yang membentuk bumi dan menjadikannya dan
yang menegakkannya, --dan Ia menciptakannya bukan supaya kosong, tetapi Ia
membentuknya untuk didiami--:"Akulah YHVH dan tidak ada yang lain. Yesaya 45:18
3. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐛𝐞𝐫𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘
𝐛𝐚𝐢𝐤 𝐒𝐢𝐧𝐠𝐮𝐥𝐚𝐫
𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘 𝐦𝐚𝐮𝐧𝐩𝐮𝐧
𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐏𝐥𝐮𝐫𝐚𝐥
𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒃𝒆𝒓𝑴𝑨𝑱𝑬𝑺𝑻𝒀.
𝐒𝐝𝐫𝐚 𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐚𝐡𝐇
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐒𝐈𝐍𝐆𝐔𝐋𝐀𝐑 𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘,
𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐝𝐚 𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐏𝐋𝐔𝐑𝐀𝐋 𝐌𝐀𝐉𝐄𝐒𝐓𝐘
𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮 𝐄𝐥𝐨𝐇𝐢𝐦!
Jadi Kata EloahH itu bukanlah Yakhid, sebab kalau dikatakan Yakhid, maka TIDAK
ADA kata God dan god, namun disini sdra bisa lihat 𝐩𝐞𝐧𝐮𝐥𝐢𝐬𝐚𝐧
𝐩𝐞𝐧𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐋𝐎𝐀𝐇𝐇
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐬𝐞𝐛𝐮𝐚𝐡
𝐤𝐚𝐥𝐢𝐦𝐚𝐭 𝐛𝐢𝐬𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐆𝐨𝐝
𝐝𝐚𝐧 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐠𝐨𝐝
𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃.
Jadi sebuah kata yang bisa diartikan
sebagai God dan juga sebagai god, maka kata itu bukanlah YAKHID tetapi ECHAD.
Sebab artinya YAKHID tidaklah memiliki arti gabungan yang bisa menggabungkan
dan hanyalah standlone seorang diri. 𝐒𝐞𝐝𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚, 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐡𝐚𝐥 𝐢𝐧𝐢 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐄𝐥𝐨𝐚𝐡𝐇~𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
𝐝𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐬𝐚.
Jadi arti BERMASYARAKATnya atau SOSIALITASnya
dan TERINTEGRASI, itulah arti dari MAJESTY akan kata ELOAHH ~ ELOHIM, sehingga
dapat diartikan sebagai God dan god! Catatan jadi kalau sdra-sdri lihat
terjemahannya dari kata Elohim atau Eloahh menjadi god kecil, itu artinya
Pembanding dengan yang lain, jadi bukannya god kecil yang sebenarnya, tetapi
PEMBANDING DENGAN YANG LAIN!
4. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐫𝐚𝐤𝐭𝐞𝐫
𝐏𝐄𝐌𝐈𝐌𝐏𝐈𝐍, 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐔𝐀𝐒𝐀
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐄𝐑𝐈𝐍𝐓𝐄𝐆𝐑𝐈𝐓𝐀𝐒
𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐎𝐒𝐈𝐀𝐋𝐈𝐓𝐀𝐒,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐢𝐤𝐮𝐭 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚-𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐄𝐌𝐈𝐌𝐏𝐈𝐍
𝐝𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐦𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫𝐮𝐡𝐢
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐢𝐭𝐮.
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒃𝒆𝒓𝒌𝒂𝒓𝒂𝒌𝒕𝒆𝒓
𝑷𝑬𝑴𝑰𝑴𝑷𝑰𝑵 𝒎𝒂𝒖𝒑𝒖𝒏
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒋𝒖𝒈𝒂
𝑷𝑬𝑵𝑮𝑼𝑨𝑺𝑨 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑰𝑵𝑻𝑬𝑮𝑹𝑰𝑻𝑨𝑺
𝒅𝒂𝒏 𝑺𝑶𝑺𝑰𝑨𝑳𝑰𝑻𝑨𝑺,
𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒂𝒓𝒕𝒊
𝑲𝑬𝑻𝑼𝑵𝑮𝑮𝑨𝑳𝑨𝑵𝒏𝒚𝒂
𝒎𝒂𝒌𝒂 𝑻𝑰𝑫𝑨𝑲𝑳𝑨𝑯
𝑰𝑲𝑼𝑻 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒕𝒖
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒈𝒂𝒃𝒖𝒏𝒈
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂-𝒔𝒂𝒎𝒂
𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒍𝒂𝒊𝒏𝒏𝒚𝒂.
Contoh kata keluarga yang terdiri dari
ayah ibu dan anak, maka dari satu keluarga yang disebut ECHAD disini ditunjukan
sorang kepala keluarga yang mengepalai dari satu keluarga itu. Jadi kata ECHAD yang ditujukan kepada kata
keluarga, maka kata keluarga itu hanyalah satu kepala keluarga yang mewakili
seluruhnya anggota keluarga. Sedangkan kata YAKHID yang ditujukan kepada kata
anak, yang adalah bagian dari anggota keluarga, maka kata anak itu tidaklah
bisa dikatakan kepala keluarga.
5. 𝐄𝐂𝐇𝐀𝐃
𝐦𝐞𝐧𝐜𝐚𝐤𝐮𝐩 𝐤𝐞𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡𝐚𝐧
(𝐌𝐚𝐬𝐜𝐮𝐥𝐢𝐧𝐞).
𝑺𝒆𝒅𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏
𝒀𝑨𝑲𝑯𝑰𝑫 𝒃𝒂𝒈𝒊𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒆𝒔𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖𝒉𝒂𝒏.
Contoh kata Keluarga. Kata keluarga itu
adalah ECHAD, dimana definisi keluarga
disini adalah ayah ibu dan anak. Jadi satu keluarga itu terdiri dari
gabungan ayah, ibu dan anak, dan
gabungan itu menjadi satu disebut ECHAD. Sedangkan bagian dari keluarga,
masing-masing dapat disebut YAKHID. Contoh kata
anak yang tunggal disebut YAKHID, dimana kata anak itu bagian dari
keluarga.
Contoh kata Pohon. Kata pohon ini adalah
ECHAD, dimana definisi pohon disini adalah ranting yang terdiri dedaunan,
batang pohon, akar pohon. Jadi satu pohon itu terdiri dari gabungan ranting
dedaunan, batang dan akar, dan gabungan itu menjadi satu disebut ECHAD.
Sedangkan masing-masing bagiannya pohon dapat disebut YAKHID, contohnya batang
tunggal atau akar tunggal.
Dari definisinya kata ECHAD, maka 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐈𝐏𝐄𝐑𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡, 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
hanyalah 𝐝𝐢𝐩𝐞𝐫𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧
bagi 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
sebab arti dari kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚 𝐂𝐚𝐫𝐚
𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚-𝐍𝐲𝐚 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍). 𝐦𝐚𝐤𝐚 jadilah
satu kata yaitu YHVH itu sendri dari 𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧nya
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝engan kata 𝐘𝐇𝐕𝐇
(𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍).
a.
Arti YHVH : AKU ADALAH AKU yaitu Yang Ada
dan Yang Sudah Ada dan Yang Akan Ada
b.
Arti Elohim ; Cara Kerja-Nya YHVH, yaitu
Yang Berkuasa Yang Menerangi, Yang Membenarkan, Yang Menghidupkan
Jadi ECHAD disini artinya bahwa
Keberadaan-Nya (1), dan dengan segala pekerjaan-Nya yang dikerjakan-Nya (2)
itulah ECHAD (1 dan 2).
Dari satu Pokok Ada-Nya Yang Ada dan Yang
Sudah Ada dan Yang Akan Ada, maka dari
Ada-Nya dengan segala Pekerjaan-Nya yang
telah dilakukan-Nya dari Ada-Nya, hingga Dia mengerjakan segala sesuatu yang
telah dijadikan-Nya, hingga sekarang dan akan ada selama-lamanya, hanyalah dari
Dia, oleh Dia dan untuk Dia.
D. 𝐈𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
dari antara orang mati
Dari kedua kalimat ini, manakah sdra-sdri lebih memilih, kalimat “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚” atau kalimat “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”?
Kita tidaklah berharap sdra lebih memilih
kalimat “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚”, sebab sdra akan mengabaikan dari
pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dia sendiri yang akan membangkitkan Kembali dari
tubuh yang telah mati, setelah tiga hari “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”.
Demikianlah juga kita tidaklah berharap
sdra lebih lebih memilih kalimat “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”, sebab
sdra-sdri akan mengabaikan seluruh pengakuan dari para saksi yang telah
menyaksikan pada peristiwa yang telah terjadi, dari yang telah mereka katakan “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚”.
Maka yang lebih bijak kita haruslah
memahami kedua kalimat, yaitu kalimat “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚” dan
kalimat “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”.
a.
Siapakah “𝐀𝐤𝐮”
yang akan membangkitkan𝐧𝐲𝐚 kembali?
b.
Apakah “𝐀𝐤𝐮”
disini yang dibangkitkan? Sebab dikatakan-Nya disini : “𝐀𝐤𝐮
yang akan membangkitkan𝐧𝐲𝐚 kembali”.
c.
Apakah “𝐀𝐤𝐮”
ini adalah suffix “𝐧𝐲𝐚”? Sebab dikatakan-Nya
disini : “𝐀𝐤𝐮 yang akan membangkitkan𝐧𝐲𝐚 kembali”.
d.
Apa yang dimaksudkan suffix “𝐧𝐲𝐚”
dari kata membangkitkan𝐧𝐲𝐚?
Sdra lihat kalimat “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚” kalimat ini minor, yang harus dijelaskan
berdasar dari kalimat MAYOR yang adalah
pengakuan-Nya sendiri, “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”.
Memahami kata 𝐈𝐚, hampir
seluruhnya dunia ini tanpa ada pengeculaian, sekalipun dia juga Kristen memahami bahwa maksud dari kata 𝐈𝐚
disini adalah Elohim yaitu Bapa yang bukannya YESUS, dan yang telah membangkitkan YESUS!
Ada tertulis : Tetapi 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 (𝐀𝐤𝐮 membangkitkan 𝐃𝐢𝐚 (akan mendirikan𝐧𝐲𝐚) dengan melepaskan Dia dari sengsara maut,
karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. Kisah Para
Rasul 2:24 (Kisah Para Rasul 2:32, Kisah Para Rasul 3:15, Kisah Para Rasul 3:26, Kisah Para Rasul 10:40-41, Kisah Para
Rasul 13:30, Kisah Para Rasul 13:34, Kisah
Para Rasul 17:31; Matius 27:63; Lukas 24:1-53; Yohanes 2:19-21, Yohanes 10:18; Roma 4:24, Roma 6:4, Roma 8:11, Roma 8:34,
Roma 14:9; 1Korintus 6:14, 1 Korintus 15:12; 2 Korintus 4:14; Galatia 1:1; Efesus
1:20; Kolose 2:12; 1Tesalonika 1:10; Ibrani 13:20; 1Petrus 1:21).
Setelah kita membaca dari kalimat
“𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚”, maka disini kita semua diajak untuk
memahami dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
sehingga kita akan memperoleh pemahamannya arti yang sama dari perbandingan dua kalimat itu : 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 (𝐀𝐤𝐮)
membangkitkan 𝐃𝐢𝐚 (akan mendirikan𝐧𝐲𝐚).
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada mereka:
"Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢." Lalu kata
orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait
Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚 dalam tiga
hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Penjelasan :
1. "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢", dimana
kata suffix "𝐧𝐲𝐚" dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚
itu ditujukan kepada 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮. Jadi maksud 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 disini, 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
atau 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮..
Ada tertulis: Jawab Yesus kepada mereka:
"Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikan𝐧𝐲𝐚
kembali." Yohanes 2:19
2. 𝐀𝐫𝐭𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥
𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱 ”-𝐍𝐲𝐚”
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
Ada tertulis: Tetapi yang dimaksudkan-Nya
dengan 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
ialah 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
sendiri. Yohanes 2:21
a. Arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 dan
kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Dan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
itu artinya Wadah atau Tubuh atau FISIK, sedangkan kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡,
yang berdiam di dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊itu, sehingga disebut 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
b. Arti suffix “-𝐍𝐲𝐚”
dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚, itu artinya “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”.
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚,
dimana dari kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
disini, itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
dan kata suffix “-𝐍𝐲𝐚”.
Jadi arti dari kata Bait itu sama artinya
dengan tubuh atau FISIK, sedangkan kata Elohim itu bukanlah FISIK tetapi Roh
(Yohanes 4:24; 2Korintus 3:17). Oleh karena itu 𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱“-𝐍𝐲𝐚”
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝐢𝐭𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐧𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧“𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”.
𝐇𝐚𝐥 𝐢𝐧𝐢 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐢𝐭𝐚
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, 𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲!
3. "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢", dimana
maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮" yang kita semuanya sudah
paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”, dimana kata
arti "𝐀𝐤𝐮" disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah
mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 untuk kembali ke
dalam Tubuh, dan dibangkitkannya kembali dari yang telah mati.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”, dimana kata
arti "𝐀𝐤𝐮" disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡 yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah
mati itu.
Memahami penulisan membangkitkan
Yesus dari orang mati di Kisah Para Rasul 2:22-24 dan hampir semuanya
dituliskan dengan kata YESUS mulai di Kisah Para Rasul hingga Kitab Wahyu, dimana
maksud membangkitkan Yesus dari kata Yesus disini adalah Tubuh-Nya YESUS atau
Tubuh-Nya Elohim. Jadi maksud dari kata YESUS yang disebutkan disini, itu
tertuju kepada Tubuh tempat kediaman-Nya YESUS yang adalah milik-Nya YESUS.
Oleh karena itu sebutan YESUS pada Tubuh YESUS, itu bukanlah YESUS adalah
Tubuh, tetapi Tubuh itu adalah milik kepunyaan-Nya YESUS, yang disebut Bait
YESUS atau Bait Elohim, sebab YESUS disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan
bukanlah Tubuh itu.
Dan yang dimaksudkan dari kata “𝐈𝐚”
disini, adalah kata ganti dari kata “𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚”
yaitu 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬.
Jadi kata “𝐈𝐚“ disini
sebagai kata ganti dari kata Elohim yang telah membangkitkan Bait atau tubuh
dengan melalui Roh-Nya atau yang disebut Anak. Ada tertulis : 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮 𝐑𝐨𝐡 dan barangsiapa
menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Yohanes 4:24.
Dan karena 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐨𝐡, maka yang dimaksudkan kata “𝐃𝐢𝐚”
adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 dari kata “𝐑𝐨𝐡
𝐃𝐢𝐚” 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬. Ada tertulis : 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
nenek moyang kita 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬, yang kamu gantungkan pada kayu
salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
Pembacaan dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Roma 8:11 dan Kisah Para
Rasul 5:30, maka disinlah kita diajak untuk mengetahui arti yang sebenarnya,
maksud dari penulisan kata 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 pada kalimat
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", dengan membandingkan kalimat
dari Pengakuan 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 sendiri "𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢" atau “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”!
a. Penulisan kata YESUS pada kalimat
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" adalah IDENTITASnya Bait
atau tubuh yang sehari-harinya dikenal dan dipanggil dengan sebutan YESUS.
IDENTITAS itu sebagai PEMBERITAHUAN kepada orang-orang Israel dan orang-orang
wilayah sekitarnya, supaya mereka dapat mengenal peristiwa kebangkitan Bait
atau tubuh yang telah disebutkan dengan sebutan Yesus.
Jadi perspektif sebutan YESUS pada kalimat
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah PEMBERITAHUAN kepada
orang-orang Israel dan orang-orang wilayah sekitarnya yang mereka telah
mengenal dan yang telah mendengarkan berbagai pengajaran tentang Keselamatan
dari pada-Nya, dan peristiwa kebangkitan yang telah terjadi dengan sebutan
YESUS.
Ada tertulis : Elohim nenek moyang kita 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬, yang kamu gantungkan pada kayu
salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30 (Kisah Para Rasul 2:24;Kisah Para
Rasul 3:15; Kisah Para Rasul 3:26; Kisah Para Rasul 5:30; Kisah Para Rasul 13:23;
Kisah Para Rasul 13:30; Kisah Para Rasul 13:33; Kisah Para Rasul 13:34; Roma
4:24 ; Roma 10:9; 1Korintus 15:15 Galatia 1:1; Kolose2:12; Ibrani 11:19 1Petrus
1:21).
b. Dan berbeda dengan kalimat disini
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢", sebab
kalimat itu adalah Pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dia sendiri yang akan
mendirikannya Kembali atau yang akan membangkitkannya kembali Bait atau tubuh
yang telah mati.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada mereka:
"Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢." Lalu
kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan
Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚 dalam
tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
c. Jadi konteks pemberitauan pada kalimat
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉 𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈,
dari peristiwa kejadian yang telah terjadi. Sedangkan konteks pada kalimat
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢", adalah 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚 𝐥𝐚𝐧𝐠𝐬𝐮𝐧𝐠,
bahwa Dialah sendiri yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah mati.
Jadi perspektif sebutan YESUS pada kalimat
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", disini kita akan
memperoleh pemahaman :
a. PEMBERITAHUAN kepada orang-orang Israel
dan orang-orang wilayah sekitarnya yang mereka telah mengenal dan yang telah
mendengarkan berbagai pengajaran tentang Keselamatan dari pada-Nya, dan dengan
peristiwa kebangkitan pada Bait atau tubuh yang telah terjadi dengan sebutan
YESUS.
b. Jadi konteks pemberitauan pada kalimat
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉 𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈,
dari peristiwa kejadian yang telah terjadi.
c. Oleh karena itu 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉 𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈
disini adalah kalimat pasif, dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬". Sebab pemberitahuan itu
hanyalah saksi melihat dan mendengar pada persitiwa kebangkitan dari Bait atau
tubuh yang telah dibangkitkan.
d. Jadi para saksi yang telah
memberitahukan "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", dan mereka (para saksi)
bukanlah yang mengatakan "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢".
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢.
Memahami arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan kata membangun𝐧𝐲𝐚,
dimana maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚" adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
atau juga yang telah dituliskan disini 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
Ada tertulis : Sebab juga Kristus telah
mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak
benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, yang telah dibunuh 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 1Petrus 3:18, bandingkan : Dan 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚, Ia telah
merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Filipus 2:8
a.
Siapakah “𝐀𝐤𝐮”
yang akan membangkitkan𝐧𝐲𝐚 kembali?
b.
Apakah “𝐀𝐤𝐮”
disini yang dibangkitkan? Sebab dikatakan-Nya disini : “𝐀𝐤𝐮
yang akan membangkitkan𝐧𝐲𝐚 kembali”.
c.
Apakah “𝐀𝐤𝐮”
ini adalah suffix “𝐧𝐲𝐚”? Sebab dikatakan-Nya
disini : “𝐀𝐤𝐮 yang akan membangkitkan𝐧𝐲𝐚 kembali”.
d.
Apa yang dimaksudkan suffix “𝐧𝐲𝐚”
dari kata membangkitkan𝐧𝐲𝐚?
Kita semua disini akan memahami akan
kalimat-Nya di Yohanes 2:19-21, yang membuktikan bahwa YESUS KRISTUS itu
tidaklah mati, sebab Dialah yang membangkitkan kembali Bait atau tubuh yang
telah mati. Untuk itulah kita semua disini akan memahami, masing-masing kata
dan kalimat dibawah ini:
a. Memahami arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan kata membangun𝐧𝐲𝐚
Jawaban : maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
b. Memahami arti suffix “-𝐍𝐲𝐚”
dari kata tubuh -𝐍𝐲𝐚
Jawaban : maksud arti suffix “-𝐍𝐲𝐚”
adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦yaitu 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒.
c. Memahami arti dan Wujud-Nya dari kata “𝐀𝐤𝐮”
pada kalimat “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”.
Jawaban : maksud dari kata “𝐀𝐤𝐮”
yaitu𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝-𝐍𝐲𝐚 𝐑𝐨𝐡,
𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝑩𝒂𝒊𝒕 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
d. Dengan sudah memahami perbedaan suffix
"𝐧𝐲𝐚" dan suffix “-𝐍𝐲𝐚”,
maka kita semua disini akan memahami arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, dan arti suffix ”-𝐍𝐲𝐚”
dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚.
Jawaban : maksud dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang artinya sama
dengan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭, dimana kedua kata itu
didampingi dengan kedua kata yang juga artinya sama, yaitu kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦atau
yang diwakili dengan suffix ”-𝐍𝐲𝐚”. Jadi arti dari
suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
yang mendampingi pada kedua kata yang juga artinya sama, yaitu 𝐁𝐚𝐢𝐭atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada mereka:
"Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢." Lalu
kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan
Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚 dalam
tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Penjelasan :
1. "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢", dimana
kata suffix "𝐧𝐲𝐚" dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚
itu ditujukan kepada 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮. Jadi maksud 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 disini, 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
atau 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮..
Ada tertulis: Jawab Yesus kepada mereka:
"Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikan𝐧𝐲𝐚
kembali." Yohanes 2:19
2. 𝐀𝐫𝐭𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥
𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱 ”-𝐍𝐲𝐚”
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
Ada tertulis: Tetapi yang dimaksudkan-Nya
dengan 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
ialah 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
sendiri. Yohanes 2:21
a. Arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 dan
kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Dan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
itu artinya Wadah atau Tubuh atau FISIK, sedangkan kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡,
yang berdiam di dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊itu, sehingga disebut 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
b. Arti suffix “-𝐍𝐲𝐚”
dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚, itu artinya “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”.
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚,
dimana dari kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
disini, itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
dan kata suffix “-𝐍𝐲𝐚”.
Jadi arti dari kata Bait itu sama artinya
dengan tubuh atau FISIK, sedangkan kata Elohim itu bukanlah FISIK tetapi Roh
(Yohanes 4:24; 2Korintus 3:17). Oleh karena itu 𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱“-𝐍𝐲𝐚”
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝐢𝐭𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐧𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧“𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”.
𝐇𝐚𝐥 𝐢𝐧𝐢 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐢𝐭𝐚
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, 𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲!
3. "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢", dimana maksud
dari kata "𝐀𝐤𝐮" yang kita semuanya sudah
paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”, dimana kata
arti "𝐀𝐤𝐮" disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah
mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 untuk kembali ke
dalam Tubuh, dan dibangkitkannya kembali dari yang telah mati.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”, dimana kata
arti "𝐀𝐤𝐮" disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡 yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah
mati itu.
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢", dimana
maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮" yang kita semuanya
sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”, dimana kata
arti "𝐀𝐤𝐮" disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah
mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦untuk kembali ke
dalam Tubuh, dan dibangkitkannya kembali dari yang telah mati.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”, dimana kata
arti "𝐀𝐤𝐮" disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah
mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢" di Roma 8:11, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡 𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒, 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis : Dan jika 𝐑𝐨𝐡
𝐃𝐢𝐚 (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang telah membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) dari antara orang mati, diam di
dalam kamu, maka Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), yang telah
membangkitkan Kristus Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) dari antara orang mati, akan
menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang diam di dalam kamu. Roma 8:11
Tetapi mengapa tidaklah berdampak kepada
ASOSIASI BIBLE INTERNATIONAL, contoh di KJV tidaklah menggunkan kata Allah, sedangkan Indomu menggunakan kata
Allah, dengan alasan bahwa kata telah digunkan pertama kali oleh orang Kristen
di Arab.
Jika kata Allah digunakan pertama kali
oleh KRISTEN Arab. Pertanyaanya
a.
Mengapa kata Allah tidaklah diakui oleh
ASOSIASI BIBLE INTERNATIONAL, untuk digunakan pada seluruh negara, sebagai
patokan dari LAImu yang mendasari bahwa kata Allah telah digunakan pertama kali
oleh KRISTEN Arab?
b.
Dasar Hukum-Nya apa yang dipakai oleh LAI ,
membenarkan pemakaian kata Allah itu di
dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini?
Masa yang menciptakan langit dan bumi itu pohon
besar? TIdakkah yang Yang Berkuasa Segala-galanya ~ Maha Kuasa yang telah
menciptakan langit dan bumi? Maka merujuk pada Bahasa Semitik ~ Ibrani arti
dari kata “Maha Kuasa” adalah Elohim.
Jadi arti Anak disini itu bukanlah anak
jasmani atau bukanlah manusia, TETAPI kata 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐂𝐚𝐫𝐚 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐁𝐚𝐩𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦!
Jadi kalau dikatakan Cara Kerja-Nya Bapa
(Anak) tidaklah tahu hari kiamat, maka kita akan memahami disini, artinya 𝐰𝐚𝐤𝐭𝐮
𝐭𝐞𝐧𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐚𝐫𝐢
𝐤𝐢𝐚𝐦𝐚𝐭 𝐝𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚
𝐁𝐚𝐩𝐚 𝐢𝐭𝐮 𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦
𝐁𝐞𝐤𝐞𝐫𝐣𝐚, sebab arti
dari kata 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐂𝐚𝐫𝐚
𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚-𝐍𝐲𝐚 𝐁𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦!
Memahami kata Anak, yang mana kata Anak
itu makna humanis yang digunakan oleh YESUS KRISTUS.Jadi humanisnya kata Anak
ini, itu berasal dari kata MOSHIA yang kata dasarnya adalah kata Yasha yaitu
Kata Kerja! Jadi kata Anak itu menyatakan Existensi Keberadaan-Nya Bapa
yang Aktif dan bekerja, itulah arti yang disebut dengan sebuatan Anak! Jadi
kata Anak disini menyatakan Existensi Keberadaan-Nya Bapa yang Aktif dan
bekerja.
Sdra Lisandro
Martinez, pasti sdra dan duniamu yakin dan percaya, tidaklah mungkin
YESUS disalibkan, sebab Dia TUHAN, Dialah Allah?
𝐈𝐚 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐦𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐝𝐢
𝐡𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩.
Jadi dari pemberitahuan yang telah
dikatakan-Nya “𝐈𝐚 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢”,
sebab 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
dan yang menghidupkan, supaya bagi yang mereka yang telah mati menjadi hidup
dihadapan-𝐍𝐲𝐚, karena 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩, yang memberikan hidup bagi
mereka yang telah mati!
Ada tertulis : Sebab mereka tidak
dapat mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah
anak-anak Elohim, karena mereka telah dibangkitkan. Tentang bangkitnya
orang-orang mati, Musa telah memberitahukannya dalam nas tentang semak duri, di
mana Tuhan disebut Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub. 𝐈𝐚
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐦𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧𝐤𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐝𝐢
𝐡𝐚𝐝𝐚𝐩𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩."
Lukas 20:36-38 (Matius 22:31-32;
Markus 12:26-27)
𝐁𝐮𝐤𝐭𝐢
𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐮𝐤𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚
𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐬𝐞𝐣𝐚𝐭𝐢,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐇𝐢𝐝𝐮𝐩,
𝐝𝐚𝐧
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢!
𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡
Ada tertulis : Aku berkata
kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati,
ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Yohanes 12:24
Kalimat “𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡”
adalah sebuah perumpaan dari maksud satu Biji Gandum yang adalah satu Anak
Manusia atau Anak Elohim Yang Tunggal yang memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya
dari Ketunggalan-Nya.
a. Dan
maksud kata “𝐦𝐚𝐭𝐢” disini adalah 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
Jadi kata mati disni itu bukanlah mati secara FISIK atau Tubuh yang telah mati
di kayu salib itu, tetapi mati yang dimaksudkan-Nyan adalah memberikan Roh-Nya
atau Nyawa-Nya bagi semua manusia yang telah kehilangan Nyawa-Nya sejak manusia
pertama jatuh ke dalam dosa (Matius 20:28; Markus 10:45). Dan jika manusia yang
telah berdosa menerima Nyawa-Nya atau Roh-Nya, maka dosanya manusia itu
ditebus-Nya, dan mereka akan memperoleh kehidupan kekal (Yohanes 3:5-7; Roma
8:1-2).
b. Dari
kalimat-Nya “𝐢𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡”,
dan maksud 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐛𝐮𝐚𝐡
disini adalah 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐫𝐚𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠-𝐫𝐚𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚
(Yohanes 15:5-6), 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Roma 8:14-16) dari Anak Manusia yang telah memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya
(Matius 20:28; Markus 10:45).
Dia sendiri yang telah membuktikan
Diri-Nya adalah Elohim, dan bukanlah Bait atau tubuh yang telah mati itu! Oleh
karena itu Dia sendiri yang telah mengakatan-Nya : “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”!
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢.
Ada tertulis : Dan jika 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka 𝐈𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 dari antara orang mati, akan menghidupkan
juga tubuhmu yang fana itu 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, yang diam di dalam kamu. Roma 8:11
A. Dan jika 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 dari antara orang mati.
Memahami kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 di Roma 8:11 itu
sama dengan kata 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 yang ada pada
kalimat “akan
menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, yang diam di dalam kamu”! Jadi yang dimaksudkan dari kata “𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚”, dimana kata “𝐃𝐢𝐚” yang
juga diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
(Yohanes 4:24), sehingga dapat juga dikatakan 𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 atau 𝐑𝐨𝐡
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 atau yang
disingkat dengan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬.
Maksud penulisan
dari kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚
atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, dimana 𝐑𝐨𝐡 itu
milik kepunyaan 𝐃𝐢𝐚 atau milik kepunyaan-𝐍𝐲𝐚.
Jadi maksud dari kata “𝐃𝐢𝐚”
yang juga diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” disini adalah arti milik kepunyaan dari kepemilikan.
Dan kepemilikan disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 yang diwakili dengan kata “𝐃𝐢𝐚”
atau dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚”. Maka maksud penulisan dari kata “𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚” atau “𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚”, dimana kata “𝐃𝐢𝐚” atau suffix “-𝐍𝐲𝐚” itu mempunyai
𝐑𝐨𝐡 atau 𝐑𝐨𝐡 𝐢𝐭𝐮
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤 𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚 atau 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚, sehingga
dituliskan dengan kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚.
Dan 𝐃𝐢𝐚
disini memberikan 𝐑𝐨𝐡 bagi banyak orang dari
milik kepunyaan-Nya, oleh karena itu kata Dia disini menunjukan bahwa Dia itu 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐝𝐢𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐛𝐚𝐠𝐢 𝐤𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚,
𝐃𝐚𝐧 𝐛𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, 𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐢𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐝𝐚 𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐝𝐢𝐚!
Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
atau suffix “-𝐍𝐲𝐚” itu mempunyai 𝐑𝐨𝐡
atau 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan 𝐃𝐢𝐚
atau milik kepunyaan-𝐍𝐲𝐚. Dan karena 𝐑𝐨𝐡
itu milik kepunyaan 𝐃𝐢𝐚 atau milik kepunyaan-𝐍𝐲𝐚, maka 𝐃𝐢𝐚 disini memberikan
𝐑𝐨𝐡 dari milik kepunyaan-Nya, untuk diam di
dalam kamu, supaya kamu dibangkitkan
oleh 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 yang telah ada di dalam kamu! Dan 𝐑𝐨𝐡
tidaklah hanyalah 𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐑𝐨𝐡 yang diberikan oleh 𝐃𝐢𝐚
kepada kamu, sebab 𝐃𝐢𝐚 disini memberikan 𝐑𝐨𝐡 dari milik kepunyaan-Nya bagi banyak
orang, oleh sebab 𝐃𝐢𝐚 disini itu 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡!
Dan untuk
memperjelas maksud dari penulisan 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 di Roma 8:11,
bahwa dengan 𝐑𝐨𝐡 dari
pada Dia, maka Dia memberikan 𝐑𝐨𝐡 dari milik
kepunyaan-Nya, untuk diam di dalam kamu, maka kamu akan dibangkitkan oleh 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 yang telah
ada di dalam kamu! Oleh karena itu kata “𝐃𝐢𝐚”
atau suffix “-𝐍𝐲𝐚” itu menyatakan
bahwa Dia adalah 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡, sebab dari 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 lah yang akan
diberikan kepada kamu. Dan bukan hanyalah kamu seorang diri, tetapi banyak
orang, maka 𝐑𝐨𝐡 yang diberikan lebih dari satu.
Dan oleh karena lebih dari satu, maka 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡!
𝐃𝐢𝐚 adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡!
Dan karena
kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 di Roma 8:11 yang
sama artinya maksud dengan kata 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, maka kata 𝐃𝐢𝐚
disini menyatakan bahwa 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan
𝐃𝐢𝐚. Jadi dikatakan 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 di Roma 8:11,
sebab 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan-Nya 𝐃𝐢𝐚,
dan 𝐃𝐢𝐚 disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡!
Dari makna perumpamaan : daging-darah dan Sumber Mata Air- Pokok
Anggur, disini YESUS KRISTUS sendiri menyatakan, bahwa YESUS KRISTUS
Wujud-Nya ROH, Dialah Sumber-Nya Roh:
a. Dialah
pokok daging dan darah yang hidup (ROH), dan kamu menjadi hidup makan dari
daging-Nya dan minum dari darah-Nya (Roh).
Ada tertulis : Rohlah yang memberi hidup, daging sama
sekali tidak berguna.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Yohanes
6:63
b. Dialah
sumber-Nya mata air (ROH), dan kamu menjadi hidup minum air
(Roh) dari pada-Nya.
Ada tertulis : Dan
pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru:
"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari
dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup." Yang
dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya
kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum
dimuliakan. Yohanes 7:37-39
c. Dialah
pokok anggur (ROH) dan kamulah ranting-rantingnya (Roh), sebab diluar
darpada-Nya kamu tidak dapat berbuat apa-apa (kamu tidak dapat masuk ke
dalam Kerajaan Sorga-Nya).
Ada tertulis : Tinggallah
di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat
berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur,
demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam
Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa
tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar
Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Yohanes 15:4-5. Makud dari kata
“Aku” disini adala “Roh” yang ada di dalam dia, ada tertulis : Barangsiapa
menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Elohim dan Elohim di dalam
dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Elohim ada di dalam kita,
yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita. 1Yohanes 3:24
B. Perbedaan dalam penulisan antara suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dengan
suffix “𝐧𝐲𝐚”.
Apakah 𝐭𝐡𝐞 𝐖𝐨𝐫𝐝 (suffix ”-𝐍𝐲𝐚) itu adalah 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 (suffix “𝐧𝐲𝐚”) di Yohanes 1:14? Dan karena sudah ada perbedaan
antara kata suffix ”-𝐍𝐲𝐚 dengan kata
suffix “𝐧𝐲𝐚”, maka apakah suffix ”-𝐍𝐲𝐚
itu dapat berubah menjadi suffix
“𝐧𝐲𝐚”? Marilah kita semua menguji disini, apakah suffix ”-𝐍𝐲𝐚 itu dapat berubah
menjadi suffix “𝐧𝐲𝐚” dengan berdasarkan bukti dari yang tertulis di
dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini.
Ada tertulis : For many deceivers
are entered into the world, who confess not that 𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
is come 𝐢𝐧 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡. This is a deceiver
and an antichrist. 2Yohanes 1:7 (Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 1 Yohanes 4:2;
2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus 2:15)
Dari definisinya
kalimat “𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬 𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
is come
in 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡”, maka
kita semua yang sudah memahami maksud
dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dan suffix “𝐧𝐲𝐚” di Yohanes 2:19-21, dan
selanjutnya kita semua diarahkan untuk memahami maksud suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dan suffix “𝐧𝐲𝐚” pada seluruh kalimat di 2Yohanes 1:7; Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 1
Yohanes 4:2; 2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus 2:15. Dan dengan berdasarkan
seluruh Hukum-Nya dan seluruh Ketetapan-Nya, maka disini sudah dituliskan adanya
perbedaan antara suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dengan
suffix “𝐧𝐲𝐚”. Dengan adanya perbedaan suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dengan suffix “𝐧𝐲𝐚”, maka
kita semua akan memahami maksud dari kalimat “And 𝐭𝐡𝐞 𝐖𝐨𝐫𝐝 was made 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡” di Yohanes 1:14.
1. 𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭,
yang terjemahannya diwakili dengan suffix ”-𝐍𝐲𝐚”
Kalimat "𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti kata "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk kembali ke dalam Tubuh, dan dibangkitkannya kembali dari yang telah mati.
2. 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡, yang
terjemahannya diwakili dengan suffix “𝐧𝐲𝐚”.
Original Word:
σάρξ, σαρκός, ἡ ; Part of Speech: Noun, Feminine; Transliteration: 𝐬𝐚𝐫𝐱;
Phonetic Spelling: (𝐬𝐚𝐫𝐱); Definition: 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡;
𝐔𝐬𝐚𝐠𝐞:
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡,
𝐛𝐨𝐝𝐲,
𝐡𝐮𝐦𝐚𝐧
𝐧𝐚𝐭𝐮𝐫𝐞,
𝐦𝐚𝐭𝐞𝐫𝐢𝐚𝐥𝐢𝐭𝐲;
𝐤𝐢𝐧𝐝𝐫𝐞𝐝.
https://biblehub.com/greek/4561.htm
Kata 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 semuanya dituliskan di
dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini, itulah yang diwakili dengan suffix “𝐧𝐲𝐚” di Yohanes 2:19-21, yang
artinya 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊. Dan kata 𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡
yang diwakili dengan suffix “𝐧𝐲𝐚” di Yohanes 2:19-21, semuanya
sudah tertulis di dalam seluruh Kitab Suci-Nya, diantaranya di 2Yohanes
1:7; Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 1 Yohanes 4:2; 2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus
2:15.
Memahami arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan
kata membangun𝐧𝐲𝐚, dimana
maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
atau juga yang telah dituliskan disini
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
Ada tertulis : Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia
yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim;
Ia, yang telah dibunuh 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 1Petrus 3:18, bandingkan : Dan 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu
salib. Filipus 2:8
a.
Whose are the fathers, and of whom as concerning 𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 Christ came,
who is over all, God blessed for ever. Amen. Roma 9:5
b. For Christ also hath once suffered for
sins, the just for the unjust, that he might bring us to God, being put to
death in 𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡, but quickened by the Spirit: 1Petrus
3:18
c. For many deceivers are entered into the
world, who confess not that Jesus Christ is come in 𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡. This is a deceiver and an
antichrist. 2Yohanes 1:7
d. Having abolished in his 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 the enmity, even
the law of commandments contained in
ordinances; for to make in himself of twain one new man, so making peace; Efesus 2:15
e. Hereby know ye the Spirit of God: Every
spirit that confesseth that Jesus Christ is come in 𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 is of God: 1Yohanes 4:2
f.
But
made himself of no reputation, and took upon him the form of a servant, and was
made in 𝐭𝐡𝐞 𝐥𝐢𝐤𝐞𝐧𝐞𝐬𝐬 𝐨𝐟
𝐦𝐞𝐧: And being found in fashion 𝐚𝐬 𝐚 𝐦𝐚𝐧, he humbled himself, and became obedient
unto death, even the death of the cross. Filipus 2:7-8
g. Who in the days of his 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡, when he had offered up prayers and
supplications with strong crying and tears unto him that was able to save him
from death, and was heard in that he feared; Ibrani 5:7
3.
Memahami
𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬 𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”) is
come in 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 (suffix “𝐧𝐲𝐚”).
Kalimat “𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
is come in 𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡”
(2Yohanes 1:7), bandingkan dengan kalimat “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”
(Yohanes 2:19-21), dan bandingkanlah juga dengan kalimat :
“Dan jika 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 dari
antara orang mati” (Roma 8:11). Dari ketiga kalimat itu menyatakan bahwa 𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
yang telah mengatakan dengan kata “𝐀𝐤𝐮”, dimana
Wujud-Nya “𝐀𝐤𝐮” adalah 𝐑𝐎𝐇
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 yang datang kembali di dalam
tubuh, dan tubuh itu dibangkitkan oleh 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚.
a.
Jadi dari arti Wujud-Nya Tuhan, bahwa 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐨𝐡,
dan 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝑻𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝒊𝒔𝒊𝒌,
sevav ada tertulis: Sebab 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡;
dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. 2Korintus 3:17
Oleh karena definisinya kata 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
yang artinya 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧,
maka jika disubtitusikan Wujud-Nya 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐨𝐡
pada artinya YESUS, maka dapat dikatakan artinya YESUS yaitu 𝐑𝐨𝐡
𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧.
Jadi 𝐑𝐨𝐡 𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧,
yang adalah artinya Wujud-Nya YESUS, bahwa Dialah yang akan
membangkitkan tubuh atau Bait yang telah mati itu. Dan tentang Roh yang telah
membangkitkan tubuh atau bait yang disebut YESUS disini, itu sebagai indentitas
yang artinya tubuh atau bait itu dikenal milik kepunyaan-Nya YESUS yaitu Roh, dapat kita lihat di Roma 8:11, ada tertulis:
Ada tertulis : Dan jika 𝐑𝐨𝐡
𝐃𝐢𝐚
(𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang telah membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang telah membangkitkan Kristus Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) dari antara orang mati, akan menghidupkan
juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang diam di dalam kamu. Roma 8:11
Oleh karena makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
pada kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Roma 8:11, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”) 𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi apakah Bait atau tubuh itu bangkit dengan
sendirinya?
b.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan Dia dari kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐥𝐞𝐩𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐬𝐞𝐧𝐠𝐬𝐚𝐫𝐚
𝐦𝐚𝐮𝐭"
di Kisah Para Rasul 2:24, itu bukanlah maksud dari kata Dia disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
tetapi 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐃𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐭𝐮𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”)
yang 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis : Tetapi 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
(𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
(𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐥𝐞𝐩𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
(𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐬𝐞𝐧𝐠𝐬𝐚𝐫𝐚
𝐦𝐚𝐮𝐭,
karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. Kisah Para Rasul
2:24 (Kisah Para Rasul 3:15; Kisah Para Rasul 3:26; Kisah Para Rasul 5:30; Kisah Para Rasul
13:23; Kisah
Para Rasul 13:30; Kisah
Para Rasul 13:33; Kisah
Para Rasul 13:34; Roma 4:24 ; Roma 10:9;
1Korintus 15:15 Galatia 1:1; Kolose2:12; Ibrani 11:19 1Petrus 1:21).
Jadi apakah Bait atau tubuh itu bangkit dengan
sendirinya?
c.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan Dia dari kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Kisah Para Rasul 3:15, itu bukanlah maksud dari kata Dia disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
tetapi 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐃𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐭𝐮𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”)
yang 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada
tertulis : Demikianlah Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), Pemimpin kepada hidup,
telah kamu bunuh (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), tetapi Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
telah membangkitkan Dia (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) dari antara orang mati; dan
tentang hal itu kami adalah saksi. KIsah Para Rasul 3:15
d.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Kisah Para Rasul 5:30, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐃𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐭𝐮𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”)
yang 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Ada
tertulis : Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) nenek moyang kita telah
membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), yang kamu gantungkan pada
kayu salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
e.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭"
di Kisah Para Rasul 13:23,
itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐃𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐭𝐮𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”)
yang 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Ada
tertulis : Dan dari keturunannyalah,
sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) telah membangkitkan Juruselamat
bagi orang Israel, yaitu Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺). Kisah Para Rasul 13:23
f.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
dari kalimat "𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧" di 1Korintus 6:14,
itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”)
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Ada
tertulis : Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), yang membangkitkan Tuhan (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), akan membangkitkan kita juga oleh
kuasa-Nya. 1Korintus 6:14
g.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬" di
1Korintus 15:15, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”) 𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Ada tertulis : Lebih dari pada itu kami ternyata berdusta
terhadap Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
karena tentang Dia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
kami katakan, bahwa Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
telah membangkitkan Kristus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)--padahal
Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
tidak membangkitkan-Nya (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan. 1Korintus 15:15
h.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
pada kalimat "𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Kisah Para Rasul
13:33, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
(suffix “𝐧𝐲𝐚”)
𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(suffix ”-𝐍𝐲𝐚”), 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Ada tertulis : telah digenapi Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
kepada kita, keturunan mereka, dengan
membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah
memperanakkan Engkau pada hari ini. Kisah Para Rasul 13:33
Memahami penulisan membangkitkan
Yesus dari orang mati di Roma 8:11 dan hampir semuanya dituliskan dengan kata
YESUS mulai di Kisah Para Rasul hingga Kitab Wahyu (Kisah Para Rasul 2:24;
Kisah Para Rasul 3:15; Kisah Para Rasul 3:26; Kisah Para Rasul 5:30; Kisah Para Rasul
13:23; Kisah
Para Rasul 13:30; Kisah
Para Rasul 13:33; Kisah
Para Rasul 13:34; Roma
4:24 ; Roma 10:9; 1Korintus 15:15 Galatia 1:1; Kolose2:12;
Ibrani 11:19 1Petrus 1:21), dimana maksud membangkitkan
Yesus dari kata Yesus disini adalah Tubuh-Nya YESUS atau Tubuh-Nya Elohim. Jadi
maksud dari kata YESUS yang disebutkan disini, itu tertuju kepada Tubuh tempat
kediaman-Nya YESUS yang adalah milik-Nya YESUS. Oleh karena itu sebutan YESUS
pada Tubuh YESUS, itu bukanlah YESUS adalah Tubuh, tetapi Tubuh itu adalah
milik kepunyaan-Nya YESUS, yang disebut Bait YESUS atau Bait Elohim, sebab
YESUS disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan bukanlah Tubuh itu.
Catatan :
memahami 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
baik sebagai Sumber-Nya Roh maupun hanyalah Roh, itu berdasarkan konteks. Dan
jika dikatakan 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 di Roma 8:11,
maka 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan-Nya 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
maka 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 disini
sebagai 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡. Sedangkan jika dikatakan “𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
ada di dalam kamu”, maka kata 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
disini sebagai 𝐑𝐨𝐡 dan bukanlah sumbernya-Nya
Roh. Dan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
itu 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, dan bukanlah Bait atau bukanlah tubuh atau bukanlah
FISIK! Ada tertulis: Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan
𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬 dalam keadaan-Nya
sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. 𝐈𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 yang harus dipuji
sampai selama-lamanya. Amin! Roma 9:5
4. Dan
berdasarkan seluruh Hukum-Nya dan seluruh Ketetapan-Nya, maka disini sudah
dituliskan adanya perbedaan antara suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dengan
suffix “𝐧𝐲𝐚”.
Perbedaan
dalam penulisan antara suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dengan suffix “𝐧𝐲𝐚”, tentunya mempunyai arti yang berbeda yang
ditunjukan kepada milik kepunyaan. Oleh karena perbedaan milik kepunyaan, maka
suffix”-𝐍𝐲𝐚” disini ditujukan kepada 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
sedangkan suffix “𝐧𝐲𝐚” ditunjukan kepada Bait atau tubuh atau FISIK.
Maka arti dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 yang juga sama artinya dengan kata 𝐃𝐢𝐚. Jadi maksud penulisan dari kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 disini menyatakan bahwa 𝐑𝐨𝐡
itu milik kepunyaan 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Elohim ini,
dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Jadi maksud
penulisan dari kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, dimana 𝐑𝐨𝐡 itu
milik kepunyaan 𝐃𝐢𝐚 atau milik kepunyaan-𝐍𝐲𝐚. Oleh karena
itu kata “𝐃𝐢𝐚” yang juga diwakili dengan
suffix “-𝐍𝐲𝐚” disini adalah arti milik kepunyaan dari kepemilikan.
Dan kepemilikan disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 yang diwakili dengan kata “𝐃𝐢𝐚”
atau dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚”.
a. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝙞𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙨𝙞𝙖 (𝙃𝙤𝙨𝙚𝙖 11:9𝙗; 𝘽𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 23:19).
b. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙍𝙊𝙃 (𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 4:24)
c. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃 𝘿𝙄𝘽𝙀𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃 𝙈𝙀𝙉𝙅𝘼𝘿𝙄 𝘽𝙀𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝙇𝘼𝙄𝙉 (𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 43:10𝙗)
d. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃 𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝘿𝙄𝙇𝙄𝙃𝘼𝙏 (𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 1:18)
e. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚” yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆 𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝘿𝙄𝙎𝘼𝙈𝘼𝙆𝘼𝙉 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 : 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 40:25; 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 46:5; 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 46:9; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 8:10; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 9:14; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 15:11; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 20:4; 𝙐𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 33:26; 1𝙎𝙖𝙢𝙪𝙚𝙡 2:2; 𝘼𝙮𝙪𝙗 40:9; 𝙈𝙖𝙯𝙟𝙢𝙪𝙧 86:8-10; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 89:6; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 89:8; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 113:5; 𝙔𝙚𝙧𝙚𝙢𝙞𝙖 10:6; 𝙔𝙚𝙧𝙚𝙢𝙞𝙖 10:16; 𝙆𝙞𝙨𝙖𝙝 𝙋𝙖𝙧𝙖 𝙍𝙖𝙨𝙪𝙡 17:29; 𝙆𝙤𝙡𝙤𝙨𝙚 1:15; 𝙄𝙗𝙧𝙖𝙣𝙞 1:3.
f. 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆 𝘼𝘿𝘼 𝙊𝙍𝘼𝙉𝙂 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝙈𝙀𝙈𝘼𝙉𝘿𝘼𝙉𝙂 𝙒𝙖𝙟𝙖𝙝-𝙉𝙮𝙖 “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙗 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙨𝙞𝙖 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙢𝙖𝙩𝙞: 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 33:20; 𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 6:46; 𝙆𝙤𝙡𝙤𝙨𝙚 1:15; 1𝙏𝙞𝙢𝙤𝙩𝙞𝙪𝙨 6:16; 1𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 4:12.
5. Apakah
𝐭𝐡𝐞 𝐖𝐨𝐫𝐝 (suffix ”-𝐍𝐲𝐚) itu adalah 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 (suffix “𝐧𝐲𝐚”) di Yohanes 1:14?
Ada tertulis : For many deceivers
are entered into the world, who confess not that 𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
is come 𝐢𝐧 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡. This is a deceiver
and an antichrist. 2Yohanes 1:7 (Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 1 Yohanes 4:2;
2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus 2:15)
Kalimat “𝐉𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐂𝐇𝐑𝐈𝐒𝐓
𝐢𝐬
𝐜𝐨𝐦𝐞
𝐢𝐧
𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡”
yang artinya “𝐉𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐂𝐇𝐑𝐈𝐒𝐓
yang datang di dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 itu, maka disini kita temukan adanya kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 yang
diwakili dengan suffix “𝐧𝐲𝐚
di Yohanes 2:19-21. Oleh karena itu di
dalam seluruh Kitab Suci-Nya, dimana semua kalimat yang tertulis dengan kata 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡, itu semua adalah
maksud dari perwakilan suffix “𝐧𝐲𝐚” yang artinya 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 itu, semuanya
sudah tertulis di dalam seluruh Kitab Suci-Nya, diantaranya di 2Yohanes
1:7; Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 1 Yohanes 4:2; 2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus
2:15.
Perbedaan dalam
penulisan antara suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dengan suffix “𝐧𝐲𝐚”, tentunya mempunyai arti yang berbeda yang
ditunjukan kepada milik kepunyaan. Oleh karena perbedaan milik kepunyaan, maka suffix”-𝐍𝐲𝐚” disini
ditujukan kepada 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
sedangkan suffix “𝐧𝐲𝐚” ditunjukan kepada Bait atau tubuh atau FISIK. Maka
arti dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
yang juga sama artinya dengan kata 𝐃𝐢𝐚. Jadi maksud penulisan dari kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 disini menyatakan bahwa 𝐑𝐨𝐡
itu milik kepunyaan 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Elohim ini,
dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Kita
semua disini akan memahami akan kalimat-Nya di Yohanes 2:19-21, yang
membuktikan bahwa YESUS KRISTUS itu tidaklah mati, sebab Dialah yang
membangkitkan kembali Bait atau tubuh yang telah mati. Untuk itulah kita semua
disini akan memahami, masing-masing kata dan kalimat dibawah ini:
a. Memahami
arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan
kata membangun𝐧𝐲𝐚
Jawaban
: maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
b.
Memahami arti suffix “-𝐍𝐲𝐚” dari kata tubuh -𝐍𝐲𝐚
Jawaban
: maksud arti suffix “-𝐍𝐲𝐚” adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
yaitu 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒.
c.
Memahami arti dan Wujud-Nya dari kata
“𝐀𝐤𝐮” pada kalimat “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”.
Jawaban : maksud
dari kata “𝐀𝐤𝐮” yaitu
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝-𝐍𝐲𝐚 𝐑𝐨𝐡,
𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝑩𝒂𝒊𝒕 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
d.
Dengan sudah memahami perbedaan suffix "𝐧𝐲𝐚"
dan suffix
“-𝐍𝐲𝐚”, maka kita
semua disini akan memahami
arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, dan
arti suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚.
Jawaban
: maksud dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini adalah
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang artinya sama
dengan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭, dimana kedua kata itu didampingi
dengan kedua kata yang juga artinya
sama, yaitu kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau yang diwakili dengan suffix ”-𝐍𝐲𝐚”. Jadi
arti dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
yang mendampingi pada kedua kata yang juga artinya sama, yaitu 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡.
𝐓𝐞𝐫𝐣𝐞𝐦𝐚𝐡𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐞𝐥𝐢𝐫𝐮
𝐝𝐢 𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏:𝟏𝟒, 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐛𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚, 𝐓𝐄𝐓𝐀𝐏𝐈
𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠!
Jadi Kitab
Suci-Nya SUDAH SANGATLAH JELAS, bagi yang berminat memperlajari dasar-dasar
pembelajaran Bahasa Indonesia. Jadi dari perbedaan penulisan kata 𝐚𝐧𝐚𝐤
dengan 𝐀𝐧𝐚𝐤, Kitab Suci-Nya disini sudah
memberikan EDUKASI PENGAJARAN YANG MENGAJARKAN bahwa kata Firman itu 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒃𝒆𝒓𝒖𝒃𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒂𝒏𝒂𝒌 (𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐒𝐀𝐑𝐗 𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡), sebab kata 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩 𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝-𝐍𝐲𝐚, dan
sebagai buktinya itu yang ditulisan dengan kata 𝐀𝐧𝐚𝐤
(𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐓𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
𝐁𝐚𝐩𝐚) di Yohanes 1:14, jadi tidaklah akan
dituliskan 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐓𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
𝐁𝐚𝐩𝐚, TETAPI 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐓𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐁𝐚𝐩𝐚.
Berikut ini
berbagai pertimbangan, mengapa harus dikatakan : 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠, dan bukannya 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
:
1. 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠! Berbagai varinnya arti
dari kata Egeneto, ada yang diartikan
sebagai : datang, muncul, dijadikan, ada, terjadi, menjadi dan itu semua
digunakan berdasarkan konteks, pada peristiwa yang berlanjut dari konteks
sebelumnya, yang menerangkan penempatan arti dan makna kata Egeneto pada sebuah
kalimat.
G1096 :
γίνομαι : ginomai : ghin'-om-ahee : A prolonged and middle form of a primary
verb; to cause to be (“gen” -erate), that is, (reflexively) to become (come
into being), used with great latitude (literally, figuratively, intensively,
etc.): - arise be assembled, be (come, -fall, -have self), be brought (to
pass), (be) come (to pass), continue, be divided, be done, draw, be ended,
fall, be finished, follow, be found, be fulfilled, + God forbid, grow, happen,
have, be kept, be made, be married, be ordained to be, partake, pass, be
performed, be published, require, seem, be showed, X soon as it was, sound, be
taken, be turned, use, wax, will, would, be wrought.
Kalau artinya 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 di Yohanes 1:14
dari kata Egeneto, 𝐦𝐚𝐤𝐚 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐚𝐝𝐚 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐰𝐚𝐝𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭𝐢-𝐍𝐲𝐚,
karena sudah 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
daging. Dan kalau artinya 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠,
maka 𝐚𝐝𝐚 𝐰𝐚𝐝𝐚𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭𝐢-𝐍𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐧 𝐰𝐚𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠.
Dan karena itu semua penulisan di dalam
Kitab Suci-Nya disini, semuanya tertulis "In Carne", yang artinya
berdiam dan tinggal di dalam daging. Jadi bukannya menjadi daging atau "Be
Carne" atau Become Carne, tetapi "In Carne" atau Come in 𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡
atau datang dan tinggal di dalam daging.
Jadi harus ada
tempat wadah yang ditempati-Nya maka kata daging atau Tubuh itulah sebagai
wadah untuk ditempati-Nya. Oleh karena itu, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒂𝒓𝒕𝒊 𝒃𝒆𝒓𝒖𝒃𝒂𝒉
𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 tetapi 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠,
untuk berdiam dan tinggal pada wadah yang akan ditempati-Nya.
Kalau artinya 𝐛𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢, maka tidak ada
lagi wadah yang akan ditempati-Nya. Dan kalau artinya 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠,
maka ada wadah untuk ditempati-Nya.
2. 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠!
Dan penempatan kata 𝐞𝐬𝐤ē𝐧ō𝐬𝐞𝐧
pada Frase ke-2 di Yohaens 1:14, itu menunjukan bahwa SARX lah sebagai tempat perkemahan
atau tempat tinggal-Nya Firman.
Arti dari kata
𝐞𝐬𝐤ē𝐧ō𝐬𝐞𝐧; tenda atau
kemah, yaitu, (secara kiasan) menempati (sebagai rumah besar) atau (khususnya)
untuk tinggal (seperti yang dilakukan Elohim di Tabernakel kuno, simbol untuk
perlindungan dan persekutuan): - tinggal.
Jadi kalau
artinya 𝒃𝒆𝒓𝒖𝒃𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊
(kjv/lai) dari kata Egeneto, maka tidak akan ada lagi kata 𝐞𝐬𝐤ē𝐧ō𝐬𝐞𝐧
yang mengartikan SARX (TUbuhg) itu sebagai wadah yang akan ditempati-Nya
Firman, karena sudah berubah menjadi daging. Dan kalau artinya 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠,
maka dikutsertakanlah kata 𝐞𝐬𝐤ē𝐧ō𝐬𝐞𝐧
yang menunjukan SARX (Tubuh) itu sebagai wadah untuk ditempati-Nya Firman.
Frase-1 :
Firman itu telah datang dalam daging (SARX atau Tubuh),
Frase-2 : dan 𝐝𝐢𝐚𝐦
(𝐞𝐬𝐤ē𝐧ō𝐬𝐞𝐧) di antara
kita
Dan sebab itu
pada frase ke-2 diikutsertakan dengan kata 𝐞𝐬𝐤ē𝐧ō𝐬𝐞𝐧,
yang menunjukan bahwa kata SARX (Tubuh) yang pada frase-1 itu sebagai tempat
perkemahan atau tempat tinggal-Nya Firman.
Sdra-sdri
lihat dan perhatikanlah dengan TELITI di Yohanes 1:14 pada kata 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
dan kata 𝐀𝐧𝐚𝐤 (𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐓𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐁𝐚𝐩𝐚)!
a. Jadi kata
Firman disini itu 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒃𝒆𝒓𝒖𝒃𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒂𝒏𝒂𝒌 (𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐒𝐀𝐑𝐗 𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡), sebab kata 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩 𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝-𝐍𝐲𝐚,
sebagai buktinya itu yang ditulisan dengan kata 𝐀𝐧𝐚𝐤
(𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐓𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
𝐁𝐚𝐩𝐚) di Yohanes 1:14.
Ada tertulis: 𝐅𝐢𝐫𝐦𝐚𝐧
itu telah datang dalam daging, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat
kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐓𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐁𝐚𝐩𝐚,
penuh kasih karunia dan kebenaran.
Yohanes 1:14
b. Perbedaan
penulisan Kitab Suci-Nya disini sudah ada maksud dan tujuannya, sehingga dibedakannya penulisan antara kata 𝐚𝐧𝐚𝐤
dengan kata 𝐀𝐧𝐚𝐤, dimana yang dibedakannya huruf 𝐚 kecil dan huruf 𝐀
Besar.
Jadi dari
perbedaan penulisan antara kata 𝐚𝐧𝐚𝐤 dengan
kata 𝐀𝐧𝐚𝐤 di dalam Kitab Suci-Nya disini, juga diikutsertakan perbedaan juga penulisan
antara kata 𝐚𝐥𝐥𝐚𝐡 dengan kata 𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡
atau antara kata 𝐭𝐮𝐡𝐚𝐧 dengan kata 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧!
Tentu perbedaan penulisan itu mememberitahukan kepada kita semua, supaya
menjadi penuh kesadaran, yang selama ini tidaklah sadar, bahwa sudah ada perbedaan arti makna serta
wujud dari masing-masing kata dari
perbedaan huruf suatu kata.
Ada tertulis:
Firman itu telah datang dalam daging, dan diam di antara kita, dan kita telah
melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak
Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes 1:14
G4637 :
σκηνόω; skēnoō; skay-no'-o; From G4636; to tent or encamp, that is,
(figuratively) to occupy (as a mansion) or (specifically) to reside (as Elohim
did in the Tabernacle of old, a symbol fo protection and communion): - dwell.
Arti dari
kata 𝐞𝐬𝐤ē𝐧ō𝐬𝐞𝐧; tenda atau kemah, yaitu, (secara kiasan)
menempati (sebagai rumah besar) atau (khususnya) untuk tinggal (seperti yang
dilakukan Elohim di Tabernakel kuno, simbol untuk perlindungan dan
persekutuan): - tinggal.
Sdra-ssdriku,
terjemahannya dari kata EGENETO di Yohanes 1:14 baik di Kjv maupun di LAI, itu
yang sudah membuat PENYIMPANGAN dari arti sebenarnya, dan dari semua dasar
hukum dan landasan-landasan ajarannya KRISTEN. Jadi arti dari kata EGENETO di
Yohanes 1:14 itu bukanlah artinya 𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒃𝒆𝒓𝒖𝒃𝒂𝒉 𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊,
tetapi artinya 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠.
Sebab kalau terjemahannya 𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉 𝒃𝒆𝒓𝒖𝒃𝒂𝒉
𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊 yang sudah ada
di Kjv termasuk di LAI, maka yang sudah ada dan yang sudah kamu diajarkan
adalah ajarannya REINKARNASI, dan bukannya ajarannya INKARNASI!
1.
Suffix “-𝐍𝐲𝐚” yang juga diwakili dengan kata “𝐃𝐢𝐚”
adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 atau 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬.
Jadi maksud
penulisan dari kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, dimana 𝐑𝐨𝐡 itu
milik kepunyaan 𝐃𝐢𝐚 atau milik kepunyaan-𝐍𝐲𝐚. Oleh karena
itu kata “𝐃𝐢𝐚” yang juga diwakili dengan
suffix “-𝐍𝐲𝐚” disini adalah arti milik kepunyaan dari kepemilikan.
Dan kepemilikan disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 yang diwakili dengan kata “𝐃𝐢𝐚”
atau dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚”.
g. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝙞𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙨𝙞𝙖 (𝙃𝙤𝙨𝙚𝙖 11:9𝙗; 𝘽𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 23:19).
h. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙍𝙊𝙃 (𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 4:24)
i. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃 𝘿𝙄𝘽𝙀𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙖𝙩𝙖𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃 𝙈𝙀𝙉𝙅𝘼𝘿𝙄 𝘽𝙀𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝙇𝘼𝙄𝙉 (𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 43:10𝙗)
j. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃 𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝘿𝙄𝙇𝙄𝙃𝘼𝙏 (𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 1:18)
k. Jadi kata “𝐃𝐢𝐚” yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆 𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝘿𝙄𝙎𝘼𝙈𝘼𝙆𝘼𝙉 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 : 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 40:25; 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 46:5; 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 46:9; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 8:10; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 9:14; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 15:11; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 20:4; 𝙐𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 33:26; 1𝙎𝙖𝙢𝙪𝙚𝙡 2:2; 𝘼𝙮𝙪𝙗 40:9; 𝙈𝙖𝙯𝙟𝙢𝙪𝙧 86:8-10; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 89:6; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 89:8; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 113:5; 𝙔𝙚𝙧𝙚𝙢𝙞𝙖 10:6; 𝙔𝙚𝙧𝙚𝙢𝙞𝙖 10:16; 𝙆𝙞𝙨𝙖𝙝 𝙋𝙖𝙧𝙖 𝙍𝙖𝙨𝙪𝙡 17:29; 𝙆𝙤𝙡𝙤𝙨𝙚 1:15; 𝙄𝙗𝙧𝙖𝙣𝙞 1:3.
l. 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆 𝘼𝘿𝘼 𝙊𝙍𝘼𝙉𝙂 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝙈𝙀𝙈𝘼𝙉𝘿𝘼𝙉𝙂 𝙒𝙖𝙟𝙖𝙝-𝙉𝙮𝙖 “𝐃𝐢𝐚”
yang diwakili dengan suffix “-𝐍𝐲𝐚” yaitu 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙗 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙨𝙞𝙖 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙢𝙖𝙩𝙞: 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 33:20; 𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 6:46; 𝙆𝙤𝙡𝙤𝙨𝙚 1:15; 1𝙏𝙞𝙢𝙤𝙩𝙞𝙪𝙨 6:16; 1𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 4:12.
2. Suffix
"𝐧𝐲𝐚" adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Memahami arti dari suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 yang juga dideskripsikan dengan kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
dari terjemahan LAI di dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini di Roma 9:5;
1Petrus 3:18; 1 Yohanes 4:2; 2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus 2:15.
Memahami maksud terjemahan dengan kalimat “𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚”
dari kata 𝐢𝐧 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡 atau
kata εν σαρκί. Jadi disini
sudah sangatlah jelas, dari kedua kata “In” atau “En” dan kata
“the flash” atau “σαρκί”, dimana kedua kata “𝐢𝐧 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡” ini diterjemahkan menjadi
kata “𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚”,
sedangkan kata Flash disini, bukanlah artinya manusia, tetapi daging, sebab
artinya manusia itu adalah kata man atau human.
Greek : Διότι πολλοί πλάνοι εισήλθον εις τον κόσμον, οίτινες
δεν ομολογούσιν ότι ο Ιησούς Χριστός ήλθεν εν σαρκί·
ο τοιούτος είναι ο πλάνος και ο αντίχριστος. 2Yohanes 1:7
KJV : For many deceivers are
entered into the world, who confess not that Jesus Christ is come 𝐢𝐧
𝐭𝐡𝐞 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡.
This is a deceiver and an antichrist. 2Yohanes 1:7
LAI : Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang
tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚. Itu adalah si penyesat dan
antikristus. 2Yohanes 1:7
Jadi arti dari kalimat “𝐉𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐂𝐇𝐑𝐈𝐒𝐓
𝐢𝐬
𝐜𝐨𝐦𝐞
𝐢𝐧
𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡”
adalah “𝐉𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐂𝐇𝐑𝐈𝐒𝐓”
yang datang di dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
itu. Oleh karena itu bukanlah arti JESUS CHRIST disini adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊, tetapi JESUS CHRIST adalah
Elohim, Dialah Wujud-Nya Roh yaitu Firman yang telah datang dan berdiam di dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
itu!
Oleh karena itu maksud En Sarki - ἐν IN σαρκί· FLESH yang sudah
tertulis di dalam seluruh Injil Kitab Suci-Nya disini : Roma 9:5; 1Petrus 3:18;
2Yohanes 1:7; Efesus 2:15; Filipus 2:7; 1Yohanes 4:2; dimana MESIAS atau Elohim atau Anak yang telah datang
dan berdiam dan tinggal di dalam dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒎𝒂𝒌𝒔𝒖𝒅
𝑴𝑬𝑺𝑰𝑨𝑺
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑬𝒍𝒐𝒉𝒊𝒎
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑨𝒏𝒂𝒌
𝒊𝒕𝒖 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Maka FUNGSI dari kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
dengan menyisipkan pada kata manusia, yang bukannya harus dengan kata manusia, tetapi harusnya dengan 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
yang ssi dengan manuscript aslinya, maka fungsi dari kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
disini adalah :
a. Menunjukan maksud dari kata 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
(SARX) disini, bahwa kata 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠 adalah bagian atau salah satu atributnya dari manusia.
b. Maka kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
disini adalah kata yang mendeskripsikan bagian atau salah satu atributnya dari
manusia. Dan oleh karena itu kata manusia yang ditambahkan oleh LAI, adalah
maksud atributnya manusia, yang adalah 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
(SARX).
Jadi memahami kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 yang adalah kata sisipan pada kata 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
yang mana kata 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
disini juga adalah kata yang dikembangkan
dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
sehingga menjadi kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
yang adalah perwakilan dari kata suffix "𝐧𝐲𝐚"
yaitu 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
, pada terjemahannya LAI di Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 1 Yohanes 4:2;
2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus 2:15.
Jadi disini menjelaskan bahwa YESUS
KRISTUS mengenakan 𝐚𝐭𝐫𝐢𝐛𝐮𝐭𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
Dan 𝐚𝐭𝐫𝐢𝐛𝐮𝐭𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
itu adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Jadi Wujud-Nya YESUS KRISTUS disini adalah Roh Tuhan ELOHIM (Yesaya 61;1; Lukas
4:18-19), dan karena YESUS KRISTUS itu bukannya wujud 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊, maka LAI disini
mensisipkan dengan kata sebagai dan kata manusia. Penambahan kata sebagai dan
dengan kata manusia itu mendescriptkan bahwa YESUS KRISTUS yang adalah Roh
menggunakan atributnya manusia yang adalah SARX atau Tubuhnya manusia, sebagai
tempat hubungan-Nya antara manusia dengan Bapa-Nya. Contohnya president Joko
datang dalam acara resepsi itu 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐬𝐚𝐤𝐬𝐢.
Makna kata sebagai disni menjelaskan Jo mengenakan atributnya SAKSI, tetapi
dirinya Jokowi sendiri bukanlah saksi, tetapi President.
Berikut ini seluruh ayat yang
membuktikan ajarannya INKARNASI yang adalah foundasinya ajaran KRISTEN, bahwa 𝐃𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐄𝐋𝐎𝐇𝐈𝐌
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟔𝟏:𝟏;
𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟒:𝟏𝟖-𝟏𝟗),
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐛𝐞𝐫𝐝𝐢𝐚𝐦
𝐝𝐚𝐧
𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐒𝐀𝐑𝐗
𝐢𝐭𝐮.
Maka FUNGSI dari kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
dengan menyisipkan pada manusia, yang bukannya harus dengan kata manusia, tetapi harusnya dengan 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
yang ssi dengan manuscript aslinya, maka fungsi dari kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
disini adalah :
a. Menunjukan maksud dari kata 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
(SARX) disini, bahwa kata 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠 adalah bagian atau salah satu atributnya dari manusia.
b. Maka kata 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
disini adalah kata yang mendeskripsikan bagian atau salah satu atributnya dari
manusia. Dan oleh karena itu kata manusia yang ditambahkan oleh LAI, adalah
maksud atributnya manusia, yang adalah 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
(SARX).
Maka disini ada analoginya yang
pengertiannya sama, karena menggunakan perbandingan maksud dan tujuan yang
sama. Kata neró én potíri yang artinya air dalam gelas (potíri), apakah Wujudnya
air (neró) berubah? disini dimaksudkan perbandingan dengan YHVH én sarki, yang
semuanya tertulis di dalam seluruh Kitab Suci-Nya, Yohanes 1:14; Roma 9:5;
1Petrus 3:18; 2Yohanes 1:7; Efesus 2:15; Filipus 2:7; 1Yohanes 4:2.
a. En Sarki atau Inkarnasi, yang
artinya TINGGAL atau BERDIAM di dalam daging. Jadi bukannya menjadi atau
berubah wujudnya menjadi daging (Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 2Yohanes 1:7; Efesus
2:15; Filipus 2:7; 1Yohanes 4:2).
b. Jadi pengertian dari kata En
Sarki atau Inkarnasi disini, itu tidak akan pernah berubah Wujud-Nya yang
berdiam di dalamnya, dan Wujud-Nya tetaplah sama, yaitu ROH! Karena itu Hukum
dan Ketetapan-Nya mendukungnya dengan kata Inkarnasi itu!
1. Elohim itu bukan manusia
(Hosea 11:9b; Bilangan 23:19).
2. Elohim itu ROH (Yohanes 4:24)
3. Elohim itu TIDAKLAH DIBENTUK
atau TIDAKLAH MENJADI BENTUK YANG LAIN (Yesaya 43:10b)
4. Elohim itu TIDAKLAH DAPAT
DILIHAT (Yohanes 1:18)
5. Elohim itu TIDAK DAPAT
DISAMAKAN dengan yang lain : Yesaya 40:25; Yesaya 46:5; Yesaya 46:9; Keluaran
8:10; Keluaran 9:14; Keluaran 15:11; Keluaran 20:4; Ulangan 33:26; 1Samuel 2:2;
Ayub 40:9; Mazjmur 86:8-10; Mazmur 89:6; Mazmur 89:8; Mazmur 113:5; Yeremia
10:6; Yeremia 10:16; Kisah Para Rasul 17:29; Kolose 1:15; Ibrani 1:3.
6. TIDAK ADA ORANG YANG DAPAT
MEMANDANG Wajah-Nya Elohim, sebab manusia dapat mati: Keluaran 33:20; Yohanes
6:46; Kolose 1:15; 1Timotius 6:16; 1Yohanes 4:12.
c. Bahwa Wujud-Nya YHVH yaitu Roh
Tuhan ELOHIM yang berdiam di dalam tubuh, Wujud-Nya Tidaklah berubah! Dan
karena itu semua yang tertulis di dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini, dengan
tulisan "En Sarki" dan dengan pengertian yang sama. Dan karena itu
Hukum dan Ketetapan-Nya mendukungnya, dengan kata En Sarki ini!
Greek : των οποίων είναι οι
πατέρες, και εκ των οποίων εγεννήθη ο Χριστός το κατά σάρκα, ο ων επί πάντων
Θεός ευλογητός εις τους αιώνας· αμήν.
Roma 9:5
KJV : Whose are the fathers, and
of whom as concerning the 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡
Christ came, who is over all, God blessed for ever. Amen. Roma 9:5 ------ 𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐧
atau 𝐇𝐮𝐦𝐚𝐧
atau 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐎𝐫𝐠𝐢𝐧𝐚𝐥
𝐓𝐄𝐗𝐓𝐧𝐲𝐚
𝐬𝐚𝐣𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐋𝐄𝐒𝐇!
LAI : Mereka adalah keturunan
bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Elohim yang harus dipuji sampai
selama-lamanya. Amin! Roma 9:5
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐁𝐄𝐑𝐔𝐁𝐀𝐇
𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐢
𝐅𝐢𝐥𝐢𝐩𝐮𝐬
𝟐:𝟕,
𝐌𝐄𝐍𝐘𝐄𝐑𝐔𝐏𝐀𝐈
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚!
Berikut daftar-daftar ayat dasarnya doktrin INKRNASI itu :
Whose are the fathers, and of
whom as concerning the 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡
Christ came, who is over all, God blessed for ever. Amen. Roma 9:5 ------ 𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐇𝐮𝐦𝐚𝐧,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐎𝐫𝐠𝐢𝐧𝐚𝐥
𝐓𝐄𝐗𝐓𝐧𝐲𝐚
𝐬𝐚𝐣𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐋𝐄𝐒𝐇!
Unitarian sedang belajar : Whose
are the fathers, and of whom as concerning the flesh 𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
𝐜𝐚𝐦𝐞,
𝐰𝐡𝐨
𝐢𝐬
𝐨𝐯𝐞𝐫
𝐚𝐥𝐥,
𝐆𝐨𝐝
𝐛𝐥𝐞𝐬𝐬𝐞𝐝
𝐟𝐨𝐫
𝐞𝐯𝐞𝐫.
Amen. Roma 9:5
Sdra-sdri, masihkah sdra belum
mengerti di Roma 9:5? Perhatikanlah Bolt text disini : Mereka adalah keturunan
bapa-bapa leluhur, yang menurunkan 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬
dalam keadaan-Nya 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪
𝘮𝘢𝘯𝘶𝘴𝘪𝘢,
yang ada di atas segala sesuatu. 𝐈𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐩𝐮𝐣𝐢
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.
𝐀𝐦𝐢𝐧!
Roma 9:5. ----Yang harus sdra perhatikanlah disni, kata 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬,
terus dikatakan selanjutnya : 𝐈𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐩𝐮𝐣𝐢
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.
Dan diaminkan sebagai penutup, yang tidak dapat diganggu gugat atau
menyangkalnya, bahwa Dia tetaplah Elohim selama-lamanya, SEKALIPUN DALAM
KEADAAN 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪
𝘮𝘢𝘯𝘶𝘴𝘪𝘢,,
dengan kata 𝐀𝐦𝐢𝐧!
For Christ also hath once
suffered for sins, the just for the unjust, that he might bring us to God,
being put to death in the 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡,
but quickened by the Spirit: 1Petrus 3:18 ------ 𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐇𝐮𝐦𝐚𝐧,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐎𝐫𝐠𝐢𝐧𝐚𝐥
𝐓𝐄𝐗𝐓𝐧𝐲𝐚
𝐬𝐚𝐣𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐋𝐄𝐒𝐇!
For many deceivers are entered
into the world, who confess not that Jesus Christ is come in the 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡.
This is a deceiver and an antichrist. 2Yohanes 1:7 --------- 𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐇𝐮𝐦𝐚𝐧,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐎𝐫𝐠𝐢𝐧𝐚𝐥
𝐓𝐄𝐗𝐓𝐧𝐲𝐚
𝐬𝐚𝐣𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐋𝐄𝐒𝐇!
Having abolished in his 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡
the enmity, even the law of commandments contained in ordinances; for to make
in himself of twain one new man, so making peace; Efesus 2:15 --------- 𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐇𝐮𝐦𝐚𝐧,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐎𝐫𝐠𝐢𝐧𝐚𝐥
𝐓𝐄𝐗𝐓𝐧𝐲𝐚
𝐬𝐚𝐣𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐋𝐄𝐒𝐇!
𝗞𝗜𝗧𝗔𝗕
𝗦𝗨𝗖𝗜-𝗡𝗬𝗔 𝗗𝗜𝗦𝗜𝗡𝗜
𝗦𝗜𝗦𝗧𝗘𝗠𝗔𝗧𝗜𝗦
𝗗𝗔𝗡 𝗟𝗢𝗚𝗜𝗖!
Dengan
berdasarkan Hukum dan Ketetapan Kekuatan Hukum Yang Tetap, maka 𝗘𝗹𝗼𝗵𝗶𝗺
𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱-𝗡𝘆𝗮 𝗥𝗢𝗛,
𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵
(Ulangan 32:39, Yesaya 41:4, Yesaya 44:6, Yesaya 48:12, Yesaya 46:3-4; Matius
1:23, Matius 28:20), dan karena itu Elohim yang Wujud-Nya ROH (Yohanes 4:24)
datang dan berdiam kepenuhan di dalam SARX, dan karena Janji-Nya itu telah
digenapi-Nya! Makanya seluruh Kitab Suci-Nya disini seluruh menuliskan “datang 𝗦𝗘𝗕𝗔𝗚𝗔𝗜
manusia” (terjemahannya LAI), dari bahasa aslinya : Iēsoun Christon erchomenon
en sarki, dan untuk LEBIH JELASNYA, sdra-sdri lihat terjemahannya di King James
: 𝐉𝐞𝐬𝐮𝐬 𝐂𝐡𝐫𝐢𝐬𝐭
𝐢𝐬 𝐜𝐨𝐦𝐞 𝐢𝐧 𝐭𝐡𝐞
𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡. 𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐊𝐢𝐧𝐠 𝐉𝐚𝐦𝐞𝐬
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐤𝐮𝐭𝐢
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐊𝐄𝐏𝐀𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍𝐍𝐘𝐀
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐚𝐬𝐥𝐢𝐧𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈
𝐢𝐧𝐢, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐃𝐀𝐆𝐈𝐍𝐆, 𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍 𝐀𝐑𝐓𝐈𝐍𝐘𝐀
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚!
Jadi anda-anda
yang sudah berpaham YESUS itu manusia, maka anda-anda TIDAKLAH PUNYA Kitab
Suci-Nya disini, karena itu semua dituliskan dengan kata SARKI yang artinya
bukannya manusia, maka Dia datang dan tinggal di dalam SARKI itu, dan TIDAKLAH
BERUBAH Wujud-Nya menjadi manusia, sebab Keberadaan-Nya yang adalah
Pengkuan-Nya disini : Jadi bagi pikirannya mereka yang TIDKLAH DISIPLIN akan
seluruh Hukum-Nya disini, 𝗸𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮
𝗯𝘂𝗸𝘂 𝗶𝘁𝘂 𝗿𝘂𝘀𝗮𝗸,
𝗺𝗮𝗸𝗮 𝗸𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮
𝗶𝘁𝘂𝗽𝘂𝗹𝗮 𝗽𝗶𝗸𝗶𝗿𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮
𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶
𝗿𝘂𝘀𝗮𝗸.
1. 𝙀𝙡𝙤𝙝𝙞𝙢
𝙞𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙨𝙞𝙖
(𝙃𝙤𝙨𝙚𝙖 11:9𝙗; 𝘽𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣
23:19).
2. 𝙀𝙡𝙤𝙝𝙞𝙢
𝙞𝙩𝙪 𝙍𝙊𝙃 (𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨
4:24)
3. 𝙀𝙡𝙤𝙝𝙞𝙢
𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃
𝘿𝙄𝘽𝙀𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙖𝙩𝙖𝙪
𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃 𝙈𝙀𝙉𝙅𝘼𝘿𝙄
𝘽𝙀𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙔𝘼𝙉𝙂
𝙇𝘼𝙄𝙉 (𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖
43:10𝙗)
4. 𝙀𝙡𝙤𝙝𝙞𝙢
𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆𝙇𝘼𝙃
𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝘿𝙄𝙇𝙄𝙃𝘼𝙏
(𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 1:18)
5. 𝙀𝙡𝙤𝙝𝙞𝙢
𝙞𝙩𝙪 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆 𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏
𝘿𝙄𝙎𝘼𝙈𝘼𝙆𝘼𝙉
𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜
𝙡𝙖𝙞𝙣 : 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖
40:25; 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖 46:5; 𝙔𝙚𝙨𝙖𝙮𝙖
46:9; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣
8:10; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣
9:14; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣
15:11; 𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣
20:4; 𝙐𝙡𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 33:26; 1𝙎𝙖𝙢𝙪𝙚𝙡
2:2; 𝘼𝙮𝙪𝙗 40:9; 𝙈𝙖𝙯𝙟𝙢𝙪𝙧
86:8-10; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 89:6; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧
89:8; 𝙈𝙖𝙯𝙢𝙪𝙧 113:5; 𝙔𝙚𝙧𝙚𝙢𝙞𝙖
10:6; 𝙔𝙚𝙧𝙚𝙢𝙞𝙖 10:16; 𝙆𝙞𝙨𝙖𝙝
𝙋𝙖𝙧𝙖 𝙍𝙖𝙨𝙪𝙡
17:29; 𝙆𝙤𝙡𝙤𝙨𝙚 1:15; 𝙄𝙗𝙧𝙖𝙣𝙞
1:3.
6. 𝙏𝙄𝘿𝘼𝙆
𝘼𝘿𝘼 𝙊𝙍𝘼𝙉𝙂 𝙔𝘼𝙉𝙂
𝘿𝘼𝙋𝘼𝙏 𝙈𝙀𝙈𝘼𝙉𝘿𝘼𝙉𝙂
𝙒𝙖𝙟𝙖𝙝-𝙉𝙮𝙖 𝙀𝙡𝙤𝙝𝙞𝙢,
𝙨𝙚𝙗𝙖𝙗 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙨𝙞𝙖
𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙢𝙖𝙩𝙞:
𝙆𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙖𝙣 33:20;
𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 6:46; 𝙆𝙤𝙡𝙤𝙨𝙚
1:15; 1𝙏𝙞𝙢𝙤𝙩𝙞𝙪𝙨
6:16; 1𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 4:12.
Analoginya
disini, inilah yang dimaksudkan tertulis di Roma 9:5! Ada tertulis : Whose are
the fathers, and of whom as concerning the 𝐟𝐥𝐞𝐬𝐡
Christ came, who is over all, God blessed for ever. Amen. Roma 9:5 ------ 𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐌𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐇𝐮𝐦𝐚𝐧,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐎𝐫𝐠𝐢𝐧𝐚𝐥
𝐓𝐄𝐗𝐓𝐧𝐲𝐚 𝐬𝐚𝐣𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚 𝐅𝐋𝐄𝐒𝐇,
yang dianalogikan dengan GELAS! 𝐃𝐚𝐧 𝐆𝐄𝐋𝐀𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐅𝐋𝐄𝐒𝐇
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐬𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐝𝐢𝐚𝐦
𝐑𝐨𝐡 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐄𝐋𝐎𝐇𝐈𝐌
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚 𝟔𝟏:𝟏;
𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬 𝟒:𝟏𝟖-𝟏𝟗),
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐚𝐧𝐚𝐥𝐨𝐠𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐀𝐢𝐫.
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐒𝐀𝐑𝐊𝐈 𝐝𝐢𝐚𝐧𝐚𝐥𝐨𝐠𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐆𝐄𝐋𝐀𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐬𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐄𝐋𝐎𝐇𝐈𝐌
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢𝐚𝐧𝐚𝐥𝐨𝐠𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐀𝐢𝐫!
Analogi itulah yang adalah maksud dari yang sudah tertulis di Yohanes 1:14;
Roma 9:5; 1Petrus 3:18; 1 Yohanes 4:2; 2Yohanes 1:7; Filipus 2:7; Efesus 2:15
Jadi sifat
dari pada Air itu menyerupai bejana, dimana Air berdiam di dalam bejalan itu,
itulah maksud analoginya disini, supaya sdra-sdri paham dari kalimat disini :
"dalam keadaan-Nya 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚". Ada
tertulis : But made himself of no reputation, and took upon him the form of a
servant, and was made in 𝐭𝐡𝐞 𝐥𝐢𝐤𝐞𝐧𝐞𝐬𝐬
𝐨𝐟 𝐦𝐞𝐧: Filipus
2:7--------Terjemahannya : Sebaliknya, Dia mengosongkan diri-Nya, mengambil
wujud seorang hamba agar 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐬𝐞𝐫𝐮𝐩𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚. Filipus 2:7
Sdra-sdri, 𝑷𝒆𝒍𝒂𝒋𝒂𝒓𝒂𝒏
𝒅𝒊𝒔𝒊𝒏𝒊, 𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒅𝒊𝒎𝒆𝒏𝒈𝒆𝒓𝒕𝒊
𝒃𝒂𝒈𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂
𝒚𝒂𝒏𝒈 𝑻𝑰𝑫𝑨𝑲𝑳𝑨𝑯
𝑷𝑬𝑹𝑵𝑨𝑯 𝒍𝒐𝒎𝒑𝒂𝒕
𝒑𝒂𝒈𝒂𝒓 𝒔𝒆𝒌𝒐𝒍𝒂𝒉!
Khususnya bagi mereka telah DISIPLIN DASAR-DASAR BELAJARnya mereka! Jadi bagi
mereka yang memahami YESUS itu manusia, itu dikarenakan KETIDAKTAHUAN
analoginya disini, dari maksud manuscript aslinya! Jadi kalimat disini :
"dalam keadaan-Nya 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚", 𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢 𝐚𝐧𝐚𝐥𝐨𝐠𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢, 𝐝𝐢𝐦𝐚𝐧𝐚
𝐀𝐢𝐫 𝐢𝐭𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐮𝐫𝐚𝐩𝐚𝐢
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐛𝐞𝐫𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐛𝐞𝐣𝐚𝐧𝐚 𝐢𝐭𝐮,
𝐤𝐞𝐭𝐢𝐤𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐢𝐬𝐢.
𝐌𝐚𝐤𝐚 𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮
𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐛𝐞𝐣𝐚𝐧𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐠𝐞𝐥𝐚𝐬, 𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐚𝐢𝐫 𝐢𝐭𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐫𝐮𝐩𝐚𝐢
𝐠𝐞𝐥𝐚𝐬, 𝐛𝐞𝐠𝐢𝐭𝐮
𝐬𝐞𝐭𝐞𝐫𝐮𝐬𝐧𝐲𝐚.
Ada tertulis : But made himself of no reputation, and took upon him the form of
a servant, and was made in 𝐭𝐡𝐞 𝐥𝐢𝐤𝐞𝐧𝐞𝐬𝐬
𝐨𝐟 𝐦𝐞𝐧: Filipus
2:7--------Terjemahannya : Sebaliknya, Dia mengosongkan diri-Nya, mengambil
wujud seorang hamba agar 𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐬𝐞𝐫𝐮𝐩𝐚 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚. Filipus 2:7
C. Jadi mengapa dikatakan 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 di Roma 8:11?
Kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 disini terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐑𝐨𝐡 dan kata 𝐃𝐢𝐚 . Demikianlah dengan kata 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 disini
juga terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐑𝐨𝐡 dan dengan
kata suffix ”-𝐍𝐲𝐚”. Dan arti
dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini menyatakan arti dari milik kepunyaan. Dan
karena kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 di Roma 8:11 yang
sama artinya maksud dengan kata 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, maka kata 𝐃𝐢𝐚
disini menyatakan bahwa 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan
𝐃𝐢𝐚, oleh karena itu maksud dari kata 𝐃𝐢𝐚
disini adalah 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡, sebab 𝐑𝐨𝐡 itu
milik kepunyaan 𝐃𝐢𝐚.
D. Dan 𝐑𝐨𝐡 itu milik
kepunyaan 𝐃𝐢𝐚, dan maksud dari kata 𝐃𝐢𝐚
disini adalah Elohim dan bukannya Bait atau tubuh atau FISIK yang telah
mati itu.
Dan karena
kata 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 di Roma 8:11 yang
sama artinya maksud dengan kata 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚, maka kata 𝐃𝐢𝐚
disini menyatakan bahwa 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan
𝐃𝐢𝐚. Jadi dikatakan 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 di Roma 8:11,
sebab 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan-Nya 𝐃𝐢𝐚,
dan 𝐃𝐢𝐚 disini adalah 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
(𝐑𝐎𝐇 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡) atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
(𝐑𝐎𝐇 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡), maka dikatakan 𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚 atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 atau juga
dikatakan 𝐑𝐨𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐑𝐨𝐡 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau dengan singkatan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬!
Oleh karena itu dikatakan pada ayat sebelumnya di Roma 8:9-10, barangsiapa yang
memiliki 𝐑𝐨𝐡 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
maka ia menjadi milik-Nya 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
sebab bukanlah lagi kamu hidup, melainkan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
(𝐑𝐨𝐡 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐀𝐧𝐚𝐤) yang hidup. Ada tertulis: Tetapi kamu tidak hidup dalam
daging, melainkan dalam 𝐑𝐨𝐡, jika memang 𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 diam di dalam kamu. Tetapi
jika orang tidak memiliki 𝐑𝐨𝐡 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
ia bukan milik 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬.
Tetapi jika 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah
kehidupan oleh karena kebenaran. Roma 8:9-10
Catatan :
memahami 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
baik sebagai Sumber-Nya Roh maupun hanyalah Roh, itu berdasarkan konteks. Dan
jika dikatakan 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚 di Roma 8:11,
maka 𝐑𝐨𝐡 itu milik kepunyaan-Nya 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
maka 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 disini
sebagai 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡. Sedangkan jika dikatakan “𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
ada di dalam kamu”, maka kata 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
disini sebagai 𝐑𝐨𝐡 dan bukanlah sumbernya-Nya
Roh. Dan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
itu 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, dan bukanlah Bait atau bukanlah tubuh atau bukanlah
FISIK! Ada tertulis: Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan
𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬 dalam keadaan-Nya
sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. 𝐈𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 yang harus dipuji
sampai selama-lamanya. Amin! Roma 9:5
Dari makna perumpamaan : daging-darah dan Sumber Mata Air- Pokok
Anggur, disini YESUS KRISTUS sendiri menyatakan, bahwa YESUS KRISTUS adalah
Wujud-Nya ROH, Dialah Sumber-Nya Roh:
d. Dialah
pokok daging dan darah yang hidup (ROH), dan kamu menjadi hidup makan dari
daging-Nya dan minum dari darah-Nya (Roh).
Ada tertulis : Rohlah yang memberi hidup, daging sama
sekali tidak berguna.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Yohanes
6:63
e. Dialah
sumber-Nya mata air (ROH), dan kamu menjadi hidup minum air
(Roh) dari pada-Nya.
Ada tertulis : Dan
pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru:
"Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa
percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya
akan mengalir aliran-aliran air hidup." Yang dimaksudkan-Nya
ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh
itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan. Yohanes 7:37-39
f.
Dialah pokok anggur (ROH) dan kamulah
ranting-rantingnya (Roh), sebab diluar dari pada-Nya kamu tidak dapat berbuat
apa-apa (kamu tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga-Nya).
Ada tertulis : Tinggallah
di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat
berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur,
demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam
Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa
tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar
Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Yohanes 15:4-5. Makud dari kata
“Aku” disini adala “Roh” yang ada di dalam dia, ada tertulis : Barangsiapa
menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Elohim dan Elohim di dalam
dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Elohim ada di dalam kita,
yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita. 1Yohanes 3:24
E.
𝐈𝐚, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 dari antara orang mati
Memahami kata 𝐈𝐚!
Dan yang dimaksudkan dari kata “𝐈𝐚”
disini, adalah kata ganti dari kata “𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚” yaitu 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬.
Jadi kata “𝐈𝐚“
disini sebagai kata ganti dari kata Elohim yang telah membangkitkan Bait
atau tubuh dengan melalui Roh-Nya atau yang disebut Anak. Ada tertulis :
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐭𝐮 𝐑𝐨𝐡 dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan
kebenaran." Yohanes 4:24. Dan karena 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐭𝐮 𝐑𝐨𝐡, maka yang dimaksudkan kata “𝐃𝐢𝐚” adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dari kata “𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚” 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬. Ada tertulis : 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
nenek moyang kita 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬, yang kamu gantungkan pada
kayu salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
F. 𝐀𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚 atau 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬
atau 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
yang telah membangkitkan Bait atau
tubuh yang telah mati itu.
Oleh karena
itu barangsiapa yang memiliki 𝐑𝐨𝐡 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
maka ia menjadi milik-Nya 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
sebab bukanlah lagi kamu hidup, melainkan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
(𝐑𝐨𝐡 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐀𝐧𝐚𝐤) yang hidup. Jadi yang
dimaksudkan dengan kata “𝐑𝐨𝐡 𝐃𝐢𝐚” yang juga disebutkan dengan kata ganti “𝐈𝐚” itu yang disebut dengan sebutan 𝐀𝐧𝐚𝐤.
Atau dengan kata lain di Roma 8:11, 𝐀𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚
yang telah membangkitkan Bait atau tubuh yang telah mati itu.
Dan 𝗪𝘂𝗷𝘂𝗱-𝗡𝘆𝗮
𝗔𝗻𝗮𝗸 𝗱𝗶𝘀𝗶𝗻𝗶
𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗥𝗼𝗵,
Dialah perantara antara kamu dengan Bapa. Ada tertulis : Pada waktu itulah kamu
akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan 𝗔𝗸𝘂
𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗮𝗺𝘂.
Yohanes 14:20
Ada tertulis :
a. Tetapi waktu Ia, yang
telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih
karunia-Nya, berkenan menyatakan 𝗔𝗻𝗮𝗸-𝗡𝘆𝗮
𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗮𝗸𝘂,
supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka
sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia; Galatia 1:15-16
b. Dan karena kamu
adalah anak, maka Elohim telah menyuruh 𝗥𝗼𝗵 𝗔𝗻𝗮𝗸-𝗡𝘆𝗮
𝗸𝗲 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗵𝗮𝘁𝗶
𝗸𝗶𝘁𝗮, yang berseru: "ya Abba, ya
Bapa!" Galatia 4:6
c. Demikian juga 𝗥𝗼𝗵
𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝘁𝘂 𝗸𝗶𝘁𝗮
dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa;
tetapi 𝗥𝗼𝗵 𝘀𝗲𝗻𝗱𝗶𝗿𝗶
𝗯𝗲𝗿𝗱𝗼𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸
𝗸𝗶𝘁𝗮 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮
𝗘𝗹𝗼𝗵𝗶𝗺 dengan keluhan-keluhan
yang tidak terucapkan. Roma 8:26
d. Karena bukan kamu
yang berkata-kata, melainkan 𝗥𝗼𝗵 𝗕𝗮𝗽𝗮𝗺𝘂;
𝗗𝗶𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗸𝗮𝗻
𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝘁𝗮-𝗸𝗮𝘁𝗮
𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗮𝗺𝘂.
Matius 10:20 (Markus 12:36; Lukas 11:13, Lukas 21:15; Kisah Para Rasul 2:4,
Kisah Para Rasul 4:8, Kisah Para Rasul 6:10, Kisah Para Rasul 7:55-56; Kisah
Para Rasul 28:25; 1Petrus 1:12; 2Petrus 1:21)
e. Jadi jika kamu yang
jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi 𝗕𝗮𝗽𝗮𝗺𝘂
𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝘀𝗼𝗿𝗴𝗮!
𝗜𝗮 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻
𝗥𝗼𝗵 𝗞𝘂𝗱𝘂𝘀 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮
𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 yang meminta
kepada-Nya." Lukas 11:13
Jadi dikatakan-Nya
disini "𝗔𝗸𝘂 𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺
𝗸𝗮𝗺𝘂" (Yohanes 14:20), itu 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖
𝘽𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢
𝙠𝙖𝙢𝙪, tetapi 𝗔𝗻𝗮𝗸
𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗸𝗮𝗺𝘂,
ada tertulis ; Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku
dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan 𝗔𝗻𝗮𝗸-𝗡𝘆𝗮
𝗱𝗶 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗮𝗸𝘂,
supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka
sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia; Galatia 1:15-16
Pembacaan dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Roma 8:11 dan
Kisah Para Rasul 5:30,
maka disinlah kita diajak untuk
mengetahui arti yang sebenarnya, maksud
dari penulisan kata 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", dengan
membandingkan kalimat dari Pengakuan 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 sendiri
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
atau “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”!
a. Penulisan
kata YESUS pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" adalah
IDENTITASnya Bait atau tubuh yang sehari-harinya dikenal dan dipanggil dengan
sebutan YESUS. IDENTITAS itu sebagai PEMBERITAHUAN kepada orang-orang Israel dan
orang-orang wilayah sekitarnya, supaya
mereka dapat mengenal peristiwa kebangkitan Bait atau tubuh yang telah
disebutkan dengan sebutan Yesus.
Jadi perspektif
sebutan YESUS pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah PEMBERITAHUAN
kepada orang-orang Israel dan orang-orang wilayah sekitarnya yang mereka telah
mengenal dan yang telah mendengarkan berbagai pengajaran tentang Keselamatan
dari pada-Nya, dan peristiwa kebangkitan yang telah terjadi dengan sebutan YESUS.
Ada tertulis :
Elohim nenek moyang kita 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬,
yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
(Kisah Para Rasul 2:24;Kisah Para Rasul 3:15; Kisah Para Rasul 3:26; Kisah Para
Rasul 5:30; Kisah
Para Rasul 13:23; Kisah
Para Rasul 13:30; Kisah
Para Rasul 13:33; Kisah
Para Rasul 13:34; Roma
4:24 ; Roma 10:9; 1Korintus 15:15 Galatia 1:1; Kolose2:12;
Ibrani 11:19 1Petrus 1:21).
b. Dan
berbeda dengan kalimat disini "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
sebab kalimat itu adalah Pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dia sendiri yang akan
mendirikannya Kembali atau yang akan membangkitkannya kembali Bait atau tubuh
yang telah mati.
Kata 𝐘𝐄𝐒𝐇𝐔𝐀 itu artinya 𝐘𝐇𝐕𝐇 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧. Pertanyaannya, siapakah 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧
dari antara orang mati, sehingga tubuh itu dibangkitkan?
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Kata 𝐘𝐄𝐒𝐇𝐔𝐀 itu artinya 𝐘𝐇𝐕𝐇 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧. Pertanyaannya :
Dan siapakah maksud dari kata “𝐀𝐤𝐮”
disini, bahwa "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
atau "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”atau
𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”?
c. Jadi
konteks pemberitauan pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂
𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈,
dari peristiwa kejadian yang telah terjadi. Sedangkan konteks pada kalimat
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
adalah 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚
𝐥𝐚𝐧𝐠𝐬𝐮𝐧𝐠,
bahwa Dialah sendiri yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah mati.
Jadi perspektif sebutan YESUS
pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", disini kita
akan memperoleh pemahaman :
a. PEMBERITAHUAN
kepada orang-orang Israel dan orang-orang wilayah sekitarnya yang mereka telah
mengenal dan yang telah mendengarkan berbagai pengajaran tentang Keselamatan
dari pada-Nya, dan dengan peristiwa kebangkitan pada Bait atau tubuh yang telah terjadi dengan sebutan
YESUS.
b. Jadi
konteks pemberitauan pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂
𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈,
dari peristiwa kejadian yang telah terjadi.
c. Oleh
karena itu 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂
𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈
disini adalah kalimat pasif, dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬". Sebab pemberitahuan itu hanyalah saksi
melihat dan mendengar pada persitiwa kebangkitan dari Bait atau tubuh yang
telah dibangkitkan.
d. Jadi
para saksi yang telah memberitahukan
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", dan mereka
(para saksi) bukanlah yang mengatakan "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢".
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢.
Memahami arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan
kata membangun𝐧𝐲𝐚, dimana
maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
atau juga yang telah dituliskan disini
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
Ada tertulis : Sebab juga Kristus
telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang
tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, yang telah dibunuh 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 1Petrus 3:18, bandingkan : Dan 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu
salib. Filipus 2:8
Kita
semua disini akan memahami akan kalimat-Nya di Yohanes 2:19-21, yang
membuktikan bahwa YESUS KRISTUS itu tidaklah mati, sebab Dialah yang
membangkitkan kembali Bait atau tubuh yang telah mati. Untuk itulah kita semua
disini akan memahami, masing-masing kata dan kalimat dibawah ini:
a. Memahami
arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan
kata membangun𝐧𝐲𝐚
Jawaban
: maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
b.
Memahami
arti suffix “-𝐍𝐲𝐚” dari kata tubuh -𝐍𝐲𝐚
Jawaban
: maksud arti suffix “-𝐍𝐲𝐚” adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
yaitu 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒.
c.
Memahami arti dan Wujud-Nya dari kata
“𝐀𝐤𝐮” pada kalimat “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”.
Jawaban : maksud
dari kata “𝐀𝐤𝐮” yaitu
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝-𝐍𝐲𝐚 𝐑𝐨𝐡,
𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝑩𝒂𝒊𝒕 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
d.
Dengan sudah memahami perbedaan suffix "𝐧𝐲𝐚"
dan suffix
“-𝐍𝐲𝐚”, maka kita
semua disini akan memahami
arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, dan
arti suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚.
Jawaban
: maksud dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini adalah
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang artinya
sama dengan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭, dimana kedua kata
itu didampingi dengan kedua kata yang juga artinya sama, yaitu kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau yang diwakili dengan suffix ”-𝐍𝐲𝐚”. Jadi
arti dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
yang mendampingi pada kedua kata yang juga artinya sama, yaitu 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡.
Jadi YESUS ONLY disini adalah
ajaran-Nya YESUS KRISTUS sendiri, bahwa Dia tidaklah pernah mengakui bahwa
Diri-Nya telah mati di Kayu salib!
Jadi TIDAK ADA pengakuan-Nya
YESUS KRISTUS, "Aku akan dibangkitkan oleh Elohim", melaikan YESUS
KRISTUS sendirilah yang telah membangkitkan tubuh itu!
Sebab Dia sendirilah yang mengakui,
bahwa Dialah sendiri yang akan membangkitkan Tubuh atau FISIK itu supaya
menjadi hidup Kembali! Sebab Dialah Hidup Sumber-Nya Hidup yang memberikan
Hidup, bagi yang telah mati, supaya menjadi Hidup, dan Hidup itu artinya Roh,
karena itu YESUS KRISTUS adalah Roh yang artinya Hidup! Ada tertulis : Jawab Yesus kepada mereka:
"Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Penjelasan :
1. "𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana kata suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 itu
ditujukan kepada 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢 𝐢𝐭𝐮.
Jadi maksud 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 disini,
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
atau 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮..
Ada tertulis: Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak
Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikan𝐧𝐲𝐚 kembali." Yohanes 2:19
2. 𝐀𝐫𝐭𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱
”-𝐍𝐲𝐚” 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
Ada tertulis: Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 ialah 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚 sendiri.
Yohanes 2:21
a.
Arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
dan kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Dan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 itu
artinya Wadah atau Tubuh atau FISIK,
sedangkan kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡,
yang berdiam di dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
atau
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
itu, sehingga disebut 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
b.
Arti suffix “-𝐍𝐲𝐚”
dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚, itu artinya “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”.
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚,
dimana dari kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
disini, itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
dan kata suffix “-𝐍𝐲𝐚”.
Jadi arti dari kata Bait itu
sama artinya dengan tubuh atau FISIK, sedangkan kata Elohim itu bukanlah FISIK
tetapi Roh (Yohanes 4:24; 2Korintus 3:17). Oleh karena itu 𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱
“-𝐍𝐲𝐚” 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚, 𝐢𝐭𝐮
𝐦𝐞𝐧𝐮𝐧𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧
“𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”. 𝐇𝐚𝐥
𝐢𝐧𝐢 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐢𝐭𝐚
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡,
𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲!
3. "𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk kembali ke dalam Tubuh, dan dibangkitkannya kembali dari yang telah mati.
Memahami arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan
kata membangun𝐧𝐲𝐚, dimana
maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
atau juga yang telah dituliskan disini
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
Ada tertulis : Sebab juga Kristus
telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang
tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, yang telah dibunuh 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 1Petrus 3:18, bandingkan : Dan 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu
salib. Filipus 2:8
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah mati itu.
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk kembali ke dalam Tubuh, dan dibangkitkannya kembali dari yang telah mati.
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Roma 8:11, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis : Dan jika 𝐑𝐨𝐡
𝐃𝐢𝐚
(𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang telah membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang telah membangkitkan Kristus Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) dari antara orang mati, akan menghidupkan
juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang diam di dalam kamu. Roma 8:11
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢.
Ini adalah kalimat MINOR :Ada
tertulis : Elohim nenek moyang kita 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬,
yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
Ini adalah kalimat MAYOR :
Sebab Dia sendirilah yang
mengakui, bahwa Dialah sendiri yang akan membangkitkan Tubuh atau FISIK itu
supaya menjadi hidup Kembali! Sebab Dialah Hidup Sumber-Nya Hidup yang memberikan
Hidup, bagi yang telah mati, supaya menjadi Hidup, dan Hidup itu artinya Roh,
karena itu YESUS KRISTUS adalah Roh yang artinya Hidup! Ada tertulis : Jawab Yesus kepada mereka:
"Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Pembacaan dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Kisah Para
Rasul 5:30, kita
diajak untuk mengetahui arti yang sebenarnya, maksud dari penulisan kata 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", dengan membandingkan
kalimat dari Pengakuan 𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬 sendiri
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
atau “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”!
1. Penulisan
kata YESUS pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" adalah IDENTITASnya
Bait atau tubuh yang sehari-harinya dikenal dan dipanggil dengan sebutan YESUS.
IDENTITAS itu sebagai PEMBERITAHUAN kepada orang-orang Israel dan orang-orang
wilayah sekitarnya, supaya mereka dapat
mengenal peristiwa kebangkitan Bait atau tubuh yang telah disebutkan dengan
sebutan Yesus.
Jadi perspektif
sebutan YESUS pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah
PEMBERITAHUAN kepada orang-orang Israel dan orang-orang wilayah sekitarnya yang
mereka telah mengenal dan yang telah mendengarkan berbagai pengajaran tentang
Keselamatan dari pada-Nya, dan peristiwa kebangkitan yang telah terjadi dengan
sebutan YESUS.
Ada tertulis :
Elohim nenek moyang kita 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬,
yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
(Kisah Para Rasul 2:24;Kisah Para Rasul 3:15; Kisah Para Rasul 3:26; Kisah Para
Rasul 5:30; Kisah
Para Rasul 13:23; Kisah
Para Rasul 13:30; Kisah
Para Rasul 13:33; Kisah
Para Rasul 13:34; Roma
4:24 ; Roma 10:9; 1Korintus 15:15 Galatia 1:1; Kolose2:12;
Ibrani 11:19 1Petrus 1:21).
2. Dan
berbeda dengan kalimat disini "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
sebab kalimat itu adalah Pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dia sendiri yang akan
mendirikannya Kembali atau yang akan membangkitkannya kembali Bait atau tubuh
yang telah mati.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
3. Jadi
konteks pemberitauan pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂
𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈,
dari peristiwa kejadian yang telah terjadi. Sedangkan konteks pada kalimat
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
adalah 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐜𝐚𝐫𝐚
𝐥𝐚𝐧𝐠𝐬𝐮𝐧𝐠,
bahwa Dialah sendiri yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang telah mati.
Jadi perspektif sebutan YESUS
pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", disini kita
akan memperoleh pemahaman :
1. PEMBERITAHUAN
kepada orang-orang Israel dan orang-orang wilayah sekitarnya yang mereka telah
mengenal dan yang telah mendengarkan berbagai pengajaran tentang Keselamatan
dari pada-Nya, dan dengan peristiwa kebangkitan pada Bait atau tubuh yang telah terjadi dengan sebutan
YESUS.
2. Jadi
konteks pemberitauan pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", adalah 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂
𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈,
dari peristiwa kejadian yang telah terjadi.
3. Oleh
karena itu 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒖𝒂𝒏
𝒑𝒂𝒓𝒂
𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒍𝒂𝒏𝒈𝒔𝒖𝒏𝒈
disini adalah kalimat pasif, dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬". Sebab pemberitahuan itu hanyalah saksi melihat
dan mendengar pada persitiwa kebangkitan dari Bait atau tubuh yang telah
dibangkitkan.
4. Jadi
para saksi yang telah memberitahukan
"𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬", dan mereka
(para saksi) bukanlah yang mengatakan "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢".
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢.
Memahami arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan
kata membangun𝐧𝐲𝐚, dimana
maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
atau juga yang telah dituliskan disini
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
Ada tertulis : Sebab juga Kristus
telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang
tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, yang telah dibunuh 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 1Petrus 3:18, bandingkan : Dan 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu
salib. Filipus 2:8
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Oleh karena itu sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Kisah Para
Rasul 5:30, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡 𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Ada tertulis : Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) nenek moyang kita telah
membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), yang kamu gantungkan pada
kayu salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
Teologi yang selama ini adalah
wadahnya pembunuh akal sehat dari PEMBODOH yang telah mencetak para BODOH.
C. "𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"!
Jadi disini 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢 𝐢𝐭𝐮..
Kita semua disini akan memahami akan kalimat-Nya di
Yohanes 2:19-21, yang membuktikan bahwa YESUS KRISTUS itu tidaklah mati, sebab
Dialah yang membangkitkan kembali Bait atau tubuh yang telah mati. Untuk itulah
kita semua disini akan memahami, masing-masing kata dan kalimat dibawah ini:
e. Memahami
arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 dan
kata membangun𝐧𝐲𝐚
Jawaban
: maksud arti suffix "𝐧𝐲𝐚"
adalah 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
f.
Memahami arti suffix “-𝐍𝐲𝐚” dari kata tubuh -𝐍𝐲𝐚
Jawaban
: maksud arti suffix “-𝐍𝐲𝐚” adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
yaitu 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒.
g.
Memahami arti dan Wujud-Nya dari kata
“𝐀𝐤𝐮” pada kalimat “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”.
Jawaban : maksud
dari kata “𝐀𝐤𝐮” yaitu
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝-𝐍𝐲𝐚 𝐑𝐨𝐡,
𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝑩𝒂𝒊𝒕 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖 𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
h.
Dengan sudah memahami perbedaan suffix "𝐧𝐲𝐚"
dan suffix
“-𝐍𝐲𝐚”, maka kita
semua disini akan memahami
arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, dan
arti suffix ”-𝐍𝐲𝐚” dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚.
Jawaban
: maksud dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini adalah
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang artinya
sama dengan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭, dimana kedua kata
itu didampingi dengan kedua kata yang juga artinya sama, yaitu kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau yang diwakili dengan suffix ”-𝐍𝐲𝐚”. Jadi
arti dari suffix ”-𝐍𝐲𝐚” disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
yang mendampingi pada kedua kata yang juga artinya sama, yaitu 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
Penjelasan :
1.
"𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana kata suffix "𝐧𝐲𝐚"
dari kata mendirikan𝐧𝐲𝐚 itu
ditujukan kepada 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢 𝐢𝐭𝐮.
Jadi maksud 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢 disini,
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
atau 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮..
Ada tertulis: Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak
Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikan𝐧𝐲𝐚 kembali." Yohanes 2:19
2.
𝐀𝐫𝐭𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥 𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱
”-𝐍𝐲𝐚” 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
Ada tertulis: Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan 𝐁𝐚𝐢𝐭 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 ialah 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚 sendiri.
Yohanes 2:21
c.
Arti dari kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
dan kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Dan kata 𝐁𝐚𝐢𝐭 itu artinya Wadah atau Tubuh atau FISIK, sedangkan kata 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡,
yang berdiam di dalam 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
atau
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
itu, sehingga disebut 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
d.
Arti suffix “-𝐍𝐲𝐚”
dari kata tubuh-𝐍𝐲𝐚, itu artinya “𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”.
Kata 𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚,
dimana dari kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
disini, itu terdiri dari dua kata, yaitu kata 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
dan kata suffix “-𝐍𝐲𝐚”.
Jadi arti dari kata Bait itu
sama artinya dengan tubuh atau FISIK, sedangkan kata Elohim itu bukanlah FISIK
tetapi Roh (Yohanes 4:24; 2Korintus 3:17). Oleh karena itu 𝐬𝐮𝐟𝐟𝐢𝐱
“-𝐍𝐲𝐚” 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚, 𝐢𝐭𝐮
𝐦𝐞𝐧𝐮𝐧𝐣𝐮𝐤𝐚𝐧
“𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦”. 𝐇𝐚𝐥
𝐢𝐧𝐢 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐤𝐢𝐭𝐚
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡,
𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲!
Memahami kalimat dari seluruh
rangkaiannya dimana telah dibagi menjadi
kategori MAYOR dan MINOR, adalah kemudahan dalam memahami maksud dari kalimat
MINOR di dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini, sehingga pembaca dapat
mengetahui siapakah pelaku yang telah membangkitkan tubuh atau bait yang telah
mati, dengan bersikap totalitas yang bermuarah dan berlandaskan pada kekuatan dari
kalimatnya MAYOR. Dasar
pengkategorian hingga dibagi adanya kalimat MAYOR dan kalimat MINOR, khususnya
yang dibahaskan disini tentang Yang
Membangkitkan dan Yang Dibangkitkan adalah ADANYA PERBEDAAN:
1. MAYOR
:
a. 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐏𝐄𝐋𝐀𝐊𝐔
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍
𝐔𝐓𝐀𝐌𝐀
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒.
b. 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐏𝐄𝐋𝐀𝐊𝐔
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐏𝐄𝐌𝐄𝐑𝐀𝐍
𝐔𝐓𝐀𝐌𝐀
𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢.
c. Hanyalah
satu Pelaku dan tidak ada yang lain, selain dari Dia sendiri yang telah
mengakui bahwa hanyalah Dia sendiri yang Membangkitkan dan Yang menjadikan Hidup kembali pada tubuh atau bait yang telah mati itu (Yohanes
2:19-21).
d. Dari
Pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dialah Sumber Kebangkitkan yang membangkitkan dan
yang menghidupkan (Yohanes 11:25-26).
e. Dan
pengakuan-Nya sendiri, bahwa Dia adalah Hidup yaitu Sumber-Nya Hidup, dan
karena itu Dia tidaklah mati, sebab Keberadaan-Nya di dalam Firdaus.
2. MINOR
:
a. 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐫𝐚
𝐒𝐀𝐊𝐒𝐈,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐤𝐬𝐢
𝐝𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚
𝐏𝐄𝐋𝐀𝐊𝐔
𝐢𝐭𝐮
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
b. Banyak
para saksi, yang telah menyaksikan peristiwa tentang Kebangkitkan,
c. Para
saksi, menyatakan bahwa Pelaku yang membangkitkan itu adalah Elohim, sedangkan
yang dibangkitkan itu adalah YESUS KRISTUS
Jadi disini telah terjadi
perbedaan MAYOR dan MINOR , dimana 𝐤𝐚𝐥𝐢𝐦𝐚𝐭
𝐌𝐀𝐘𝐎𝐑
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐏𝐞𝐥𝐚𝐤𝐮
𝐔𝐭𝐚𝐦𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐟𝐢𝐬𝐢𝐤
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐬𝐞𝐝𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐥𝐢𝐦𝐚𝐭
𝐌𝐈𝐍𝐎𝐑
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐡𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧.
Dan dengan membaca kalimat MAYOR yang adalah pernyataan-Nya
PELAKU UTAMA dan MINOR yang adalah pernyataan para saksi, maka disini telah terjadi perbedaan pernyataan
atau pertentangan, sehingga kita semua perlu mengambil sikap yang tegas untuk
bermuarah dan berpijak pada landasan kekuatan MAYOR sebagai PELAKU UTAMA sebagai pernyataan secara langsung, dan
memahami pernyataan dari para saksi yang secara tidaklah langsung. yang dengan
sebutan YESUS KRISTUS yang telah mereka sebutkan sebagai objek penderita yang
“telah dibangkitkan”.
Dan mengapa perlu pengambilan
sikap yang tegas untuk bermuarah dan berpijak pada landasan kekuatan MAYOR
sebagai PELAKU UTAMA, karena selama ini pembaca
cenderung mendominan pada kalimat MINOR, serta mengabaikan bahkan mengesampingkan dan meniadakan kalimat
MAYORnya. Hal ini berdampak pada ketidakvalidnya dan ketimpangan serta
kecacatan dari seluruh rangkaian kalimat yang seharusnya tidak terjadi,
sehingga pembaca tidak memperoleh iman Kebenaran-Nya akan YESUS KRISTUS Tuhan
Juruselamat Elohim kita. dan pada pokok pengertian yang sama yaitu pelaku dan
yang menjadi korban tentang kebangkitan, tentunya disini siapakah yang
membangkitkan dan yang dibangkitkan.
MAYOR adalah kalimat dari pelaku yaitu sumber yang
menerangkan bahwa Dialah Pelaku yang membangkitkan, yang menghidupkan, yang
mengadakan atau menciptakan sehingga menjadi ada.
MINOR adalah kalimat dari para
saksi yang memberitahukan dari peristiwa yang telah terjadi tentang Kebangkitan dan hidup, dan peristiwa yang telah terjadi dan yang telah ada.
Tujuan pengenalan kalimat MAYOR dan kalimat MINOR disini yaitu mengintegritaskan
kedua kalimat, sehingga tidaklah bertentangan, dan menjadi satu kesatuan
pengertian bahwa maksud dari kalimat MINOR
adalah MAYOR.
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau diselamatkan-Nya!
Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR melebihi MAYOR, maka
harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang menolong mereka, sebab
hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan membangkitkan mereka, sebab
Dialah yang telah membuktikan dan yang telah membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi makud
dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡,
yang akan membangkitkan Bait atau tubuh
yang telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI KALIMAT MINOR
Ada tertulis : Dan jika 𝐑𝐨𝐡
𝐃𝐢𝐚
(𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang telah membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang telah membangkitkan Kristus Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
dari antara orang mati, akan
menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
yang diam di dalam kamu. Roma 8:11
INI PENJELASAN KALIMAT MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Roma 8:11, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi apakah Bait atau tubuh itu
bangkit dengan sendirinya? Jawabannya TIDAK, sebab ada yang membankitkannya,
sehingga menjadi bangkit dan hidup!
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau
diselamatkan-Nya! Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR
melebihi MAYOR, maka harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang
menolong mereka, sebab hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan membangkitkan
mereka, sebab Dialah yang telah membuktikan dan yang telah membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
!
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan
Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚 dalam
tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI KALIMAT MINOR
Ada tertulis : Tetapi 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
(𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
(𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐥𝐞𝐩𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
(𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐬𝐞𝐧𝐠𝐬𝐚𝐫𝐚
𝐦𝐚𝐮𝐭,
karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. Kisah Para Rasul
2:24 (Kisah Para Rasul 3:15; Kisah Para Rasul 3:26; Kisah Para Rasul 5:30; Kisah Para Rasul
13:23; Kisah
Para Rasul 13:30; Kisah
Para Rasul 13:33; Kisah
Para Rasul 13:34; Roma
4:24 ; Roma 10:9; 1Korintus 15:15 Galatia 1:1; Kolose2:12;
Ibrani 11:19 1Petrus 1:21).
INI PENJELASAN KALIMAT MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan Dia
dari kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐥𝐞𝐩𝐚𝐬𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐬𝐞𝐧𝐠𝐬𝐚𝐫𝐚
𝐦𝐚𝐮𝐭"
di Kisah Para Rasul 2:24, itu bukanlah maksud dari kata Dia disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau
diselamatkan-Nya! Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR
melebihi MAYOR, maka harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang menolong
mereka, sebab hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan membangkitkan
mereka, sebab Dialah yang telah membuktikan dan yang telah membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
!
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI ADALAH KALIMAT MINOR
Ada tertulis : Demikianlah Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), Pemimpin kepada hidup,
telah kamu bunuh (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), tetapi Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
telah membangkitkan Dia (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) dari antara orang mati; dan
tentang hal itu kami adalah saksi. KIsah Para Rasul 3:15
INI ADALAH PENJELASAN KALIMAT
MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan Dia
dari kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐃𝐢𝐚 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Kisah Para Rasul 3:15, itu bukanlah maksud dari kata Dia disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau
diselamatkan-Nya! Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR
melebihi MAYOR, maka harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang
menolong mereka, sebab hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan
membangkitkan mereka, sebab Dialah yang telah membuktikan dan yang telah
membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
!
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI ADALAH KALIMAT MINOR
Ada tertulis : Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) nenek moyang kita telah
membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), yang kamu gantungkan pada
kayu salib dan kamu bunuh. Kisah Para Rasul 5:30
INI ADALAH PENJELASAN KALIMAT MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Kisah Para Rasul 5:30, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau
diselamatkan-Nya! Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR
melebihi MAYOR, maka harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang
menolong mereka, sebab hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan
membangkitkan mereka, sebab Dialah yang telah membuktikan dan yang telah
membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
!
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI ADALAH KALIMAT MINOR
Ada tertulis :
Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya,
Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺) telah membangkitkan
Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺). Kisah Para Rasul 13:23
INI ADALAH PENJELASAN KALIMAT MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
dari kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭"
di Kisah Para Rasul 13:23,
itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭),
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
(𝐉𝐮𝐫𝐮𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭)
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau
diselamatkan-Nya! Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR
melebihi MAYOR, maka harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang
menolong mereka, sebab hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan
membangkitkan mereka, sebab Dialah yang telah membuktikan dan yang telah
membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
!
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI ADALAH KALIMAT MINOR
Ada tertulis : Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), yang membangkitkan Tuhan (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺), akan membangkitkan kita juga oleh
kuasa-Nya. 1Korintus 6:14
INI ADALAH PENJELASAN KALIMAT MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
dari kalimat "𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧" di 1Korintus 6:14,
itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Ada tertulis : Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus
adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Elohim telah membangkitkan Dia
dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Roma 10:9
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
Dialah Tuhan, yang akan
membangkitkan Bait atau tubuh yang telah mati itu.
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau
diselamatkan-Nya! Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR
melebihi MAYOR, maka harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang
menolong mereka, sebab hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan
membangkitkan mereka, sebab Dialah yang telah membuktikan dan yang telah
membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
!
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI ADALAH KALIMAT MINOR
Ada tertulis : Lebih dari pada
itu kami ternyata berdusta terhadap Elohim (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
karena tentang Dia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
kami katakan, bahwa Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
telah membangkitkan Kristus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)--padahal
Ia (𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
tidak membangkitkan-Nya (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
kalau andaikata benar, bahwa orang mati tidak dibangkitkan. 1Korintus 15:15
INI ADALAH PENJELASAN KALIMAT
MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
pada kalimat "𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬" di
1Korintus 15:15, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Jadi dengan memahami MINOR dan
MAYOR ini, orang yang TIDAKLAH SELAMAT menjadi beriman untuk mereka mau
diselamatkan-Nya! Jadi kalau tidak ada gabungan MINOR dan MAYOR, atau MINOR
melebihi MAYOR, maka harapan mereka yang mereka kejar, itu TIDAK ADA yang
menolong mereka, sebab hanyalah YESUS Dialah satu-satu Elohim yang akan
membangkitkan mereka, sebab Dialah yang telah membuktikan dan yang telah
membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭 atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡
atau 𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
!
INI KALIMAT MAYOR
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangun𝐧𝐲𝐚
dalam tiga hari?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Yohanes 2:19-21
INI PENJELASAN DARI KALIMAT MAYOR
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
yang kita semuanya sudah paham dari maksud suffix “-𝐍𝐲𝐚”
disini adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
yang akan membangkitkan 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡. Jadi
makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu. Dan dengan melalui 𝐑𝐨𝐡
yang disebutkan 𝐀𝐧𝐚𝐤 atau 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
untuk membangkitkan kembali 𝐁𝐚𝐢𝐭
atau 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 yang
telah mati.
INI ADALAH KALIMAT MINOR
Ada tertulis : telah digenapi Elohim
(𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺)
kepada kita, keturunan mereka, dengan
membangkitkan Yesus (𝒕𝒖𝒃𝒖𝒉 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌
𝒌𝒆𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝒀𝑬𝑺𝑼𝑺),
seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah
memperanakkan Engkau pada hari ini. Kisah Para Rasul 13:33
INI ADALAH PENJELASAN KALIMAT
MINOR
Jadi makud dari kalimat-Nya “𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢”,
dimana kata arti "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦, yang akan membangkitkan Bait atau tubuh yang
telah mati itu.
Jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
pada kalimat "𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬" di Kisah Para Rasul
13:33, itu 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Maka maksudnya disini, dimana Elohim yang
adalah YESUS KRISTUS telah membangkit
Tubuh yang adalah milik kepunyaan-Nya YESUS.
Memahami penulisan membangkitkan
Yesus dari orang mati di Roma 8:11 dan hampir semuanya dituliskan dengan kata
YESUS mulai di Kisah Para Rasul hingga Kitab Wahyu (Kisah Para Rasul 2:24;
Kisah Para Rasul 3:15; Kisah Para Rasul 3:26; Kisah Para Rasul 5:30; Kisah Para Rasul
13:23; Kisah
Para Rasul 13:30; Kisah
Para Rasul 13:33; Kisah
Para Rasul 13:34; Roma
4:24 ; Roma 10:9; 1Korintus 15:15 Galatia 1:1; Kolose2:12;
Ibrani 11:19 1Petrus 1:21), dimana maksud membangkitkan
Yesus dari kata Yesus disini adalah Tubuh-Nya YESUS atau Tubuh-Nya Elohim. Jadi
maksud dari kata YESUS yang disebutkan disini, itu tertuju kepada Tubuh tempat
kediaman-Nya YESUS yang adalah milik-Nya YESUS. Oleh karena itu sebutan YESUS
pada Tubuh YESUS, itu bukanlah YESUS adalah Tubuh, tetapi Tubuh itu adalah
milik kepunyaan-Nya YESUS, yang disebut Bait YESUS atau Bait Elohim, sebab
YESUS disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan bukanlah Tubuh itu.
Jadi Perkataan-Nya YESUS KRISTUS
itulah jawabanya bagi kamu semua, Aku di dalam Firdaus (Lukas 23:43), apakah
Kristus itu telah mati (1Petrus 3:18)?
Jawabannya, Kristus itu tidaklah
mati, sebab yang mati itu sudah dikatakan di 1Petrus 3:18 yang dalam keadaan
sebagai manusia yaitu tubuh atau daging! Jadi tubuh atau daging itulah yang
telah mati, oleh karena itu tubuh atau daging bukanlah Kristus atau Mesias atau
Anak Elohim atau Elohim!
a. Apakah
𝘵𝘶𝘣𝘶𝘩
itu adalah 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬?
Jawabannya : 𝘵𝘶𝘣𝘶𝘩
𝘪𝘵𝘶
𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯𝘭𝘢𝘩
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬,
sebab 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬 adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
ada tertulis ; Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬
dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. 𝐈𝐚
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐩𝐮𝐣𝐢
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.
𝐀𝐦𝐢𝐧! Roma
9:5
Jadi 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬 adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐩𝐮𝐣𝐢
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.
𝐀𝐦𝐢𝐧!
b. Apakah
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬
itu adalah 𝘮𝘢𝘯𝘶𝘴𝘪𝘢?
Jawabannya : 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
atau 𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬 adalah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐩𝐮𝐣𝐢
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚,
dan bukanlah manusia, sebab ada tertulis : Sebab 𝐀𝐤𝐮 𝐢𝐧𝐢
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 dan 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯
𝘮𝘢𝘯𝘶𝘴𝘪𝘢, Yang Kudus di
tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. Hosea 11:9b
Berikut ini beberapa Kalimat dari
yang sudah tertulis :"𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
yang dituliskan di 𝘙𝘰𝘮𝘢 5:6; 𝘙𝘰𝘮𝘢
5:8; 𝘙𝘰𝘮𝘢
6:3; 𝘙𝘰𝘮𝘢
8:34; 𝘙𝘰𝘮𝘢
14:9; 𝘙𝘰𝘮𝘢
14:15; 1𝘒𝘰𝘳𝘪𝘯𝘵𝘶𝘴
8:11; 1𝘒𝘰𝘳𝘪𝘯𝘵𝘶𝘴
15:3; 2𝘒𝘰𝘳𝘪𝘯𝘵𝘶𝘴
5:15; 1𝘗𝘦𝘵𝘳𝘶𝘴
3:18, yang maknanya penulisannya diperoleh dari kalimat-Nya bahwa YESUS yang dengan
sebutan Anak Manusia "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak
orang" (Markus 10:45; Matius 20:28). Jadi kata mati bagi Kristus atau
Elohim atau MESIAS disini bukalah mati secara FISIK, tetapi Memberi Nyawa-Nya
atau Memberikan Roh-Nya bagi tebusan dosanya seluruh manusia di dunia ini, yang
bagi mereka punya kerinduan untuk diciptakan kembali menjadi manusia baru!
Kitab Suci-Nya disini TIDAKLAH
BOLEH BERTENTANGAN dengan Sumber-Nya yaitu dengan Perkataan-Nya YESUS KRISTUS,
dan karena semuanya itu tersirat maksud dari dari kata :"Kristus telah
mati untuk kita". Demikian juga kita akan memahami yang telah
dikatakan-Nya disini "𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18. Maka Jawabannya "𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
yang dituliskan di 𝘙𝘰𝘮𝘢 5:6; 𝘙𝘰𝘮𝘢
5:8; 𝘙𝘰𝘮𝘢
6:3; 𝘙𝘰𝘮𝘢
8:34; 𝘙𝘰𝘮𝘢
14:9; 𝘙𝘰𝘮𝘢
14:15; 1𝘒𝘰𝘳𝘪𝘯𝘵𝘶𝘴
8:11; 1𝘒𝘰𝘳𝘪𝘯𝘵𝘶𝘴
15:3; 2𝘒𝘰𝘳𝘪𝘯𝘵𝘶𝘴
5:15; 1𝘗𝘦𝘵𝘳𝘶𝘴
3:18, dimana makna penulisannya diperoleh dari kalimat-Nya YESUS dengan sebutan
Anak Manusia yaitu "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak
orang" Markus 10:45 (Matius 20:28).
a. 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐛𝐚𝐠𝐢
𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬𝐚𝐧
𝐝𝐨𝐬𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐝𝐚𝐧
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Jadi jawabannya, 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐢𝐭𝐮
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝒔𝒆𝒃𝒂𝒃
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒎𝒂𝒕𝒊
yang 𝒔𝒖𝒅𝒂𝒉
𝒅𝒊𝒌𝒂𝒕𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊
1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18 itu 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒌𝒆𝒂𝒅𝒂𝒂𝒏
𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂,
𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎
𝒉𝒂𝒍
𝒊𝒏𝒊
𝑻𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
dan itu semua yang telah dikatakan di 𝒅𝒊 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:6; 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:8; 𝑹𝒐𝒎𝒂
6:3; 𝑹𝒐𝒎𝒂
8:34; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:9; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:15; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
8:11; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
15:3; 2𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
5:15; bahwa yang mati itu adalah Tubuh atau Fisik, jadi bukannya Kristus atau
Anak atau Elohim atau Anak Manusia! 𝗝𝗮𝗱𝗶
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐢𝐭𝐮
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦!
Berikut ini beberapa Kalimat dari
yang sudah tertulis :"𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊
𝑹𝒐𝒎𝒂
5:6; 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:8; 𝑹𝒐𝒎𝒂
6:3; 𝑹𝒐𝒎𝒂
8:34; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:9; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:15; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
8:11; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
15:3; 2𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
5:15; 1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18, yang maknanya penulisannya diperoleh dari kalimat-Nya YESUS dengan
sebutan Anak Manusia yaitu "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi
banyak orang" Markus 10:45 (Matius 20:28). Jadi kata mati bagi Kristus
atau Elohim atau MESIAS disini bukalah mati secara FISIK, tetapi Memberi
Nyawa-Nya atau Memberikan Roh-Nya bagi tebusan dosanya seluruh manusia di dunia
ini, bagi yang punya kerinduan untuk diciptakan menjadi manusia baru!
"𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒌𝒂𝒏
di dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini, itu artinya 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
jadi bukannya daging atau tubuh yang mati di kayu salib, tetapi maksud dari 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐎𝐇
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡.
b. 𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡,
dan maksud kata “𝐦𝐚𝐭𝐢” disini adalah 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐝𝐚𝐧
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Perumpamaan dari 𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐛𝐢𝐣𝐢
𝐠𝐚𝐧𝐝𝐮𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐜𝐮𝐫𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐛𝐚𝐠𝐢
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬𝐚𝐧
𝐝𝐨𝐬𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚,
𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
𝒌𝒆𝒎𝒂𝒕𝒊𝒂𝒏
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑻𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒅𝒊
𝑲𝒂𝒚𝒖
𝑺𝒂𝒍𝒊𝒃
𝒊𝒕𝒖.
Jadi hasil biji gandum yang berkelimpahan yang terlihat disini, itulah mereka
yang telah menjadi anak-anak-Nya, karena mereka telah menerima Roh-Nya, dari
Ketunggalan-Nya. (Matius 20:28; Markus 10:45)
𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡
Ada tertulis : Aku berkata
kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati,
ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Yohanes 12:24
Kalimat “𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡”
adalah sebuah perumpaan dari maksud satu Biji Gandum yang adalah satu Anak
Manusia atau Anak Elohim Yang Tunggal yang memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya
dari Ketunggalan-Nya.
1) Dan
maksud kata “𝐦𝐚𝐭𝐢” disini adalah 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
Jadi kata mati disni itu bukanlah mati secara FISIK atau Tubuh yang telah mati
di kayu salib itu, tetapi mati yang dimaksudkan-Nyan adalah memberikan Roh-Nya
atau Nyawa-Nya bagi semua manusia yang telah kehilangan Nyawa-Nya sejak manusia
pertama jatuh ke dalam dosa (Matius 20:28; Markus 10:45). Dan jika manusia yang
telah berdosa menerima Nyawa-Nya atau Roh-Nya, maka dosanya manusia itu
ditebus-Nya, dan mereka akan memperoleh kehidupan kekal (Yohanes 3:5-7; Roma
8:1-2).
2) Dari
kalimat-Nya “𝐢𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡”,
dan maksud 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐛𝐮𝐚𝐡
disini adalah 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐫𝐚𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠-𝐫𝐚𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚
(Yohanes 15:5-6), 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Roma 8:14-16) dari Anak Manusia yang telah memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya
(Matius 20:28; Markus 10:45).
c. "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"
di Wahyu 1:18, adalah maksud dari kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
dan "𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢“
di Yohanes 10:17
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐀𝐰𝐚𝐥
𝐝𝐚𝐧
𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐀𝐤𝐡𝐢𝐫
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐝𝐚𝐧
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Apakah kata "Aku" yang
adalah Anak atau Kristus atau Elohim atau Anak Manusia itu telah mati?
"𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"
di Wahyu 1:18. Memahami kata "𝐀𝐤𝐮" disini.,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧,
𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
𝐝𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩.
Dan kata "𝐀𝐤𝐮" disini, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒂𝒏𝒂𝒌
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
Jadi maksud "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, ini dimakudkan bahwa 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Matius 20:28 ;Markus 10:45) bagi pencurahan penebusan dosanya manusia. Dan
bagi mereka yang telah menerima Roh-Nya, dan mereka kembali diterima-Nya dan
menjadi milik-Nya atau bersatu dengan-Nya (Yohanes 17:11; Yohanes 17:22)!
Ada tertulis : Bapa mengasihi
Aku, oleh karena 𝐀𝐤𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢..
Yohanes 10:17
"𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18
Persamaan maksud dari kalimat-Nya
"𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
di Yohanes 10:17 itu sama dengan kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18. Hal ini dimaksudkan 𝐃𝐢𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐃𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
(Matius 20:28; Markus 10:45). "𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"di
Wahyu 1:18. Persamaan maksud dari kalimat-Nya "𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
di Yohanes 10:17, itu sama dengan kaliamt-Nya "𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"di
Wahyu 1:18. Hal ini dimaksudkan, 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚!
𝐃𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐦𝐞𝐠𝐚𝐧𝐠
𝐤𝐮𝐧𝐜𝐢
𝐦𝐚𝐮𝐭
𝐝𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐫𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐮𝐭.
𝐃𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚,
𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐞𝐫𝐝𝐞𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐡𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐝𝐨𝐬𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐡𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐦𝐚𝐮𝐭
(Roma 8:1-2).
"Ketika aku melihat Dia,
tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia
meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku
adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. 𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩,
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐞𝐠𝐚𝐧𝐠
𝐬𝐞𝐠𝐚𝐥𝐚
𝐤𝐮𝐧𝐜𝐢
𝐦𝐚𝐮𝐭
𝐝𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐫𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐮𝐭".
Wahyu 1:17-18
Jadi Tubuh baik pra kebangkitan
dan kebangkitan, itu yang disebut anak, tetapi bukanlah Anak! Jadi yang
mengatakan-Nya : "𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, itulah perkataan-Nya Anak! Sebab Anak yang berdiam di dalam
Tubuh (anak), baik pra kebangkitan maupun kebangkitan!
Jadi memahami kata "𝐀𝐤𝐮"
disini diWahyu 1:17-18, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐢𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧,
𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
𝐝𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩.
Dan kata "𝐀𝐤𝐮" disini, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒂𝒏𝒂𝒌
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.Sosok
yang dilihatnya Yohanes di Wahyu 1:17-18 adalah anak (Tubuh) kebangkitan. Dan
yang mengatakan di Wahyu 1:17-18 adalah Anak atau Anak Manusia yang mengatakan.
Jadi Anak atau Anak Manusia itu yang telah mengatakannya "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩",
dan Anak atau Anak Manusia itu di dalam anak (Tubuh) Kebangkitan itu!
Jadi yang mengatakan "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Matius 20:28 ;Markus 10:45) bagi pencurahan penebusan dosanya manusia. Dan
bagi mereka yang telah menerima Roh-Nya, dan mereka kembali diterima-Nya dan
menjadi milik-Nya atau bersatu dengan-Nya (Yohanes 17:11; Yohanes 17:22)! Jadi
yang mengatakan "𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, itu bukanlah sosok itu yang adalah anak (Tubuh kebangkitan),
tetapi 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
yang berdiam di dalam anak (Tubuh) kebangkitan itu! Ada tertulis : Bapa
mengasihi Aku, oleh karena 𝐀𝐤𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢..
Yohanes 10:17
Jadi Sekolah Teologinya yang
BODOH, yang telah membodohi akal sehat, sehingga semuanya jadi BODOH. Sebab
dari akibatnya kamu semuanya tidaklah selamat, sebab Dia sendiri yang telah
mengatakan "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
(Yohanes 2:18-21). Sedangkan didikan dari sekolahan "Dia mati di kayu
salib, berarti mereka sedang mengajar PENYANGKALAN YESUS KRISTUS adalah Elohim.
KRISTUS itu Wujud-Nya ROH,
Dialah Sumber-Nya Roh, dan bukanlah wujudnya manusia atau fisik!
Maksud dan tujuannya disini
adalah memperbaiki kesalahan dan kekeliruan pemahaman akan arti kata MATI bagi
KRISTUS sebagai penebusan dosa manusia. Kesalahan dan kekeliruan itu,
disebabkan mereka tidaklah memahami arti dan Wujud-Nya KRISTUS yang adalah ROH,
sebab Dialah Elohim itu sendiri dan bukanlah manusia atau bukanlah fisik. Maka
arti kata MATI bagi ROH yang adalah KRISTUS Sumber-Nya Roh, dimana ROH yang adalah KRISTUS
memberikan Roh-Nya (Nyawa-Nya) bagi tebusan dosa manusia (Matius 20:28; Markus
10:45). Oleh karena itu para PEMBODOH mereka sendirilah yang selama ini telah
MEMBODOHI dirinya mereka sendiri, dan yang telah mengatakan bahwa YESUS KRISTUS
telah mati di kayu salib dan yang telah menebus dosanya mereka, dan itulah para
BODOH dan para PEMBODOH. Sebab dari KEBODOHANnya mereka, mereka dan para
pendengar yang telah diyakininya TIDAKLAH AKAN DISELAMATKAN-Nya.
Jadi HARUSLAH kita semua disini
memahami dari kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
(Yohanes 2:18-21), ini artinya bahwa
"Aku" disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan bukannya manusia! 𝐒𝐀𝐌𝐏𝐀𝐈
𝐃𝐈𝐒𝐈𝐍𝐈
𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒𝐋𝐀𝐇
𝐊𝐀𝐋𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀
𝐏𝐀𝐇𝐀𝐌,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
❞𝐀𝐤𝐮❞
yang
akan membangkitkan kembali dari Bait atau tubuh yang telah mati. Oleh 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐒𝐄𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍
𝐝𝐚𝐧
𝐒𝐄𝐇𝐀𝐑𝐌𝐎𝐍𝐈𝐒
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡
𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛
𝐒𝐮𝐜𝐢-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
:
𝟏. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
(𝐇𝐨𝐬𝐞𝐚
𝟏𝟏:𝟗𝐛;
𝐁𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟐𝟑:𝟏𝟗),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
Apakah "Aku" disini
BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya Bait
atau tubuh yang telah mati itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞ 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Aku"
disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "Aku" adalah Roh, Dialah Elohim
(Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang akan membangkitkan Kembali Bait
atau tubuh yang telah mati itu.
𝟐. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟐𝟒),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
Apakah "Aku" disini
BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya Bait
atau tubuh yang telah mati itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Aku"
disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "Aku" adalah Roh, Dialah Elohim
(Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang akan membangkitkan Kembali Bait
atau tubuh yang telah mati itu.
𝟑. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐈𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈
𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐋𝐀𝐈𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟑:𝟏𝟎𝐛),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
Apakah "Aku" disini
BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya Manusia atau DAPAT DIBENTUK, sebab disini telah
dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Aku"
disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "Aku" adalah Roh, Dialah Elohim
(Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang akan membangkitkan Kembali Bait
atau tubuh yang telah mati itu.
Jadi HARUSLAH kita semua disini
memahami dari kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢" (Yohanes 2:18-21), ini artinya bahwa
"Aku" disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan bukannya manusia! 𝐒𝐀𝐌𝐏𝐀𝐈
𝐃𝐈𝐒𝐈𝐍𝐈
𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒𝐋𝐀𝐇
𝐊𝐀𝐋𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀
𝐏𝐀𝐇𝐀𝐌,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
❞𝐀𝐤𝐮❞
yang
akan membangkitkan kembali dari Bait atau tubuh yang telah mati. Oleh 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐒𝐄𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍
𝐝𝐚𝐧
𝐒𝐄𝐇𝐀𝐑𝐌𝐎𝐍𝐈𝐒
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡
𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛
𝐒𝐮𝐜𝐢-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
:
𝟒. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐋𝐈𝐇𝐀𝐓
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏:𝟏𝟖),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
Apakah "Aku" disini
menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang DAPAT DILIHAT, sebab disini
telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Aku"
disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "Aku" adalah Roh, Dialah Elohim
(Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang akan membangkitkan Kembali Bait
atau tubuh yang telah mati itu.
𝟓. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐒𝐀𝐌𝐀𝐊𝐀𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟎:𝟐𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟗;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟖:𝟏𝟎;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟗:𝟏𝟒;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟏𝟓:𝟏𝟏;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟐𝟎:𝟒;
𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟔;
𝟏𝐒𝐚𝐦𝐮𝐞𝐥
𝟐:𝟐;
𝐀𝐲𝐮𝐛
𝟒𝟎:𝟗;
𝐌𝐚𝐳𝐣𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟔:𝟖-𝟏𝟎;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟔;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟖;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟏𝟏𝟑:𝟓;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟔;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟏𝟔;
𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡
𝐏𝐚𝐫𝐚
𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥
𝟏𝟕:𝟐𝟗;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝐈𝐛𝐫𝐚𝐧𝐢
𝟏:𝟑),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
Apakah "Aku" disini
menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang DAPAT DISAMAKAN dengan yang
lain, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Aku"
disini TIDAKLAH DAPAT DISAMAKAN dengan yang telah menjadi FISIK atau Tubuh
manusia dan yang telah mati di kayu salib itu. Oleh karena itu "Aku TIDAKLAH
DAPAT DISAMAKAN dengan yang telah mati di kayu salib itu", sebab Wujud-Nya
"Aku" adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes
4:24) yang telah ada di dalam Firdaus.
𝟔. 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐌𝐄𝐌𝐀𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆
𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢
(𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟎;
𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟔:𝟒𝟔;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝟏𝐓𝐢𝐦𝐨𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟔:𝟏𝟔;
𝟏𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟏𝟐),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
Apakah "Aku" disini menjadi
Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang DAPAT DIPANDANG, sebab disini telah
dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Aku"
disini TIDAKLAH DAPAT DIPANDANG dengan yang telah menjadi FISIK atau Tubuh
manusia dan yang telah mati di kayu salib itu. Oleh karena itu "Aku
TIDAKLAH DAPAT DIPANDANG dan TIDAKLAH DAPAT dibandingkan dengan yang telah mati
di kayu salib itu ", sebab Wujud-Nya "Aku" adalah Roh, Dialah
Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang telah ada di dalam
Firdaus.
Jadi sdra-sdriku ini adalah
NASEHAT bagi kamu semua yang telah diBODOHI oleh para PEMBODOH - BODOH itu,
bahwasannya yang mengatakan YESUS KRISTUS itu mati, maka yang mengatakan demikian
adalah PENYANGKALAN YESUS KRISTUS adalah ELOHIM! Sebab ELOHIM itu ROH, Dia
tidaklah mati, sebagai bukti-Nya bahwa Dialah ELOHIM, sebab Dia sendiri yang
telah mengatakan ❞𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21). Dan Berikut ini Hukum-Nya dan Ketetapan-Nya, yang
adalah Pengakuan-Nya sendiri, sehingga membuktikan dari pengakuan-Nya sendiri :
❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
𝟏. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
(𝐇𝐨𝐬𝐞𝐚
𝟏𝟏:𝟗𝐛;
𝐁𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟐𝟑:𝟏𝟗),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
𝟐. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟐𝟒),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
𝟑. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐈𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈
𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐋𝐀𝐈𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟑:𝟏𝟎𝐛),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
𝟒. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐋𝐈𝐇𝐀𝐓
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏:𝟏𝟖),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
𝟓. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐒𝐀𝐌𝐀𝐊𝐀𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟎:𝟐𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟗;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟖:𝟏𝟎;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟗:𝟏𝟒;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟏𝟓:𝟏𝟏;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟐𝟎:𝟒;
𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟔;
𝟏𝐒𝐚𝐦𝐮𝐞𝐥
𝟐:𝟐;
𝐀𝐲𝐮𝐛
𝟒𝟎:𝟗;
𝐌𝐚𝐳𝐣𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟔:𝟖-𝟏𝟎;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟔;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟖;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟏𝟏𝟑:𝟓;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟔;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟏𝟔;
𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡
𝐏𝐚𝐫𝐚
𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥
𝟏𝟕:𝟐𝟗;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝐈𝐛𝐫𝐚𝐧𝐢
𝟏:𝟑),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
𝟔. 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐌𝐄𝐌𝐀𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆
𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢
(𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟎;
𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟔:𝟒𝟔;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝟏𝐓𝐢𝐦𝐨𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟔:𝟏𝟔;
𝟏𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟏𝟐),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
❞ (Yohanes 2:18-21)❗
Ada tertulis : Jawab Yesus:
"𝐀𝐤𝐮𝐥𝐚𝐡 𝐤𝐞𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐧
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩;
barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap
orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.
Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku
percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Elohim, Dia yang akan datang ke dalam
dunia." Yohanes 11:25-27
Ada tertulis : Tidak tahukah
kamu, bahwa kamu adalah bait Elohim dan bahwa Roh Elohim diam di dalam kamu?
1Korintus 3:16
Teologi yang selama ini adalah
wadahnya pembunuh akal sehat dari PEMBODOH yang telah mencetak para BODOH.
B. ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)
Dari pengakuan-Nya YESUS, bahwa
Status Keberadaan-Nya Anak Manusia itu
sama seperti Yunus yang tidaklah mati selama tiga hari tiga malam. Ada tertulis: 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬
tinggal di dalam perut ikan tiga hari
tiga malam, 𝐝𝐞𝐦𝐢𝐤𝐢𝐚𝐧
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Matius 12:40
𝐏𝐞𝐦𝐛𝐮𝐤𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐀𝐓𝐈!
Apa yang dilakukan oleh Yunus selama tiga hari tiga malam, sebagai
pembuktian Anak Manusia sama seperti
Yunus, bahwa Yunus itu tidaklah mati? Dan jawabannya :
a. 𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬
𝐛𝐞𝐫𝐝𝐨𝐚
(𝒀𝒖𝒏𝒖𝒔
2:1-10) 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂 𝒕𝒊𝒈𝒂
𝒉𝒂𝒓𝒊
𝒕𝒊𝒈𝒂
𝒎𝒂𝒍𝒂𝒎.
Ada tertulis : Maka atas penentuan TUHAN datanglah seekor
ikan besar yang menelan Yunus; dan 𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐭 𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐢𝐠𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐭𝐢𝐠𝐚 𝐦𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚. 𝐁𝐞𝐫𝐝𝐨𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍, 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦𝐧𝐲𝐚, 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐭 𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮, katanya: "Dalam
kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah
dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku. Telah Kaulemparkan
aku ke tempat yang dalam, ke pusat lautan, lalu aku terangkum oleh arus air;
segala gelora dan gelombang-Mu melingkupi aku. Dan aku berkata: telah terusir
aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus?
Segala air telah mengepung aku, mengancam nyawaku; samudera raya merangkum aku;
lumut lautan membelit kepalaku di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar
bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah
Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Elohimku. Ketika
jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah
doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus. Mereka yang berpegang teguh pada
berhala kesia-siaan, merekalah yang meninggalkan Dia, yang mengasihi mereka
dengan setia. Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban
kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari
TUHAN!" Lalu berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itupun
memuntahkan Yunus ke darat. Yunus 1:7; 2:1-10
𝐏𝐞𝐦𝐛𝐮𝐤𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐀𝐓𝐈!
Apa yang dilakukan oleh Anak Manusia selama tiga hari tiga malam,
sebagai pembuktian Anak Manusia itu tidaklah mati, yang sama seperti Yunu? Dan
jawabannya :
a. 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐞𝐦𝐢𝐤𝐢𝐚𝐧
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚!
Dari pengakuan-Nya YESUS, bahwa
Status Keberadaan-Nya Anak Manusia itu
sama seperti Yunus yang tidaklah mati selama tiga hari tiga
malam. Ada tertulis: 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬 tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga
malam, 𝐝𝐞𝐦𝐢𝐤𝐢𝐚𝐧
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Matius 12:40
b. 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬!
Ada tertulis : Pada waktu
penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan
menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar
pemberitaan Yunus, dan 𝐬𝐞𝐬𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚
𝐝𝐢
𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬!
Matius 12:41 (Lukas 11:32 ).
c. 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐈𝐧𝐣𝐢𝐥
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐫𝐨𝐡-𝐫𝐨𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚
𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂
𝒕𝒊𝒈𝒂
𝒉𝒂𝒓𝒊
𝒕𝒊𝒈𝒂
𝒎𝒂𝒍𝒂𝒎,
𝒚𝒂𝒊𝒕𝒖
𝒓𝒐𝒉-𝒓𝒐𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒕𝒂𝒂𝒕
𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂-𝑵𝒚𝒂
𝒑𝒂𝒅𝒂
𝒛𝒂𝒎𝒂𝒏
𝑵𝒖𝒉
(1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18-20)
Ada tertulis : Sebab juga Kristus
telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang
tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, yang telah dibunuh dalam
keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐑𝐨𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐈𝐚
𝐩𝐞𝐫𝐠𝐢
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐈𝐧𝐣𝐢𝐥
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐫𝐨𝐡-𝐫𝐨𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚,
yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada
Elohim, ketika Elohim tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan
bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh
air bah itu. 1Petrus 3:18-20
Penjelasan :
𝐁𝐞𝐫𝐝𝐨𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍, 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦𝐧𝐲𝐚, 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐭 𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮!
Apa maksud : "Anak Manusia
akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam"? Demikian juga
tanda pada Yunus, apakah Yunus itu mati selama tiga hari tiga malam di dalam
perut ikan ? DISINILAH SUDAH SANGAT JELAS, bahwa Yunus itu TIDAKLAH MATI, sebab yang perbutan Yunus
adalah perbuatan doa di dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam, ada
tertulis: Maka atas penentuan TUHAN
datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan 𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬 𝐭𝐢𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐭 𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮 𝐭𝐢𝐠𝐚 𝐡𝐚𝐫𝐢 𝐭𝐢𝐠𝐚 𝐦𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚. 𝐁𝐞𝐫𝐝𝐨𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍, 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦𝐧𝐲𝐚, 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐭 𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮, Yunus 1:7; 2:1.
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐩𝐞𝐫𝐠𝐢
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐈𝐧𝐣𝐢𝐥 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐫𝐨𝐡-𝐫𝐨𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚!
Sama halnya juga dengan Anak
Manusia, dimana arti dari kata Anak Manusia disini itu adalah TUHAN, Dialah Wujud-Nya
adalah ROH, dan bukanlah wujud-Nya daging, tulang, darah manusia yang telah
mati di kayu salib dan yang telah dikuburkan itu. Sebab Anak Manusia yang
adalah Roh, yang memberitakan injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, yaitu
kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada-Nya. Ada
tertulis : dan 𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐑𝐨𝐡 𝐢𝐭𝐮 𝐣𝐮𝐠𝐚 𝐈𝐚
𝐩𝐞𝐫𝐠𝐢 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐣𝐢𝐥 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐫𝐨𝐡-𝐫𝐨𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚, 1Petrus 3:19
𝐏𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐬𝐚𝐦𝐚-𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐀𝐓𝐈!
Jadi perbandingan antara Anak
Manusia dan Yunus disini sama-sama memberitahukan kepada kita, bahwa Anak
Manusia dan Yunus itu tidaklah mati selama tiga hari tiga malam. Maka dari persamaan yang sama-sama TIDAKLAH
MATI itu memberitahukan kepada kita, bahwa Anak Manusia itu bukanlah Tubuh
manusia yang telah mati dan yang telah dikuburkan itu. 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮,
𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐢𝐭𝐮.
Ada tertulis : Sebab juga Kristus
telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang
tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐝𝐢𝐛𝐮𝐧𝐮𝐡 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐤𝐞𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢 𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚, tetapi yang telah dibangkitkan menurut
Roh, 1Petrus 3:18
𝐅𝐎𝐊𝐔𝐒
: 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐀𝐓𝐈 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐀𝐓𝐈 𝐝𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐤𝐮𝐛𝐮𝐫𝐤𝐚𝐧.
Jadi FOKUS yang akan dibahaskan
disini antara Anak Manusia yang TIDAKLAH MATI dengan Tubuh manusia YANG MATI
dan dikuburkan. Oleh karena Anak Manusia
disini itu TIDAKLAH MATI, maka Anak Manusia itu bukanlah FISIK Tubuh manusia
itu. Dan bukti dari Kitab Suci-Nya yang
adalah Pengakuan-Nya, dan yang telah dikatakan-Nya sendiri di Matius 12:8;
Markus 2:28; Lukas 6:5, bahwa arti dari kata Anak Manusia adalah TUHAN, dan
bukannya Tuan atau bukannya manusia. Jadi Anak Manusia adalah TUHAN, Dialah
satu-satu Elohim, dan Dialah Wujud-Nya ROH dan bukanlah Wujud-Nya FISIK atau
Tubuh manusia yang telah jmati di kayu salib itu.
a. Arti
dari kata 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
Ada tertulis : Karena 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 atas hari Sabat." Matius 12:8
(Markus 2:28 ; Lukas 6:5).
Jadi Teologi yang selama ini adalah
wadahnya pembunuh akal sehat dari PEMBODOH yang
telah mencetak para BODOH. Dan mereka yang telah meniadakan 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
arti dari kata 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
sebab mereka yang telah mengajarkan dan
yang telah mengatakan Anak Manusia itu bukanlah Tuhan, tetapi Tuan atau Tubuh
manusia yang telah mati di kayu salib. Jadi karena ada kata manusia, maka
merekalah yang mengatakan manusia itu adalah Anak Manusia yang telah mati,
sebagaimana mereka menunjukan dengan dalilnya di Efesus 2:15; Filipus 2:8. Ada
tertulis : sebab 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏
𝒎𝒂𝒕𝒊-𝑵𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂 Ia
telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk
menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan
itu mengadakan damai sejahtera, Efesus 2:15
b. Arti 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧, 𝒋𝒂𝒅𝒊 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒂𝒓𝒕𝒊𝒏𝒚𝒂 𝑻𝒖𝒂𝒏 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝑻𝒖𝒃𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂. Dan kata 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮 𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫-𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢, 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐚𝐝𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢.
Ada tertulis : "Mengapa orang ini
berkata begitu? Ia menghujat Elohim. 𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐢 𝐝𝐨𝐬𝐚 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢?" 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐬𝐮𝐩𝐚𝐲𝐚 𝐤𝐚𝐦𝐮 𝐭𝐚𝐡𝐮, 𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚 𝐝𝐢
𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐢𝐧𝐢 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐢 𝐝𝐨𝐬𝐚" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--: Markus 2:7;10
c. Jadi
defisininya 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐌𝐄𝐒𝐈𝐀𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis :
Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada
murid-murid-Nya: "𝐊𝐚𝐭𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠,
𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮?"
Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang
mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari
para nabi." Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa
katamu, siapakah Aku ini?" Maka jawab Simon Petrus: "𝐄𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬,
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩!"
Matius 16:13-16
d. Dari
definisinya 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
maka 𝐖𝐮𝐣𝐮𝐝-𝐍𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡.
Ada tertulis : 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐭𝐮 𝐑𝐨𝐡 dan barangsiapa menyembah Dia, harus
menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Yohanes 4:24, bandingkan :
Sebab 𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐑𝐨𝐡; dan di mana ada Roh Elohim, di situ ada kemerdekaan. 2Korintus
3:17
Tentu saja Tubuh itu mati, TETAPI
ROH itu TIDAKLAH MATI! Dan ROH itu adalah Elohim Dialah yang telah disebut
dengan sebutan Anak Manusia yang TIDAKLAH MATI. Demikianlah juga maksud :
"Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam" dimana
Anak Manusia yaitu ROH Dialah Tuhan Elohim kita, yang memberitakan Injil kepada
roh-roh yang di dalam penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada
waktu Nuh tidak taat kepada-Nya. Jadi bukanlah maksud Anak Manusia itu mati dan
dikuburkan di dalam rahim bumi, yang keadaannya tidak berdaya.
Ada tertulis bahwa maksud :
"Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam"
yaitu yang tertulis di 1Petrus 3:18-20, disini juga dijelaskan kegiatan dari
Anak Manusia yang adalah ROH, yang memberitakan Injil kepada roh-roh yang di
dalam penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak
taat kepada-Nya.
Ada tertulis : Sebab juga Kristus
telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang
tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, yang telah dibunuh dalam
keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, dan di
dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam
penjara, yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada
Elohim, ketika Elohim tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan
bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh
air bah itu. 1Petrus 3:18-20
Jadi YESUS disini tidaklah
berbohong, sebab Firman-Nya yang telah keluar (Matius 12:39-41) disini,
tidaklah akan kembali lagi, Sebab Firman-Nya adalah Kebenaran-Nya! Jadi disini
membuktikan sebagai perbandingan dengan Yunus, maka Anak Manusia itu tidaklah
mati, yang sama seperti Yunus, juga tidaklah mati!
Ada tertulis : Maka atas penentuan TUHAN
datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam
perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya. Yunus 1:17
Ada tertulis : Berdoalah Yunus
kepada TUHAN, Elohimnya, dari dalam perut ikan itu, katanya: "Dalam
kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah
dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku. Telah Kaulemparkan
aku ke tempat yang dalam, ke pusat lautan, lalu aku terangkum oleh arus air;
segala gelora dan gelombang-Mu melingkupi aku. Dan aku berkata: telah terusir
aku dari hadapan mata-Mu. Mungkinkah aku memandang lagi bait-Mu yang kudus? Segala
air telah mengepung aku, mengancam nyawaku; samudera raya merangkum aku; lumut
lautan membelit kepalaku di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi;
pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah Engkau
naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Elohimku. Ketika jiwaku letih
lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu,
ke dalam bait-Mu yang kudus. Mereka yang berpegang teguh pada berhala
kesia-siaan, merekalah yang meninggalkan Dia, yang mengasihi mereka dengan
setia. Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu;
apa yang kunazarkan akan kubayar. Keselamatan adalah dari TUHAN!" Lalu
berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itupun memuntahkan Yunus ke darat.
Yunus 2:1-10
Jadi perlu memahami Terminology
dan Struktur dari kata Anak Manusia, sehingga mudah bagi kamu untuk memahami
perkataan-Nya Anak Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari“
Anak Manusia dibunuh dan bangkit
sesudah tiga hari“ (Matius 16:21; Matius 17:22-23; Matius 20:18-19; Mar8:31;
Markus 9:31; Lukas 18:31-33; Lukas 24:44-46), Kalimat-Nya ini memberitahukan
Keberadaan-Nya dan Kuasa-Nya Anak Manusia. Dan maksud dari kata dibunuh disini,
kamu tidak dapat mendengarkan lagi Firman yang akan dikatakan oleh Anak
Manusia, yang adalah Keberadaan-Nya Anak Manusia selama tiga hari. Sebab Anak
Manusia disini adalah Roh, Dialah Tuhan, Dialah satu-satu Elohim yang berdiam
dan tinggal di dalam FISIK Tubuh itu. Dan dengan Kuasa-Nya Anak Manusia, Anak
Manusia yang mengenapi dan yang akan membangkitkan kembali FISIK atau Tubuh
sesudah tiga hari, sehingga kamu dapat mendengarkan lagi Firman-Nya.
Jadi maksud dari kata dibunuh dan
bangkit pada Anak Manusia disini :
a). Keberadaan-Nya Anak Manusia
dimana kamu tidaklah dapat mendengarkan lagi Firman-Nya yang akan dikatakan-Nya
oleh Anak Manusia. Sebab Firman yang kamu dengar bersumber dari Anak Manusia
yang Wujud-Nya Roh, dimana Anak Manusia disini yang berdiam di dalam FISIK atau
Tubuh itu.
b). Kuasa-Nya Anak Manusia,
dimana Kuasa-Nya yang menggenapi FISIK atau Tubuh itu sebagai korban
penggenapan untuk dibunuh-Nya dan dibangkitkan-Nya.
Ada tertulis : "Janganlah
kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para
nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Matius 5:17
Jadi perlu memahami Terminology
dan Struktur dari kata Anak Manusia, sehingga mudah bagi kamu untuk memahami
perkataan-Nya Anak Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari“. Dimana terminology
dari kata Anak Manusia adalah Tuhan, Dialah satu-satu Elohim, Dialah Wujud-Nya
ROH Sumber-Nya Roh. Dan Keberadaan-Nya Anak Manusia yang berdiam dan tinggal di
dalam FISIK atau Tubuh itu. Dan Keberadaan-Nya Anak Manusia, selian memenuhi
pada FISIK atau Tubuh itu, dan juga memenuhi langit dan bumi, dan langit diatas
langit tidak akan memuat-Nya. Dan berbagai Kuasa-Nya Anak Manusia telah
disebutkan di dalam seluruh ts disini.
Dan secara IMPLISIT maksud Anak
Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
a). Anak Manusia dibunuh dan
bangkit, secara implisit sama dengan kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
dan "𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢“
di Yohanes 10:17.
Ada tertulis : Lalu sambil
berteriak lagi dengan suara nyaring, YESUS pun menyerahkan Roh-Nya. Dan
lihatlah, tabir di Bait Suci terbelah menjadi dua dari atas sampai ke bawah,
dan bumi terguncang, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan
terbuka, dan banyak orang kudus yang sudah mati dibangkitkan. Dan sesudah
kebangkitan-Nya mereka keluar dari kuburan-kuburan dan masuk ke dalam kota
kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. Matius 27:50-53
Memahami kata "𝐀𝐤𝐮"
disini., 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧,
𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
𝐝𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩.
Dan kata "𝐀𝐤𝐮" disini, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒂𝒏𝒂𝒌
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
Ada tertulis : Bapa mengasihi Aku, oleh karena 𝐀𝐤𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢..
Yohanes 10:17
Jadi maksud "𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
di Yohanes 10:17, ini dimakudkan bahwa 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Matius 20:28 ;Markus 10:45) bagi pencurahan penebusan dosanya manusia. Dan
bagi mereka yang telah menerima Roh-Nya, dan mereka kembali diterima-Nya dan
menjadi milik-Nya atau bersatu dengan-Nya (Yohanes 17:11; Yohanes 17:22),
karena itu mereka dibangkitkan-Nya, sebab mereka adalah anak-anak Elohim, ada
tertulis : Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti
malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Elohim, karena mereka telah dibangkitkan.
Lukas 20:36
b). "Anak Manusia bangkit
sesudah tiga hari, ini artinya FISIK atau Tubuh itu dibangkitkan atau digenapi
oleh Anak Manusia, yang artinya Anak Manusia lah yang akan membangkitkan
kembali FISIK atau Tubuh itu sesudah tiga hari.
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
jadi disini 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭
𝐤𝐞𝐝𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Elohim ialah tubuh-Nya sendiri. Yohanes
2:19-21
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana kata suffix "-𝐧𝐲𝐚"
disini ditujukan kepada 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡sebagai
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
dari kata 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚.
Jadi 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢itu
maksud dari pada YESUS KRISTUS, YESUS KRISTUS lah yang membangkitkan tubuh atau
Bait Elohim untuk dibangkitkannya kembali.
Jadi perlu memahami Terminology
dan Struktur dari kata Anak Manusia, sehingga mudah bagi kamu untuk memahami perkataan-Nya
Anak Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari“. Dimana terminology dari
kata Anak Manusia adalah Tuhan, Dialah satu-satu Elohim, Dialah Wujud-Nya ROH
Sumber-Nya Roh. Dan Keberadaan-Nya Anak Manusia yang berdiam dan tinggal di
dalam FISIK atau Tubuh itu. Dan Keberadaan-Nya Anak Manusia, selian memenuhi
pada FISIK atau Tubuh itu, dan juga memenuhi langit dan bumi, dan langit diatas
langit tidak akan memuat-Nya. Dan berbagai Kuasa-Nya Anak Manusia telah
disebutkan di dalam seluruh ts disini.
Jadi arti dari kalimat-Nya Anak
Manusia dibunuh dan bangkit disini, itu artinya :
a). Kalimat-Nya "Anak
Manusia dibunuh" disini adalah makna tersurat, namun makna tersiratnya
disini termaktub dengan FISIK atau Tubuh, sebab Anak Manusia adalah Roh yang
berdiam di dalam FISIK atau Tubuh. Catatan : Anak Manusia bukanlah FISIK atau
Tubuh, tetapi Roh.
b). Anak Manusia bukanlah FISIK
atau Tubuh, tetapi Tuhan, Dialah satu-satu Elohim yaitu Roh. Dan Roh inilah
yang disebut Elohim, yaitu Firman dan Kuasa.
c). Segala Firman yang akan kamu
dengar, dengan melalui perantaraan FISIK atau Tubuh itu, TIDAKLAH AKAN LAGI kamu
dengar, karena perantaraan FISIK atau Tubuh itu telah dibunuh. Sebab semua
Firman yang telah kamu dengar, semuanya bersumber dari Roh yang adalah Anak Manusia
yaitu Tuhan Elohim itu sendiri.
d). Segala Kuasa-Nya yang akan
kamu lihat, dengan melalui perantaraan FISIK atau Tubuh itu, TIDAKLAH AKAN LAGI
kamu lihat. Sebab semua Kuasa yang telah kamu lihat, semuanya bersumber dari
Roh yang adalah Anak Manusia. Kuasa yang telah kamu lihat diantaranya : Kuasa
Menyembuhkan, Kuasa Membangkitkan, Kuasa Memberi Makan 5000 orang, Kuasa
Meredahkan badai dan semua Kuasa yang telah kamu lihat dan yang telah kamu
dengar.
Ada tertulis : Hai orang-orang
Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret,
seorang yang telah ditentukan Elohim dan yang dinyatakan kepadamu dengan
kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh
Elohim dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
Dia yang diserahkan Elohim menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan
dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Elohim membangkitkan
Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap
berada dalam kuasa maut itu. Kisah Para Rasul 2:22-24 (Kisah Para Rasul
4:27-28)
Ada tertulis : Tetapi Elohim membangkitkan Dia
dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada
dalam kuasa maut itu. Kisah Para Rasul 2:24 (Kisah Para Rasul 2:32, Kisah
Para Rasul 3:15, Kisah Para Rasul 3:26, Kisah Para Rasul 10:40-41, Kisah Para
Rasul 13:30, Kisah Para Rasul 13:34, Kisah
Para Rasul 17:31; Matius 27:63; Lukas 24:1-53; Yohanes 2:19-21, Yohanes 10:18; Roma 4:24, Roma 6:4, Roma 8:11, Roma 8:34,
Roma 14:9; 1Korintus 6:14, 1 Korintus 15:12; 2 Korintus 4:14; Galatia 1:1; Efesus
1:20; Kolose 2:12; 1Tesalonika 1:10; Ibrani 13:20; 1Petrus 1:21).
Memahami penulisan membangkitkan
Yesus dari orang mati di Kisah Para Rasul 2:22-24 dan hampir semuanya
dituliskan dengan kata YESUS mulai di Kisah Para Rasul hingga Kitab Wahyu,
dimana maksud membangkitkan Yesus dari kata Yesus disini adalah Tubuh-Nya YESUS
atau Tubuh-Nya Elohim. Jadi maksud dari kata YESUS yang disebutkan disini, itu
tertuju kepada Tubuh tempat kediaman-Nya YESUS yang adalah milik-Nya YESUS.
Oleh karena itu sebutan YESUS pada Tubuh YESUS, itu bukanlah YESUS adalah
Tubuh, tetapi Tubuh itu adalah milik kepunyaan-Nya YESUS, yang disebut Bait
YESUS atau Bait Elohim, sebab YESUS disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan
bukanlah Tubuh itu.
Jadi 𝗥𝗼𝗵-𝗡𝘆𝗮𝒍𝒂𝒉
𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊
𝒃𝒂𝒉𝒂𝒏
𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒏𝒕𝒖𝒌𝒂𝒏
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂
𝒃𝒂𝒓𝒖,
dimana YESUS KRISTUS lah yang memperbaiki kembali atau menebus dari
kerusakannya atau dari dosanya manusia, 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐜𝐚𝐫𝐚
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐫𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐦𝐞𝐧𝐜𝐮𝐫𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝒃𝒂𝒈𝒊
𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂
𝒌𝒆𝒓𝒊𝒏𝒅𝒖𝒂𝒏
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒑𝒆𝒓𝒃𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊𝒓𝒊𝒏𝒚𝒂
𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊
𝒔𝒂𝒎𝒂
𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊
𝒑𝒆𝒓𝒎𝒖𝒍𝒂𝒂𝒏
𝒑𝒆𝒏𝒄𝒊𝒑𝒕𝒂𝒂𝒏
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂
𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂
(Yohanes 3:5-7). 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗸𝗮𝗹𝗮𝘂
𝗯𝗮𝗴𝗶
𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮
𝘆𝗮𝗻𝗴
𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸𝗹𝗮𝗵
𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮
𝗸𝗲𝗿𝗶𝗻𝗱𝘂𝗮𝗻
𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸
𝗺𝗲𝗻𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮
𝗥𝗼𝗵-𝗡𝘆𝗮,𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮
𝘀𝗮𝗺𝗮
𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶
𝗕𝗔𝗡𝗚𝗨𝗡𝗔𝗡
𝗬𝗔𝗡𝗚
𝗥𝗨𝗦𝗔𝗞
𝗜𝗧𝗨!
Jadi sama seperti kerusakan kendaraan atau kerusakan elektronik atau kerusakan
bangunan atau kerusakan benda apa saja, untuk dibawah ke bengkel dan diperbaiki
kembali menjadi seperti semula. 𝗗𝗔𝗡 𝗝𝗜𝗞𝗔
𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞𝗟𝗔𝗛
𝗣𝗨𝗡𝗬𝗔
𝗞𝗘𝗥𝗜𝗡𝗗𝗨𝗔𝗡
𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞
𝗣𝗘𝗥𝗕𝗔𝗜𝗞𝗔𝗡
𝗞𝗘𝗠𝗕𝗔𝗟𝗜
𝗠𝗔𝗞𝗔
𝗬𝗔𝗡𝗚
𝗧𝗘𝗟𝗔𝗛
𝗥𝗨𝗦𝗔𝗞
𝗧𝗘𝗧𝗔𝗣𝗟𝗔𝗛
𝗥𝗨𝗦𝗔𝗞!
Terbukti Para PEMBODOH dan para
BODOH. 𝑨𝒑𝒂
𝒃𝒖𝒌𝒕𝒊
𝒑𝒆𝒏𝒈𝒂𝒌𝒖𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝒃𝒂𝒉𝒘𝒂
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝒊𝒕𝒖
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊?
Jadi ROH yang adalah Sumber-Nya
Roh, dan ROH yang memberikan Roh-Nya, itulah maksud dari kata MATI bagi ROH!
Jadi kata MATI bagi ROH itu bukanlah ROH itu tiada atau ROH itu hilang, tetapi
ROH yang memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya (Markus 20:28; Markus 10:45), sebab
ROH itu tidaklah tiada atau tidaklah hilang.
Jadi Sekolah Teologinya yang
BODOH, yang telah membodohi akal sehat, sehingga semuanya jadi BODOH. Sebab
dari akibatnya kamu semuanya tidaklah selamat, sebab Dia sendiri yang telah
mengatakan " 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬
". Sedangkan didikan dari sekolahan "Dia mati di kayu salib,
berarti mereka sedang mengajar PENYANGKALAN YESUS KRISTUS adalah Elohim.
Maksud dan Tujuannya disini
adalah memperbaiki KESALAHAN dan KEKELIRUAN pemahaman akan arti kata MATI bagi Anak
Manusia sebagai penebusan dosa manusia. KESALAHAN dan KEKELIRUAN itu,
disebabkan arti dan Wujud-Nya Anak Manusia itu ROH, Dialah Elohim itu sendiri
dan bukanlah manusia atau bukanlah FISIK. Maka arti kata MATI bagi ROH yang
adalah Sumber-Nya Roh, yaitu ROH yang memberikan Nyawa-Nya (Roh-Nya) bagi
tebusan dosa manusia (Matius 20:28; Markus 10:45). Oleh karena itu para
PEMBODOH itulah yang selama ini telah MEMBODOHInya mereka, dan yang telah
mengatakan Anak Manusia telah mati di kayu salib dan yang telah menebus dosanya
mereka, dan itulah para BODOH dan para PEMBODOH. Sebab dari KEBODOHANnya
mereka, mereka dan para pendengar yang telah diyakininya TIDAKLAH AKAN
DISELAMATKAN-Nya.
Jadi HARUSLAH kita semua disini
memahami dari kalimat-Nya " 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬
(Matius 12:40-41), ini artinya bahwa "Aku" disini adalah Elohim,
Dialah Roh, dan bukannya manusia! 𝐒𝐀𝐌𝐏𝐀𝐈
𝐃𝐈𝐒𝐈𝐍𝐈
𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒𝐋𝐀𝐇
𝐊𝐀𝐋𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀
𝐏𝐀𝐇𝐀𝐌,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐨𝐧𝐝𝐢𝐬𝐢
𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
𝐎𝐥𝐞𝐡 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐒𝐄𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍
𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐄𝐇𝐀𝐑𝐌𝐎𝐍𝐈𝐒
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦-𝐍𝐲𝐚 𝐝𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐭𝐞𝐭𝐫𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡
𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛 𝐒𝐮𝐜𝐢-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 :
𝟏. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
(𝐇𝐨𝐬𝐞𝐚
𝟏𝟏:𝟗𝐛;
𝐁𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟐𝟑:𝟏𝟗),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)❗
Apakah "𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang telah
mati di kayu salib itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)?
Tentu jawabannya kita semua, bahwa "𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
" disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh
manusia yang telah mati di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚"
adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24).
𝟐. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟐𝟒),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)❗
Apakah "𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang telah
mati di kayu salib itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)?
Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Anak Manusia" disini TIDAKLAH
BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati di kayu salib
itu, sebab Wujud-Nya "Aku" adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1;
Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24).
𝟑. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐈𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈
𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐋𝐀𝐈𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟑:𝟏𝟎𝐛),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)❗
Apakah "𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang telah
mati di kayu salib itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)?
Tentu jawabannya kita semua, bahwa
"Anak Manusia" disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau
Tubuh manusia yang telah mati di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "Anak
Manusia" adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes
4:24).
Jadi HARUSLAH kita semua disini
memahami dari kalimat-Nya " 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬
(Matius 12:40-41), ini artinya bahwa "Aku" disini adalah Elohim,
Dialah Roh, dan bukannya manusia! 𝐒𝐀𝐌𝐏𝐀𝐈
𝐃𝐈𝐒𝐈𝐍𝐈
𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒𝐋𝐀𝐇
𝐊𝐀𝐋𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀
𝐏𝐀𝐇𝐀𝐌,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐨𝐧𝐝𝐢𝐬𝐢
𝐝𝐚𝐧 𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
𝐎𝐥𝐞𝐡 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐢𝐭𝐮 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐒𝐄𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍
𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐄𝐇𝐀𝐑𝐌𝐎𝐍𝐈𝐒
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦-𝐍𝐲𝐚 𝐝𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐭𝐞𝐭𝐫𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡
𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛 𝐒𝐮𝐜𝐢-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢 :
𝟒. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐋𝐈𝐇𝐀𝐓
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏:𝟏𝟖),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)❗
Apakah "𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang telah
mati di kayu salib itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Anak
Manusia" disini TIDAKLAH BERUBAH menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang
DAPAT DILIHAT dan yang telah mati di kayu salib itu. Oleh karena itu "Aku
TIDAKLAH DAPAT DILIHAT dan TIDAKLAH DAPAT dibandingkan dengan yang telah mati
di kayu salib itu", sebab Wujud-Nya "Anak Manusia" adalah Roh,
Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24).
𝟓. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐒𝐀𝐌𝐀𝐊𝐀𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟎:𝟐𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟗;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟖:𝟏𝟎;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟗:𝟏𝟒;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟏𝟓:𝟏𝟏;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟐𝟎:𝟒;
𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟔;
𝟏𝐒𝐚𝐦𝐮𝐞𝐥
𝟐:𝟐;
𝐀𝐲𝐮𝐛
𝟒𝟎:𝟗;
𝐌𝐚𝐳𝐣𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟔:𝟖-𝟏𝟎;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟔;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟖;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟏𝟏𝟑:𝟓;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟔;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟏𝟔;
𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡
𝐏𝐚𝐫𝐚
𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥
𝟏𝟕:𝟐𝟗;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝐈𝐛𝐫𝐚𝐧𝐢
𝟏:𝟑),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)❗
Apakah "𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang telah
mati di kayu salib itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)? Tentu
jawabannya kita semua, bahwa "Anak Manusia" disini TIDAKLAH DAPAT
DISAMAKAN dengan yang telah menjadi FISIK atau Tubuh manusia dan yang telah
mati di kayu salib itu. Oleh karena itu "Anak Manusia” TIDAKLAH DAPAT
DISAMAKAN dengan yang telah mati di kayu salib itu", sebab Wujud-Nya
"Anak Manusia" adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19;
Yohanes 4:24).
𝟔. 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐌𝐄𝐌𝐀𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆
𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢
(𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟎;
𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟔:𝟒𝟔;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝟏𝐓𝐢𝐦𝐨𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟔:𝟏𝟔;
𝟏𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟏𝟐),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)❗
Apakah "𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang telah
mati di kayu salib itu, sebab disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”.
(Matius 12:40-41)?
Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Anak Manusia" disini TIDAKLAH
DAPAT DIPANDANG dengan yang telah menjadi FISIK atau Tubuh manusia dan yang
telah mati di kayu salib itu. Oleh karena itu "Anak Manusia” TIDAKLAH
DAPAT DIPANDANG dan TIDAKLAH DAPAT dibandingkan dengan yang telah mati di kayu
salib itu", sebab Wujud-Nya "Anak Manusia" adalah Roh, Dialah
Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24).
Jadi sdra-sdriku ini adalah
NASEHAT bagi kamu semua yang telah diBODOHI oleh para PEMBODOH - BODOH itu,
bahwasannya yang mengatakan YESUS KRISTUS itu mati, maka yang mengatakan
demikian adalah PENYANGKALAN YESUS KRISTUS adalah ELOHIM! Sebab ELOHIM itu ROH,
Dia tidaklah mati, sebagai bukti-Nya bahwa Dialah ELOHIM, sebab Dia sendiri
yang telah mengatakan ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”
(Matius 12:40-41). Dan Berikut ini Hukum-Nya dan
Ketetapan-Nya, yang adalah Pengakuan-Nya sendiri, sehingga membuktikan dari
pengakuan-Nya sendiri : ❞❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬”
(Matius 12:40-41).❗
𝟏. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
(𝐇𝐨𝐬𝐞𝐚
𝟏𝟏:𝟗𝐛;
𝐁𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟐𝟑:𝟏𝟗),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”
(Matius 12:40-41)❗
𝟐. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟐𝟒),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”
(Matius 12:40-41)❗
𝟑. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐈𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈
𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐋𝐀𝐈𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟑:𝟏𝟎𝐛),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”
(Matius 12:40-41)❗
𝟒. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐋𝐈𝐇𝐀𝐓
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏:𝟏𝟖),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”
(Matius 12:40-41)❗
𝟓. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐒𝐀𝐌𝐀𝐊𝐀𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟎:𝟐𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟗;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟖:𝟏𝟎;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟗:𝟏𝟒;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟏𝟓:𝟏𝟏;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟐𝟎:𝟒;
𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟔;
𝟏𝐒𝐚𝐦𝐮𝐞𝐥
𝟐:𝟐;
𝐀𝐲𝐮𝐛
𝟒𝟎:𝟗;
𝐌𝐚𝐳𝐣𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟔:𝟖-𝟏𝟎;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟔;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟖;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟏𝟏𝟑:𝟓;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟔;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟏𝟔;
𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡
𝐏𝐚𝐫𝐚
𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥
𝟏𝟕:𝟐𝟗;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝐈𝐛𝐫𝐚𝐧𝐢
𝟏:𝟑),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”
(Matius 12:40-41)❗
𝟔. 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐌𝐄𝐌𝐀𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆
𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢
(𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟎;
𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟔:𝟒𝟔;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝟏𝐓𝐢𝐦𝐨𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟔:𝟏𝟔;
𝟏𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟏𝟐),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐝𝐚𝐧
𝐥𝐞𝐛𝐢𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇 𝐌𝐀𝐓𝐈,
𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏 𝐝𝐚𝐧
𝐋𝐞𝐛𝐢𝐡 𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐇𝐈𝐃𝐔𝐏”
(Matius 12:40-41)❗
Teologi yang selama ini adalah
wadahnya pembunuh akal sehat dari PEMBODOH yang telah mencetak para BODOH
A.
"𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬"
Apakah 𝐀𝐤𝐮
disini BERUBAH BENTUK dan DAPAT DIBENTUK menjadi Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu? 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐃𝐢𝐚
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐫𝐢𝐝𝐚𝐮𝐬❞ Ada
tertulis : Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari
ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan 𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬."
Lukas 23:43 Matius 12:40-41
Sebab dari akibatnya, kamu
semuanya tidaklah diselamatkan-Nya, karena kamu semua dapat diselamatkan-Nya
hanyalah dengan melalui Roh-Nya, sebab Dialah Roh dan bukanlah FISIK yang telah
mati di kayu salib itu! Dan sebagai buktinya bahwa Dialah Elohim (Roh) dan
bukanlah FISIK, sebab Dia sendiri yang telah mengatakan "Aku di dalam
Firdaus". Sedangkan didikan dari sekolahan "Dia mati di kayu
salib", berarti mereka sedang mengajar PENYANGKALAN YESUS KRISTUS adalah
Elohim.
Terbukti Para PEMBODOH dan para
BODOH. 𝑨𝒑𝒂
𝒃𝒖𝒌𝒕𝒊
𝒑𝒆𝒏𝒈𝒂𝒌𝒖𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝒃𝒂𝒉𝒘𝒂
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝒊𝒕𝒖
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊?
Jadi ROH yang adalah Sumber-Nya
Roh, dan ROH yang memberikan Roh-Nya, itulah maksud dari kata MATI bagi ROH!
Jadi kata MATI bagi ROH itu bukanlah ROH itu tiada atau ROH itu hilang, tetapi
ROH yang memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya (Markus 20:28; Markus 10:45), sebab
ROH itu tidaklah tiada atau tidaklah hilang.
Jadi Sekolah Teologinya yang
BODOH, yang telah membodohi akal sehat, sehingga semuanya jadi BODOH. Sebab
dari akibatnya kamu semuanya tidaklah selamat, sebab Dia sendiri yang telah
mengatakan "Aku di dalam Firdaus". Sedangkan didikan dari sekolahan
"Dia mati di kayu salib, berarti mereka sedang mengajar PENYANGKALAN YESUS
KRISTUS adalah Elohim.
Maksud dan Tujuannya disini
adalah memperbaiki KESALAHAN dan KEKELIRUAN pemahaman akan arti kata MATI bagi
KRISTUS sebagai penebusan dosa manusia. KESALAHAN dan KEKELIRUAN itu,
disebabkan arti dan Wujud-Nya KRISTUS itu ROH, Dialah Elohim itu sendiri dan
bukanlah manusia atau bukanlah FISIK. Maka arti kata MATI bagi ROH yang adalah
Sumber-Nya Roh, yaitu ROH yang memberikan Nyawa-Nya (Roh-Nya) bagi tebusan dosa
manusia (Matius 20:28; Markus 10:45). Oleh karena itu para PEMBODOH itulah yang
selama ini telah MEMBODOHInya mereka, dan yang telah mengatakan YESUS KRISTUS
telah mati di kayu salib dan yang telah menebus dosanya mereka, dan itulah para
BODOH dan para PEMBODOH. Sebab dari KEBODOHANnya mereka, mereka dan para
pendengar yang telah diyakininya TIDAKLAH AKAN DISELAMATKAN-Nya.
Jadi HARUSLAH kita semua disini
memahami dari kalimat-Nya "Aku di dalam Firdaus (Lukas 23:43), ini artinya
bahwa "Aku" disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan bukannya manusia! 𝐒𝐀𝐌𝐏𝐀𝐈
𝐃𝐈𝐒𝐈𝐍𝐈
𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒𝐋𝐀𝐇
𝐊𝐀𝐋𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀
𝐏𝐀𝐇𝐀𝐌,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
❞𝐀𝐤𝐮❞
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬,
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐒𝐄𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍
𝐝𝐚𝐧
𝐒𝐄𝐇𝐀𝐑𝐌𝐎𝐍𝐈𝐒
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐭𝐞𝐭𝐫𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡
𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛
𝐒𝐮𝐜𝐢-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
:
𝟏. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
(𝐇𝐨𝐬𝐞𝐚
𝟏𝟏:𝟗𝐛;
𝐁𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟐𝟑:𝟏𝟗),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
Apakah "𝐀𝐤𝐮"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia, sebab
disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)?
Tentu jawabannya kita semua, bahwa "𝐀𝐤𝐮"
disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "𝐀𝐤𝐮" adalah
Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang ada di dalam
Firdaus.
𝟐. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟐𝟒),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
Apakah "𝐀𝐤𝐮"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia, sebab
disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)?
Tentu jawabannya kita semua, bahwa "𝐀𝐤𝐮"
disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "𝐀𝐤𝐮"
adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang ada
di dalam Firdaus.
𝟑. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐈𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈
𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐋𝐀𝐈𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟑:𝟏𝟎𝐛),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
Apakah "𝐀𝐤𝐮"
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia, sebab
disini telah dikatakan-Nya ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)?
Tentu jawabannya kita semua, bahwa "𝐀𝐤𝐮"
disini TIDAKLAH BERUBAH BENTUK menjadi FISIK atau Tubuh manusia yang telah mati
di kayu salib itu, sebab Wujud-Nya "𝐀𝐤𝐮"
adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes 4:24) yang ada
di dalam Firdaus.
Jadi HARUSLAH kita semua disini
memahami dari kalimat-Nya "Aku di dalam Firdaus (Lukas 23:43), ini artinya
bahwa "Aku" disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan bukannya manusia! 𝐒𝐀𝐌𝐏𝐀𝐈
𝐃𝐈𝐒𝐈𝐍𝐈
𝐇𝐀𝐑𝐔𝐒𝐋𝐀𝐇
𝐊𝐀𝐋𝐈𝐀𝐍
𝐒𝐄𝐌𝐔𝐀
𝐏𝐀𝐇𝐀𝐌,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐞𝐛𝐞𝐫𝐚𝐝𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
❞𝐀𝐤𝐮❞
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬,
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐒𝐄𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍
𝐝𝐚𝐧
𝐒𝐄𝐇𝐀𝐑𝐌𝐎𝐍𝐈𝐒
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐇𝐮𝐤𝐮𝐦-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐬𝐞𝐥𝐮𝐫𝐮𝐡
𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛
𝐒𝐮𝐜𝐢-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
:
𝟒. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐋𝐈𝐇𝐀𝐓
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏:𝟏𝟖),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
Apakah "Aku" disini
menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang DAPAT DILIHAT, sebab disini
telah dikatakan-Nya "Aku di dalam Firdaus" (Lukas 23:24)? Tentu
jawabannya kita semua, bahwa "Aku" disini TIDAKLAH BERUBAH menjadi
FISIK atau Tubuh manusia yang DAPAT DILIHAT dan yang telah mati di kayu salib
itu. Oleh karena itu "Aku TIDAKLAH DAPAT DILIHAT dan TIDAKLAH DAPAT
dibandingkan dengan yang telah mati di kayu salib itu", sebab Wujud-Nya
"Aku" adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes
4:24) yang telah ada di dalam Firdaus.
𝟓. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐒𝐀𝐌𝐀𝐊𝐀𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟎:𝟐𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟗;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟖:𝟏𝟎;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟗:𝟏𝟒;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟏𝟓:𝟏𝟏;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟐𝟎:𝟒;
𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟔;
𝟏𝐒𝐚𝐦𝐮𝐞𝐥
𝟐:𝟐;
𝐀𝐲𝐮𝐛
𝟒𝟎:𝟗;
𝐌𝐚𝐳𝐣𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟔:𝟖-𝟏𝟎;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟔;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟖;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟏𝟏𝟑:𝟓;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟔;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟏𝟔;
𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡
𝐏𝐚𝐫𝐚
𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥
𝟏𝟕:𝟐𝟗;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝐈𝐛𝐫𝐚𝐧𝐢
𝟏:𝟑),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
Apakah "Aku" disini
menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang DAPAT DISAMAKAN dengan yang
lain, sebab disini telah dikatakan-Nya "Aku di dalam Firdaus" (Lukas
23:24)? Tentu jawabannya kita semua, bahwa "Aku" disini TIDAKLAH
DAPAT DISAMAKAN dengan yang telah menjadi FISIK atau Tubuh manusia dan yang
telah mati di kayu salib itu. Oleh karena itu "Aku TIDAKLAH DAPAT
DISAMAKAN dengan yang telah mati di kayu salib itu", sebab Wujud-Nya
"Aku" adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas 4:18-19; Yohanes
4:24) yang telah ada di dalam Firdaus.
𝟔. 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐌𝐄𝐌𝐀𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆
𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢
(𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟎;
𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟔:𝟒𝟔;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝟏𝐓𝐢𝐦𝐨𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟔:𝟏𝟔;
𝟏𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟏𝟐),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
Apakah "Aku" disini
menjadi Wujudnya FISIK atau Tubuhnya manusia yang DAPAT DIPANDANG, sebab disini
telah dikatakan-Nya "Aku di dalam Firdaus" (Lukas 23:24)? Tentu
jawabannya kita semua, bahwa "Aku" disini TIDAKLAH DAPAT DIPANDANG
dengan yang telah menjadi FISIK atau Tubuh manusia dan yang telah mati di kayu
salib itu. Oleh karena itu "Aku TIDAKLAH DAPAT DIPANDANG dan TIDAKLAH
DAPAT dibandingkan dengan yang telah mati di kayu salib itu ", sebab
Wujud-Nya "Aku" adalah Roh, Dialah Elohim (Yesaya 61:1; Lukas
4:18-19; Yohanes 4:24) yang telah ada di dalam Firdaus.
Jadi sdra-sdriku ini adalah
NASEHAT bagi kamu semua yang telah diBODOHI oleh para PEMBODOH - BODOH itu,
bahwasannya yang mengatakan YESUS KRISTUS itu mati, maka yang mengatakan
demikian adalah PENYANGKALAN YESUS KRISTUS adalah ELOHIM! Sebab ELOHIM itu ROH,
Dia tidaklah mati, sebagai bukti-Nya bahwa Dialah ELOHIM, sebab Dia sendiri
yang telah mengatakan "Aku di dalam Firdaus" (Lukas 23:43). Dan
Berikut ini Hukum-Nya dan Ketetapan-Nya, yang adalah Pengakuan-Nya sendiri,
sehingga membuktikan dari pengakuan-Nya sendiri : ❞𝐀𝐤𝐮
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
𝟏. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐁𝐔𝐊𝐀𝐍
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
(𝐇𝐨𝐬𝐞𝐚
𝟏𝟏:𝟗𝐛;
𝐁𝐢𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟐𝟑:𝟏𝟗),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
𝟐. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟐𝟒),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
𝟑. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐈𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐌𝐄𝐍𝐉𝐀𝐃𝐈
𝐁𝐄𝐍𝐓𝐔𝐊
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐋𝐀𝐈𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟑:𝟏𝟎𝐛),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
𝟒. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊𝐋𝐀𝐇
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐋𝐈𝐇𝐀𝐓
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏:𝟏𝟖),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
𝟓. 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐢𝐭𝐮
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐃𝐈𝐒𝐀𝐌𝐀𝐊𝐀𝐍
(𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟎:𝟐𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟓;
𝐘𝐞𝐬𝐚𝐲𝐚
𝟒𝟔:𝟗;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟖:𝟏𝟎;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟗:𝟏𝟒;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟏𝟓:𝟏𝟏;
𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟐𝟎:𝟒;
𝐔𝐥𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟔;
𝟏𝐒𝐚𝐦𝐮𝐞𝐥
𝟐:𝟐;
𝐀𝐲𝐮𝐛
𝟒𝟎:𝟗;
𝐌𝐚𝐳𝐣𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟔:𝟖-𝟏𝟎;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟔;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟖𝟗:𝟖;
𝐌𝐚𝐳𝐦𝐮𝐫
𝟏𝟏𝟑:𝟓;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟔;
𝐘𝐞𝐫𝐞𝐦𝐢𝐚
𝟏𝟎:𝟏𝟔;
𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡
𝐏𝐚𝐫𝐚
𝐑𝐚𝐬𝐮𝐥
𝟏𝟕:𝟐𝟗;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝐈𝐛𝐫𝐚𝐧𝐢
𝟏:𝟑),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
𝟔. 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐎𝐑𝐀𝐍𝐆
𝐘𝐀𝐍𝐆
𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓
𝐌𝐄𝐌𝐀𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆
𝐖𝐚𝐣𝐚𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢
(𝐊𝐞𝐥𝐮𝐚𝐫𝐚𝐧
𝟑𝟑:𝟐𝟎;
𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟔:𝟒𝟔;
𝐊𝐨𝐥𝐨𝐬𝐞
𝟏:𝟏𝟓;
𝟏𝐓𝐢𝐦𝐨𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟔:𝟏𝟔;
𝟏𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟒:𝟏𝟐),
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
: ❞𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬❞
(𝐋𝐮𝐤𝐚𝐬
𝟐𝟑:𝟐𝟒)❗
Para PEMBODOH yang telah
MEMBODOHInya mereka, dan yang telah mengatakan YESUS KRISTUS Itu mati, dan yang
telah mati itulah menebus dosanya mereka, itulah para BODOH dan para PEMBODOH.
Sebab dari KEBODOHANnya mereka, mereka TIDAKLAH AKAN DISELAMATKAN-Nya.
Terbukti Para PEMBODOH dan para
BODOH. 𝑨𝒑𝒂
𝒃𝒖𝒌𝒕𝒊
𝒑𝒆𝒏𝒈𝒂𝒌𝒖𝒂𝒏-𝑵𝒚𝒂
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒,
𝒃𝒂𝒉𝒘𝒂
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝒊𝒕𝒖
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊?
1. "𝐀𝐤𝐮
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬".
Apakah 𝐀𝐤𝐮
disini BERUBAH BENTUK menjadi Wujudnya Manusia (Tubuh) yang telah mati di kayu
salib itu? Sebab disini telah dikatakan-Nya "𝐀𝐤𝐮
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬"
(Lukas 23:43)!
Ada tertulis : Kata Yesus
kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan
ada bersama-sama dengan 𝐀𝐤𝐮 𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐅𝐢𝐫𝐝𝐚𝐮𝐬."
Lukas 23:43
2. 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬.
𝐀𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬
𝐢𝐭𝐮
𝐦𝐚𝐭𝐢?
Jawabannya 𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊,
demikianlah seperti 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐈𝐚
𝐩𝐞𝐫𝐠𝐢
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐈𝐧𝐣𝐢𝐥
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐫𝐨𝐡-𝐫𝐨𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚(1Petrus
3:18-20). Ada tertulis : 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐘𝐮𝐧𝐮𝐬tinggal
di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan
tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Matius 12:40 (Lukas 11:30)
Jadi disini perbandingan yang
lurus tentang tidaknya mati bahwa Yunus tidaklah mati, demikianlah juga 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚selama
tiga hari tiga malam, 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐈𝐚
𝐩𝐞𝐫𝐠𝐢
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐈𝐧𝐣𝐢𝐥
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐫𝐨𝐡-𝐫𝐨𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐩𝐞𝐧𝐣𝐚𝐫𝐚(1Petrus
3:18-20)
3. "𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
jadi disini 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭
𝐤𝐞𝐝𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Elohim ialah tubuh-Nya sendiri. Yohanes
2:19-21
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana kata suffix "-𝐧𝐲𝐚"
disini ditujukan kepada 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡sebagai
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
dari kata 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚.
Jadi 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢itu
maksud dari pada YESUS KRISTUS, YESUS KRISTUS lah yang membangkitkan tubuh atau
Bait Elohim untuk dibangkitkannya kembali.
Ada tertulis : Jawab Yesus:
"𝐀𝐤𝐮𝐥𝐚𝐡
𝐤𝐞𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐧
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩;
barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap
orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.
Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku
percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Elohim, Dia yang akan datang ke dalam
dunia." Yohanes 11:25-27
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
Pengertian Bait Elohim atau Bait
YESUS di Yohanes 2:19-21 adalah Wadah atau Tubuh atau Bait dimana Roh atau
Elohim atau YESUS, yang berdiam di dalam Bait atau Tubuh itu!
Ada tertulis : Tidak tahukah
kamu, bahwa kamu adalah bait Elohim dan bahwa Roh Elohim diam di dalam kamu?
1Korintus 3:16
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana maksud dari kata "𝐀𝐤𝐮"
disini adalah 𝐑𝐨𝐡, Dialah 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦yang
telah membangkitkan 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡 sebagai 𝐁𝐚𝐢𝐭-𝐍𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
dari maksud YESUS KRISTUS disini, YESUS KRISTUS lah yang membangkitkan Tubuh
atau Bait Elohim, dengan melalui Roh-Nya yang adalah Anak atau Elohim untuk
masuk kembali di dalam Tubuh, dan dibangkitkannya kembali oleh YESUS KRISTUS
sebagai Sumber-Nya Roh yang adalah Bapa Sumber-Nya Roh.
Ada tertulis : Dan jika Roh Dia,
yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka
Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan
menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.
Roma 8:11
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
jadi sebutan 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 pada
kalimat "𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Roma 8:11, maka disini 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡,
tetapi 𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
Memahami penulisan membangkitkan
Yesus dari orang mati di Roma 8:11 dan hampir semuanya dituliskan dengan kata
YESUS mulai di Kisah Para Rasul hingga Kitab Wahyu, dimana maksud membangkitkan
Yesus dari kata Yesus disini adalah Tubuh-Nya YESUS atau Tubuh-Nya Elohim. Jadi
maksud dari kata YESUS yang disebutkan disini, itu tertuju kepada Tubuh tempat
kediaman-Nya YESUS yang adalah milik-Nya YESUS. Oleh karena itu sebutan YESUS
pada Tubuh YESUS, itu bukanlah YESUS adalah Tubuh, tetapi Tubuh itu adalah
milik kepunyaan-Nya YESUS, yang disebut Bait YESUS atau Bait Elohim, sebab
YESUS disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan bukanlah Tubuh itu.
Jadi Perkataan-Nya YESUS KRISTUS
itulah jawabanya bagi kamu semua, Aku di dalam Firdaus (Lukas 23:43), apakah
Kristus itu telah mati (1Petrus 3:18)?
Jawabannya, Kristus itu tidaklah
mati, 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒃
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒊𝒕𝒖
𝒔𝒖𝒅𝒂𝒉
𝒅𝒊𝒌𝒂𝒕𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊
1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎
𝒌𝒆𝒂𝒅𝒂𝒂𝒏
𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂
𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎
𝒉𝒂𝒍
𝒊𝒏𝒊
𝑻𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈!
𝗝𝗮𝗱𝗶
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐢𝐭𝐮
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦!
Berikut ini beberapa Kalimat dari
yang sudah tertulis :"𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊
𝑹𝒐𝒎𝒂
5:6; 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:8; 𝑹𝒐𝒎𝒂
6:3; 𝑹𝒐𝒎𝒂
8:34; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:9; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:15; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
8:11; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
15:3; 2𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
5:15; 1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18, yang maknanya penulisannya diperoleh dari kalimat-Nya YESUS dengan
sebutan Anak Manusia yaitu "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi
banyak orang" Markus 10:45 (Matius 20:28). Jadi kata mati bagi Kristus
atau Elohim atau MESIAS disini bukalah mati secara FISIK, tetapi Memberi
Nyawa-Nya atau Memberikan Roh-Nya bagi tebusan dosanya seluruh manusia di dunia
ini, bagi yang punya kerinduan untuk diciptakan menjadi manusia baru!
Kitab Suci-Nya disini TIDAKLAH
BOLEH BERTENTANGAN dengan Sumber-Nya yaitu dengan Perkataan-Nya YESUS KRISTUS,
dan karena semuanya itu tersirat maksud dari dari kata :"Kristus telah
mati untuk kita". Demikian juga kita akan memahami yang telah dikatakan-Nya
disini "𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18. Maja Jawabannya "𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊
𝑹𝒐𝒎𝒂
5:6; 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:8; 𝑹𝒐𝒎𝒂
6:3; 𝑹𝒐𝒎𝒂
8:34; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:9; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:15; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
8:11; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
15:3; 2𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
5:15; 1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18, yang maknanya penulisannya diperoleh dari kalimat-Nya YESUS dengan
sebutan Anak Manusia yaitu "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi
banyak orang" Markus 10:45 (Matius 20:28).
a. 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐛𝐚𝐠𝐢
𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬𝐚𝐧
𝐝𝐨𝐬𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚.
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐝𝐚𝐧
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Jadi jawabannya, 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐢𝐭𝐮
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝒔𝒆𝒃𝒂𝒃
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒎𝒂𝒕𝒊
yang 𝒔𝒖𝒅𝒂𝒉
𝒅𝒊𝒌𝒂𝒕𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊
1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18 itu 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒌𝒆𝒂𝒅𝒂𝒂𝒏
𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂,
𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎
𝒉𝒂𝒍
𝒊𝒏𝒊
𝑻𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
dan itu semua yang telah dikatakan di 𝒅𝒊 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:6; 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:8; 𝑹𝒐𝒎𝒂
6:3; 𝑹𝒐𝒎𝒂
8:34; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:9; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:15; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
8:11; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
15:3; 2𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
5:15; bahwa yang mati itu adalah Tubuh atau Fisik, jadi bukannya Kristus atau
Anak atau Elohim atau Anak Manusia! 𝗝𝗮𝗱𝗶
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐢𝐭𝐮
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐌𝐞𝐬𝐢𝐚𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦!
Berikut ini beberapa Kalimat dari
yang sudah tertulis :"𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊
𝑹𝒐𝒎𝒂
5:6; 𝑹𝒐𝒎𝒂
5:8; 𝑹𝒐𝒎𝒂
6:3; 𝑹𝒐𝒎𝒂
8:34; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:9; 𝑹𝒐𝒎𝒂
14:15; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
8:11; 1𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
15:3; 2𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔
5:15; 1𝑷𝒆𝒕𝒓𝒖𝒔
3:18, yang maknanya penulisannya diperoleh dari kalimat-Nya YESUS dengan
sebutan Anak Manusia yaitu "memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi
banyak orang" Markus 10:45 (Matius 20:28). Jadi kata mati bagi Kristus
atau Elohim atau MESIAS disini bukalah mati secara FISIK, tetapi Memberi
Nyawa-Nya atau Memberikan Roh-Nya bagi tebusan dosanya seluruh manusia di dunia
ini, bagi yang punya kerinduan untuk diciptakan menjadi manusia baru!
"𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉
𝒎𝒂𝒕𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒌𝒊𝒕𝒂"
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒕𝒖𝒍𝒊𝒔𝒌𝒂𝒏
di dalam seluruh Kitab Suci-Nya disini, itu artinya 𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
jadi bukannya daging atau tubuh yang mati di kayu salib, tetapi maksud dari 𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐎𝐇
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡.
b. 𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡,
dan maksud kata “𝐦𝐚𝐭𝐢” disini adalah 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐝𝐚𝐧
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Perumpamaan dari 𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐛𝐢𝐣𝐢
𝐠𝐚𝐧𝐝𝐮𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐫𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐜𝐮𝐫𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐛𝐚𝐠𝐢
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬𝐚𝐧
𝐝𝐨𝐬𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚,
𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
𝒌𝒆𝒎𝒂𝒕𝒊𝒂𝒏
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑻𝒖𝒃𝒖𝒉
𝒅𝒊
𝑲𝒂𝒚𝒖
𝑺𝒂𝒍𝒊𝒃
𝒊𝒕𝒖.
Jadi hasil biji gandum yang berkelimpahan yang terlihat disini, itulah mereka
yang telah menjadi anak-anak-Nya, karena mereka telah menerima Roh-Nya, dari
Ketunggalan-Nya. (Matius 20:28; Markus 10:45)
𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡
Ada tertulis : Aku berkata
kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati,
ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Yohanes 12:24
Kalimat “𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐢𝐚
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡”
adalah sebuah perumpaan dari maksud satu Biji Gandum yang adalah satu Anak
Manusia atau Anak Elohim Yang Tunggal yang memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya
dari Ketunggalan-Nya.
3) Dan
maksud kata “𝐦𝐚𝐭𝐢” disini adalah 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐊𝐞𝐭𝐮𝐧𝐠𝐠𝐚𝐥𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
Jadi kata mati disni itu bukanlah mati secara FISIK atau Tubuh yang telah mati
di kayu salib itu, tetapi mati yang dimaksudkan-Nyan adalah memberikan Roh-Nya
atau Nyawa-Nya bagi semua manusia yang telah kehilangan Nyawa-Nya sejak manusia
pertama jatuh ke dalam dosa (Matius 20:28; Markus 10:45). Dan jika manusia yang
telah berdosa menerima Nyawa-Nya atau Roh-Nya, maka dosanya manusia itu
ditebus-Nya, dan mereka akan memperoleh kehidupan kekal (Yohanes 3:5-7; Roma
8:1-2).
4) Dari
kalimat-Nya “𝐢𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐚𝐬𝐢𝐥𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐛𝐮𝐚𝐡”,
dan maksud 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐛𝐮𝐚𝐡
disini adalah 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐫𝐚𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠-𝐫𝐚𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚
(Yohanes 15:5-6), 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Roma 8:14-16) dari Anak Manusia yang telah memberikan Nyawa-Nya atau Roh-Nya
(Matius 20:28; Markus 10:45).
c. "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"
di Wahyu 1:18, adalah maksud dari kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
dan "𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢“
di Yohanes 10:17
𝐉𝐚𝐝𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢,
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐫𝐭𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊,
𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐞𝐫𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐌𝐚𝐭𝐢
𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐌𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐀𝐰𝐚𝐥
𝐝𝐚𝐧
𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐀𝐤𝐡𝐢𝐫
𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐎𝐇,
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
𝐑𝐨𝐡,
𝐝𝐚𝐧
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊.
Apakah kata "Aku" yang
adalah Anak atau Kristus atau Elohim atau Anak Manusia itu telah mati?
"𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"
di Wahyu 1:18. Memahami kata "𝐀𝐤𝐮"
disini., 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧,
𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
𝐝𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩.
Dan kata "𝐀𝐤𝐮" disini, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒂𝒏𝒂𝒌
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
Jadi maksud "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, ini dimakudkan bahwa 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Matius 20:28 ;Markus 10:45) bagi pencurahan penebusan dosanya manusia. Dan
bagi mereka yang telah menerima Roh-Nya, dan mereka kembali diterima-Nya dan
menjadi milik-Nya atau bersatu dengan-Nya (Yohanes 17:11; Yohanes 17:22)!
Ada tertulis : Bapa mengasihi
Aku, oleh karena 𝐀𝐤𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢..
Yohanes 10:17
"𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18
Persamaan maksud dari kalimat-Nya
"𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
di Yohanes 10:17 itu sama dengan kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18. Hal ini dimaksudkan 𝐃𝐢𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐃𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
(Matius 20:28; Markus 10:45). "𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"di
Wahyu 1:18. Persamaan maksud dari kalimat-Nya "𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
di Yohanes 10:17, itu sama dengan kalimat-Nya "𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩"di
Wahyu 1:18. Hal ini dimaksudkan, 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚!
𝐃𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐦𝐞𝐠𝐚𝐧𝐠
𝐤𝐮𝐧𝐜𝐢
𝐦𝐚𝐮𝐭
𝐝𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐫𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐮𝐭.
𝐃𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚,
𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐞𝐫𝐝𝐞𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐡𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐝𝐨𝐬𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐡𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐦𝐚𝐮𝐭
(Roma 8:1-2).
"Ketika aku melihat Dia,
tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia
meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku
adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. 𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩,
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐞𝐠𝐚𝐧𝐠
𝐬𝐞𝐠𝐚𝐥𝐚
𝐤𝐮𝐧𝐜𝐢
𝐦𝐚𝐮𝐭
𝐝𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐫𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧
𝐦𝐚𝐮𝐭".
Wahyu 1:17-18
Jadi Tubuh baik pra kebangkitan
dan kebangkitan, itu yang disebut anak, tetapi bukanlah Anak! Jadi yang
mengatakan-Nya : "𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, itulah perkataan-Nya Anak! Sebab Anak yang berdiam di dalam
Tubuh (anak), baik pra kebangkitan maupun kebangkitan!
Jadi memahami kata "𝐀𝐤𝐮"
disini diWahyu 1:17-18, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐢𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧,
𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
𝐝𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩.
Dan kata "𝐀𝐤𝐮" disini, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒂𝒏𝒂𝒌
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.Sosok
yang dilihatnya Yohanes di Wahyu 1:17-18 adalah anak (Tubuh) kebangkitan. Dan
yang mengatakan di Wahyu 1:17-18 adalah Anak atau Anak Manusia yang mengatakan.
Jadi Anak atau Anak Manusia itu yang telah mengatakannya "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢,
𝐧𝐚𝐦𝐮𝐧
𝐥𝐢𝐡𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡,
𝐀𝐤𝐮
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩",
dan Anak atau Anak Manusia itu di dalam anak (Tubuh) Kebangkitan itu!
Jadi yang mengatakan "𝐀𝐤𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Matius 20:28 ;Markus 10:45) bagi pencurahan penebusan dosanya manusia. Dan
bagi mereka yang telah menerima Roh-Nya, dan mereka kembali diterima-Nya dan
menjadi milik-Nya atau bersatu dengan-Nya (Yohanes 17:11; Yohanes 17:22)! Jadi
yang mengatakan "𝐀𝐤𝐮 𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐚𝐭𝐢"
di Wahyu 1:18, itu bukanlah sosok itu yang adalah anak (Tubuh kebangkitan),
tetapi 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
yang berdiam di dalam anak (Tubuh) kebangkitan itu! Ada tertulis : Bapa
mengasihi Aku, oleh karena 𝐀𝐤𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢..
Yohanes 10:17
d. Jadi perlu memahami
Terminology dan Struktur dari kata Anak Manusia, sehingga mudah bagi kamu untuk
memahami perkataan-Nya Anak Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari“
Anak Manusia dibunuh dan bangkit
sesudah tiga hari“ (Matius 16:21; Matius 17:22-23; Matius 20:18-19; Mar8:31;
Markus 9:31; Lukas 18:31-33; Lukas 24:44-46), Kalimat-Nya ini memberitahukan
Keberadaan-Nya dan Kuasa-Nya Anak Manusia. Dan maksud dari kata dibunuh disini,
kamu tidak dapat mendengarkan lagi Firman yang akan dikatakan oleh Anak
Manusia, yang adalah Keberadaan-Nya Anak Manusia selama tiga hari. Sebab Anak
Manusia disini adalah Roh, Dialah Tuhan, Dialah satu-satu Elohim yang berdiam
dan tinggal di dalam FISIK Tubuh itu. Dan dengan Kuasa-Nya Anak Manusia, Anak
Manusia yang mengenapi dan yang akan membangkitkan kembali FISIK atau Tubuh
sesudah tiga hari, sehingga kamu dapat mendengarkan lagi Firman-Nya.
Jadi maksud dari kata dibunuh dan
bangkit pada Anak Manusia disini :
a). Keberadaan-Nya Anak Manusia
dimana kamu tidaklah dapat mendengarkan lagi Firman-Nya yang akan dikatakan-Nya
oleh Anak Manusia. Sebab Firman yang kamu dengar bersumber dari Anak Manusia
yang Wujud-Nya Roh, dimana Anak Manusia disini yang berdiam di dalam FISIK atau
Tubuh itu.
b). Kuasa-Nya Anak Manusia,
dimana Kuasa-Nya yang menggenapi FISIK atau Tubuh itu sebagai korban
penggenapan untuk dibunuh-Nya dan dibangkitkan-Nya.
Ada tertulis : "Janganlah
kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para
nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Matius 5:17
Jadi perlu memahami Terminology
dan Struktur dari kata Anak Manusia, sehingga mudah bagi kamu untuk memahami
perkataan-Nya Anak Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari“. Dimana
terminology dari kata Anak Manusia adalah Tuhan, Dialah satu-satu Elohim,
Dialah Wujud-Nya ROH Sumber-Nya Roh. Dan Keberadaan-Nya Anak Manusia yang
berdiam dan tinggal di dalam FISIK atau Tubuh itu. Dan Keberadaan-Nya Anak
Manusia, selian memenuhi pada FISIK atau Tubuh itu, dan juga memenuhi langit
dan bumi, dan langit diatas langit tidak akan memuat-Nya. Dan berbagai
Kuasa-Nya Anak Manusia telah disebutkan di dalam seluruh ts disini.
Dan secara IMPLISIT maksud Anak
Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
a). Anak Manusia dibunuh dan
bangkit, secara implisit sama dengan kalimat-Nya "𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
dan "𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢“
di Yohanes 10:17.
Ada tertulis : Lalu sambil
berteriak lagi dengan suara nyaring, YESUS pun menyerahkan Roh-Nya. Dan
lihatlah, tabir di Bait Suci terbelah menjadi dua dari atas sampai ke bawah,
dan bumi terguncang, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan
terbuka, dan banyak orang kudus yang sudah mati dibangkitkan. Dan sesudah kebangkitan-Nya
mereka keluar dari kuburan-kuburan dan masuk ke dalam kota kudus dan
menampakkan diri kepada banyak orang. Matius 27:50-53
Memahami kata "𝐀𝐤𝐮"
disini., 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧,
𝐬𝐚𝐭𝐮-𝐬𝐚𝐭𝐮𝐧𝐲𝐚
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐛𝐞𝐧𝐚𝐫
𝐝𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩.
Dan kata "𝐀𝐤𝐮" disini, 𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉
𝒂𝒏𝒂𝒌
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑭𝑰𝑺𝑰𝑲.
Ada tertulis : Bapa mengasihi Aku, oleh karena 𝐀𝐤𝐮 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢..
Yohanes 10:17
Jadi maksud "𝐀𝐤𝐮
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐧𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐊𝐮"
di Yohanes 10:17, ini dimakudkan bahwa 𝐃𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐌𝐚𝐧𝐮𝐬𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐍𝐲𝐚𝐰𝐚-𝐍𝐲𝐚
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
(Matius 20:28 ;Markus 10:45) bagi pencurahan penebusan dosanya manusia. Dan
bagi mereka yang telah menerima Roh-Nya, dan mereka kembali diterima-Nya dan
menjadi milik-Nya atau bersatu dengan-Nya (Yohanes 17:11; Yohanes 17:22),
karena itu mereka dibangkitkan-Nya, sebab mereka adalah anak-anak Elohim, ada
tertulis : Sebab mereka tidak dapat mati lagi; mereka sama seperti
malaikat-malaikat dan mereka adalah anak-anak Elohim, karena mereka telah dibangkitkan.
Lukas 20:36
b). "Anak Manusia bangkit
sesudah tiga hari, ini artinya FISIK atau Tubuh itu dibangkitkan atau digenapi
oleh Anak Manusia, yang artinya Anak Manusia lah yang akan membangkitkan
kembali FISIK atau Tubuh itu sesudah tiga hari.
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
jadi disini 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒 𝐊𝐑𝐈𝐒𝐓𝐔𝐒
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
𝐓𝐮𝐛𝐮𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐅𝐈𝐒𝐈𝐊
𝐭𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭
𝐤𝐞𝐝𝐢𝐚𝐦𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚.
Ada tertulis : Jawab Yesus kepada
mereka: "Rombak Bait Elohim ini, dan dalam tiga hari 𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢."
Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang
mendirikan Bait Elohim ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Elohim ialah tubuh-Nya sendiri. Yohanes
2:19-21
"𝐀𝐤𝐮
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢",
dimana kata suffix "-𝐧𝐲𝐚"
disini ditujukan kepada 𝐭𝐮𝐛𝐮𝐡sebagai
𝐁𝐚𝐢𝐭
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
dari kata 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚.
Jadi 𝐦𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢itu
maksud dari pada YESUS KRISTUS, YESUS KRISTUS lah yang membangkitkan tubuh atau
Bait Elohim untuk dibangkitkannya kembali.
Jadi perlu memahami Terminology
dan Struktur dari kata Anak Manusia, sehingga mudah bagi kamu untuk memahami
perkataan-Nya Anak Manusia dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari“. Dimana
terminology dari kata Anak Manusia adalah Tuhan, Dialah satu-satu Elohim,
Dialah Wujud-Nya ROH Sumber-Nya Roh. Dan Keberadaan-Nya Anak Manusia yang
berdiam dan tinggal di dalam FISIK atau Tubuh itu. Dan Keberadaan-Nya Anak
Manusia, selian memenuhi pada FISIK atau Tubuh itu, dan juga memenuhi langit
dan bumi, dan langit diatas langit tidak akan memuat-Nya. Dan berbagai
Kuasa-Nya Anak Manusia telah disebutkan di dalam seluruh ts disini.
Jadi arti dari kalimat-Nya Anak
Manusia dibunuh dan bangkit disini, itu artinya :
a). Kalimat-Nya "Anak
Manusia dibunuh" disini adalah makna tersurat, namun makna tersiratnya
disini termaktub dengan FISIK atau Tubuh, sebab Anak Manusia adalah Roh yang
berdiam di dalam FISIK atau Tubuh. Catatan : Anak Manusia bukanlah FISIK atau
Tubuh, tetapi Roh.
b). Anak Manusia bukanlah FISIK
atau Tubuh, tetapi Tuhan, Dialah satu-satu Elohim yaitu Roh. Dan Roh inilah
yang disebut Elohim, yaitu Firman dan Kuasa.
c). Segala Firman yang akan kamu
dengar, dengan melalui perantaraan FISIK atau Tubuh itu, TIDAKLAH AKAN LAGI kamu
dengar, karena perantaraan FISIK atau Tubuh itu telah dibunuh. Sebab semua
Firman yang telah kamu dengar, semuanya bersumber dari Roh yang adalah Anak
Manusia yaitu Tuhan Elohim itu sendiri.
d). Segala Kuasa-Nya yang akan
kamu lihat, dengan melalui perantaraan FISIK atau Tubuh itu, TIDAKLAH AKAN LAGI
kamu lihat. Sebab semua Kuasa yang telah kamu lihat, semuanya bersumber dari
Roh yang adalah Anak Manusia. Kuasa yang telah kamu lihat diantaranya : Kuasa
Menyembuhkan, Kuasa Membangkitkan, Kuasa Memberi Makan 5000 orang, Kuasa
Meredahkan badai dan semua Kuasa yang telah kamu lihat dan yang telah kamu
dengar.
Ada tertulis : Hai orang-orang
Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret,
seorang yang telah ditentukan Elohim dan yang dinyatakan kepadamu dengan
kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh
Elohim dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
Dia yang diserahkan Elohim menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan
dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. Tetapi Elohim membangkitkan
Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap
berada dalam kuasa maut itu. Kisah Para Rasul 2:22-24 (Kisah Para Rasul
4:27-28)
Memahami penulisan membangkitkan
Yesus dari orang mati di Kisah Para Rasul 2:22-24 dan hampir semuanya
dituliskan dengan kata YESUS mulai di Kisah Para Rasul hingga Kitab Wahyu,
dimana maksud membangkitkan Yesus dari kata Yesus disini adalah Tubuh-Nya YESUS
atau Tubuh-Nya Elohim. Jadi maksud dari kata YESUS yang disebutkan disini, itu
tertuju kepada Tubuh tempat kediaman-Nya YESUS yang adalah milik-Nya YESUS.
Oleh karena itu sebutan YESUS pada Tubuh YESUS, itu bukanlah YESUS adalah
Tubuh, tetapi Tubuh itu adalah milik kepunyaan-Nya YESUS, yang disebut Bait
YESUS atau Bait Elohim, sebab YESUS disini adalah Elohim, Dialah Roh, dan
bukanlah Tubuh itu.
Jadi 𝗥𝗼𝗵-𝗡𝘆𝗮𝒍𝒂𝒉
𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊
𝒃𝒂𝒉𝒂𝒏
𝒑𝒆𝒎𝒃𝒆𝒏𝒕𝒖𝒌𝒂𝒏
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂
𝒃𝒂𝒓𝒖,
dimana YESUS KRISTUS lah yang memperbaiki kembali atau menebus dari
kerusakannya atau dari dosanya manusia, 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐜𝐚𝐫𝐚
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐞𝐫𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐦𝐞𝐧𝐜𝐮𝐫𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚,
𝒃𝒂𝒈𝒊
𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒑𝒖𝒏𝒚𝒂
𝒌𝒆𝒓𝒊𝒏𝒅𝒖𝒂𝒏
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒑𝒆𝒓𝒃𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊𝒓𝒊𝒏𝒚𝒂
𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊
𝒔𝒂𝒎𝒂
𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊
𝒑𝒆𝒓𝒎𝒖𝒍𝒂𝒂𝒏
𝒑𝒆𝒏𝒄𝒊𝒑𝒕𝒂𝒂𝒏
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂
𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂
(Yohanes 3:5-7). 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗸𝗮𝗹𝗮𝘂
𝗯𝗮𝗴𝗶
𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮
𝘆𝗮𝗻𝗴
𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸𝗹𝗮𝗵
𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮
𝗸𝗲𝗿𝗶𝗻𝗱𝘂𝗮𝗻
𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸
𝗺𝗲𝗻𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮
𝗥𝗼𝗵-𝗡𝘆𝗮,𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮
𝘀𝗮𝗺𝗮
𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶
𝗕𝗔𝗡𝗚𝗨𝗡𝗔𝗡
𝗬𝗔𝗡𝗚
𝗥𝗨𝗦𝗔𝗞
𝗜𝗧𝗨!
Jadi sama seperti kerusakan kendaraan atau kerusakan elektronik atau kerusakan
bangunan atau kerusakan benda apa saja, untuk dibawah ke bengkel dan diperbaiki
kembali menjadi seperti semula. 𝗗𝗔𝗡 𝗝𝗜𝗞𝗔
𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞𝗟𝗔𝗛
𝗣𝗨𝗡𝗬𝗔
𝗞𝗘𝗥𝗜𝗡𝗗𝗨𝗔𝗡
𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞
𝗣𝗘𝗥𝗕𝗔𝗜𝗞𝗔𝗡
𝗞𝗘𝗠𝗕𝗔𝗟𝗜
𝗠𝗔𝗞𝗔
𝗬𝗔𝗡𝗚
𝗧𝗘𝗟𝗔𝗛
𝗥𝗨𝗦𝗔𝗞
𝗧𝗘𝗧𝗔𝗣𝗟𝗔𝗛
𝗥𝗨𝗦𝗔𝗞!
𝑲𝑬𝑩𝑶𝑫𝑶𝑯𝑨𝑵𝒏𝒚𝒂
𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂,
𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂
𝑻𝑰𝑫𝑨𝑲𝑳𝑨𝑯
𝑨𝑲𝑨𝑵
𝑫𝑰𝑺𝑬𝑳𝑨𝑴𝑨𝑻𝑲𝑨𝑵-𝑵𝒚𝒂.
𝑺𝒆𝒃𝒂𝒃
𝑲𝒆𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒂𝒏
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑷𝒆𝒏𝒆𝒃𝒖𝒔𝒂𝒏
𝑫𝑶𝑺𝑨𝒎𝒖,
𝒉𝒂𝒏𝒚𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒔𝒂𝒕𝒖-𝒔𝒂𝒕𝒖
𝑪𝒂𝒓𝒂
𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏
𝒎𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖𝒊
𝗥𝗼𝗵-𝗡𝘆𝗮
𝘆𝗮𝗻𝗴
𝗮𝗸𝗮𝗻
𝗱𝗶𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻
𝗱𝗮𝗿𝗶
𝗬𝗘𝗦𝗨𝗦
𝗞𝗥𝗜𝗦𝗧𝗨𝗦
𝗕𝗮𝗽𝗮
𝗸𝗶𝘁𝗮,
𝘀𝗲𝗯𝗮𝗯
𝗗𝗶𝗮𝗹𝗮𝗵
𝗥𝗢𝗛,𝗱𝗮𝗻
𝗗𝗶𝗮𝗹𝗮𝗵
𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿-𝗡𝘆𝗮
𝗥𝗼𝗵.
𝗗𝗮𝗻
𝗥𝗼𝗵-𝗡𝘆𝗮
𝗵𝗮𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵
𝗱𝗶𝗮𝗺
𝗱𝗮𝗻
𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹
𝗱𝗶
𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺
𝗱𝗶𝗿𝗶𝗻𝘆𝗮
𝗸𝗮𝗺𝘂,
𝗺𝗮𝗸𝗮
𝗯𝗮𝗿𝘂𝗹𝗮𝗵
𝗗𝗢𝗦𝗔𝗺𝘂
𝗱𝗶𝘁𝗲𝗯𝘂𝘀-𝗡𝘆𝗮!
A. Terbukti dari Pengakuan-Nya,
bahwa hanya dengan melalui Roh-Nya, maka dosamu ditebus-Nya dan kamu dapat
masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
1. Ada
tertulis: Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang
tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan
Elohim. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang
dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau heran, karena Aku
berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Yohanes 3:5-7
Jawab Yesus:
"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air
dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Elohim. Yohanes 3:5. Oleh
karena itu :
a.
Yang dilahirkan dari air dan Roh, maka merekalah
yang dapat masuk ke dalam Kerajaan Elohim.
b.
Dan mereka yang dilahirkan dari daging, maka merekalah
yang tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Elohim. Ada tertulis : Apa yang dilahirkan dari daging, adalah
daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Yohanes 3:6
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐞𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮
𝐡𝐞𝐫𝐚𝐧,
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐀𝐤𝐮
𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚𝐦𝐮:
𝐊𝐚𝐦𝐮
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢!
Dan kalimat-Nya
ini adalah PERINTAH-Nya, mau tidak mau, suka tidak suka, kamu semua manusia di
dunia ini yang telah dilahirkan secara FISIK, dan semuanya HARUSLAH DILAHIRKAN
KEMBALI! Memahami HARUSLAH DILAHIRKAN KEMBALI disini, bukanlah kamu DILAHIRKAN
SECARA FISIK, tetapi karena Roh-Nya Kristus atau Roh Elohim yang telah mengubah
dari rohmu yang lama menjadi rohmu yang baru. Pengubahan rohmu itu disebabkan karena Roh Kristus atau Roh Elohim ada di dalam
rohmu. Dan JIKA TIDAK ADA Roh Kristus yaitu Roh Elohim di dalam rohmu, maka
TIDAKLAH TERJADI Perubahan dari rohmu atau dengan kata lain TIDAKLAH DILAHIRKAN
KEMBALI.
Dan bagaimana
lagi kamu katakan 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dilahirkan secara FISIK, sedangkan mereka
yang disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
saja tidaklah dilahirkan?
Perbedaan
sebutan 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dan 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
:
a. Kamu disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
karena 𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu ada di dalam 𝐫𝐨𝐡𝐧𝐲𝐚 𝐤𝐚𝐦𝐮,
𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐫𝐨𝐡𝐧𝐲𝐚
𝐤𝐚𝐦𝐮
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis :
Semua orang, yang dipimpin 𝐑𝐨𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐤𝐚𝐦𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐑𝐨𝐡
yang menjadikan kamu 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Oleh 𝐑𝐨𝐡
itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 𝐑𝐨𝐡 𝐢𝐭𝐮
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐤𝐬𝐢
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚-𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐫𝐨𝐡
𝐤𝐢𝐭𝐚,
bahwa kita adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Roma 8:14-16 (Roma 8:5, Roma 8:9; Mazmur
143:10; Ayub 8:20; Yesaya 48:16-17; Galatia 4:6, Galatia 5:16, Galatia 5:18,
Galatia 5:22-25; Efesus 5:9; Roma 8:17;
2Korintus 6:18; Galatia 3:26; Efesus 1:5; 1Yohanes 3:1; Wahyu 21:7).
Dan bagaimana
lagi kamu katakan 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dilahirkan secara FISIK, sedangkan mereka
yang disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
saja tidaklah dilahirkan?
Perbedaan
sebutan 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dan 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
:
b. Jadi rohnya
kamu disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
karena 𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu ada di dalam rohnya kamu. Dan jika TIDAK ADA 𝐑𝐨𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
di dalam rohnya kamu, maka rohnya kamu TIDAKLAH DISEBUT 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis :
Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam 𝐑𝐨𝐡,
jika memang 𝐑𝐨𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki 𝐑𝐨𝐡
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
ia bukan milik 𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬. Roma 8:9 (Roma 8:11; Lukas 11:13; 1Korintus
3:16, 1Korintus 6:19; 2Korintus 6:16; Galatia 4:6; Efesus 1:13, Efesus 1:17-18,
Efesus 2:22; 2Timotius 1:14; 1Yohanes 3:24, 1Yohanes 4:4; Yudas 1:19-21; Yohanes 3:34; Galatia 4:6; Filipus 1:19;
1Petrus 1:11; Yohanes 17:9-10; 1Korintus 3:21-23, 1Korintus 15:23; 2Korintus
10:7; Galatia 5:24; Wahyu 13:8, Wahyu 20:15)
Dan bagaimana
lagi kamu katakan 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dilahirkan secara FISIK, sedangkan mereka
yang disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
saja tidaklah dilahirkan?
Perbedaan
sebutan 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dan 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
:
c. Dan 𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu yang disebut dengan sebutan 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Maka dengan kata lain, jika 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu ada di dalam rohnya kamu, maka rohnya kamu disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis
: berkenan menyatakan 𝐀𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐚𝐤𝐮,
supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka
sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia; Galatia 1:16
Dan bagaimana
lagi kamu katakan 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dilahirkan secara FISIK, sedangkan mereka
yang disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
saja tidaklah dilahirkan?
Perbedaan
sebutan 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dan 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
:
d. Dan 𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
itu yang disebut dengan sebutan 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Maka dengan kata lain, jika TIDAK ADA 𝐀𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
di dalam rohnya kamu, maka rohnya kamu TIDAKLAH DISEBUT 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Dan 𝐑𝐨𝐡
𝒊𝒕𝒖
𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂-𝒔𝒂𝒎𝒂
𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏
𝒓𝒐𝒉
𝒌𝒊𝒕𝒂,
bahwa kita adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Jadi kamu yang
disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
itu 𝑩𝑼𝑲𝑨𝑵𝑵𝒀𝑨
𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈𝒎𝒖
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒇𝒊𝒔𝒊𝒌𝒎𝒖
disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
tetapi 𝗔𝗻𝗮𝗸-𝗡𝘆𝗮
atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
itu di dalam rohnya kamu, maka rohmulah disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
karena 𝗔𝗻𝗮𝗸-𝗡𝘆𝗮
atau 𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
telah ada di dalam rohmu.
Ada tertulis :
Tetapi waktu Ia, yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku
oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan 𝗔𝗻𝗮𝗸-𝗡𝘆𝗮
𝗱𝗶
𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺
𝗮𝗸𝘂,
supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, maka
sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia; Galatia 1:15-16.
Bandingkan : Semua orang, yang dipimpin 𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang
membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima 𝐑𝐨𝐡
yang menjadikan kamu 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 𝐑𝐨𝐡
𝒊𝒕𝒖
𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊
𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒂-𝒔𝒂𝒎𝒂
𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏
𝒓𝒐𝒉
𝒌𝒊𝒕𝒂,
bahwa kita adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Roma 8:14 - 16
Jadi kamu yang
disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
itu 𝑩𝑼𝑲𝑨𝑵𝑵𝒀𝑨
𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈𝒎𝒖
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒇𝒊𝒔𝒊𝒌𝒎𝒖
disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
sebab 𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈𝒎𝒖
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒇𝒊𝒔𝒊𝒌𝒎𝒖
tidaklah mendapat bagian masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Ada tertulis:
Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐝𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐚𝐡
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐛𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐊𝐞𝐫𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa. 1Korintus 15:50
Dan merekalah
yang disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
maka merekalah yang dibangkitkan setelah 𝐤𝐞𝐦𝐚𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐟𝐢𝐬𝐢𝐤𝐧𝐲𝐚.
Dan merekalah yang dibangkitkan disini yaitu rohmu, dimana di dalam rohmu sudah
ada Roh-Nya Kristus atau Roh Elohim, sehingga merekalah yang disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Ada tertulis : Sebab mereka tidak dapat
mati lagi; mereka sama seperti malaikat-malaikat dan mereka adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
karena mereka telah dibangkitkan. Lukas 20:36, bandingkan Semua orang, yang
dipimpin 𝐑𝐨𝐡 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐤𝐚𝐦𝐮
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐑𝐨𝐡
yang menjadikan kamu 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Oleh 𝐑𝐨𝐡
itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 𝐑𝐨𝐡 𝐢𝐭𝐮
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐤𝐬𝐢
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚-𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐫𝐨𝐡
𝐤𝐢𝐭𝐚,
bahwa kita adalah 𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦. Roma 8:14-16
PERHATIKANLAH
DISINI, sebab akibat sehingga disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
di Yohanes 1:12-13, 𝐢𝐭𝐮 𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈!
Ada tertulis:𝑨𝒑𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
dan 𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐫𝐨𝐡.
Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: 𝐊𝐚𝐦𝐮
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢.
Yohanes 3:6-7
Jadi mereka yang
disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
di Yohanes 1:12-13 itu bukannya karena akibatnya mereka percaya Anak Tunggal
Bapa, tetapi ada sebab akibatnya, sehingga mereka disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
di Yohanes 1:12-13, yaitu 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈!
Ada tertulis:𝑨𝒑𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
dan 𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐫𝐨𝐡.
Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: 𝐊𝐚𝐦𝐮
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢.
Yohanes 3:6-7
Dan bagaimana
lagi kamu katakan 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dilahirkan, sedangkan 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
saja tidaklah dilahirkan?
Dikatakan-Nya
"𝐊𝐚𝐦𝐮
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
(Yohanes 3:6-7). Sdra-sdriku, jadi jika kamu disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
PERTANYAANYA BISAKAH sdra jawab disini, siapakah nama Ibumu yang telah
melahirkan sdra, sehingga sdr disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦?
Kalau sdr dengan namanya sdr jelas, ada Akta Kelahiran, yang menunjukan tempat
dan waktu dan nama ibumu yang melahirkanmu. Maka tempat dan tanggal lahir,
dimanakah dan kapankah sdr dilahirkan, sehingga sdr disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦?
Arti dari kata 𝐬𝐞𝐬𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚
itu artinya Ya dan Amin, yang adalah Aturan dari Hukum-Nya dan Ketetapan-Nya!
Jadi kamu semua yang telah dilahirkan dar daging yang adalah daging, dan TIDAK
ADA SATUPUN dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga, ada tertulis : Jawab Yesus:
"Aku berkata kepadamu, 𝐬𝐞𝐬𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚
jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, 𝒊𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕
𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌
𝒌𝒆
𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎
𝑲𝒆𝒓𝒂𝒋𝒂𝒂𝒏
𝑬𝒍𝒐𝒉𝒊𝒎.
Yohanes 3:5-7
Dikatakan-Nya
"𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
Artinya kamu
semua yang telah dilahirkan dari daging yang
adalah daging, dan TIDAK ADA SATUPUN dapat masuk ke dalam Kerajaan
Sorga, ada tertulis : Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, 𝐬𝐞𝐬𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚
jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, 𝒊𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕
𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌
𝒌𝒆
𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎
𝑲𝒆𝒓𝒂𝒋𝒂𝒂𝒏
𝑬𝒍𝒐𝒉𝒊𝒎.
Yohanes 3:5-7
Dikatakan-Nya
"𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
Dikatakan-Nya
"𝐊𝐚𝐦𝐮
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢"
(Yohanes 3:6-7). Kata 𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢
disini menyatakan, bahwa sebelumnya kamu semua telah dilahirkan secara FISIK atau
daging "𝐀𝐩𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠,"
dan oleh karena itu kamu semua belum dilahirkan dari Roh "𝐝𝐚𝐧
𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐫𝐨𝐡".
Jadi mereka yang
disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
di Yohanes 1:12-13 itu bukannya karena akibatnya mereka percaya Anak Tunggal
Bapa, tetapi ada sebab akibatnya, sehingga mereka disebut 𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
di Yohanes 1:12-13, yaitu 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈!
Ada tertulis:𝑨𝒑𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
dan 𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐫𝐨𝐡.
Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: 𝐊𝐚𝐦𝐮
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢.
Yohanes 3:6-7
Dan bagaimana
lagi kamu katakan 𝐀𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
dilahirkan, sedangkan 𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
saja tidaklah dilahirkan?
Ada tertulis :
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi 𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈-𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒊𝒑𝒆𝒓𝒂𝒏𝒂𝒌𝒌𝒂𝒏
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒓𝒂𝒉
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒅𝒂𝒈𝒊𝒏𝒈,
𝒃𝒖𝒌𝒂𝒏
𝒑𝒖𝒍𝒂
𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂
𝒋𝒂𝒔𝒎𝒂𝒏𝒊
𝒐𝒍𝒆𝒉
𝒌𝒆𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏𝒂𝒏
𝒔𝒆𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈
𝒍𝒂𝒌𝒊-𝒍𝒂𝒌𝒊,
melainkan dari Elohim. Yohanes 1:12-13.
2. Ada
tertulis : Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya,
ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. 𝐉𝐢𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮
𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐫𝐨𝐭𝐢
𝐢𝐧𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐧
𝐫𝐨𝐭𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠-𝐊𝐮,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚."
Yohanes 6:50-51
Kalimat-Nya di
Yohanes 6:50-51 memberitahukan kepada kita semua :
a.
𝐉𝐢𝐤𝐚𝐥𝐚𝐮
𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐫𝐨𝐭𝐢
𝐢𝐧𝐢,
𝐢𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚,
𝐝𝐚𝐧
𝐫𝐨𝐭𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠-𝐊𝐮,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚." Yohanes 6:51b
b.
Oleh karena itu, jika seseorang TIDAK makan
daging-Nya, maka orang itu tidaklah akan memperoleh hidup yang kekal.
c.
Memahami kata daging-Nya disini, bukanlah daging
FISIK, sebab TIDAK ADA daging FISIK yang turun dari Sorga atau yang DIUTUS dari
Sorga. Oleh karena itu maksud dari kata daging-Nya itu adalah Roh, Dialah
Elohim yang turun dari Sorga (bacalah Matius 12:8; Markus 2;28; Lukas 6:5, bandingkan dengan Yohanes 4:24;
2Korintus 3:17). Ada tertulis : Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang
menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu.
𝐈𝐚
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐩𝐮𝐣𝐢
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.
𝐀𝐦𝐢𝐧! Roma
9:5, bandingkan : 𝐈𝐚 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐩𝐮𝐣𝐢
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.
𝐀𝐦𝐢𝐧!
Ada tertulis: 𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦 𝐢𝐭𝐮 𝐑𝐨𝐡 dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya
dalam roh dan kebenaran." Yohanes 4:24
𝐌𝐞𝐦𝐚𝐡𝐚𝐦𝐢
𝐤𝐚𝐭𝐚
“𝐀𝐤𝐮”
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐛𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
“𝐀𝐊𝐔”.
𝐀𝐭𝐚𝐮
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐥𝐚𝐢𝐧,
𝐤𝐚𝐭𝐚
“𝐀𝐊𝐔”
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐒𝐮𝐦𝐛𝐞𝐫-𝐍𝐲𝐚
“𝐀𝐤𝐮”,
dari Kalimat-Nya “𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠-𝐊𝐮”.
Jadi maksud dari kata 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠-𝐊𝐮
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐁𝐀𝐆𝐈𝐀𝐍
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭𝐚𝐧
“𝐀𝐤𝐮”,
sedangkan maksud dari kata “Kuberikan” disini menyatakan SUMBER yang diberikan yang dengan
sebutan 𝐀𝐊𝐔.
𝑫𝒂𝒏
𝒎𝒂𝒓𝒊𝒍𝒂𝒉
𝒌𝒊𝒕𝒂
𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂
𝑭𝑶𝑲𝑼𝑺
𝒎𝒂𝒌𝒔𝒖𝒅
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒌𝒂𝒕𝒂
𝐛𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧
𝒊𝒏𝒊,
𝒊𝒕𝒖
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒊𝒎𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒐𝒍𝒆𝒉
𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒎𝒆𝒎𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉
𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑 𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒌𝒆𝒌𝒂𝒍. Dan kata 𝐛𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧
disini adalah maksud dari kata 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠-𝐍𝐲𝐚
yang akan dimakan untuk memperoleh hidup yang kekal. Jadi kata bagian
dari milik kepunyaan-Nya yaitu daging-Nya dan daging-Nya itu yang dikatakan-Nya
disini sebagai kata ganti-Nya dengan kata “𝐀𝐤𝐮”. Jadi
kata “𝐀𝐤𝐮”
lah yang akan dimakan oleh manusia supaya memperoleh kehidupan yang kekal.
Maka disini kita
akan memperoleh kata “𝐀𝐤𝐮” sebagai kata ganti dari
kata daging-Nya yang akan dimakan untuk memperoleh kehidupan kekal, dimana kata
“𝐀𝐤𝐮”
itu adalah bagian dari milik
kepunyaan-Nya “𝐀𝐊𝐔”. Dan maksud penulisan huruf
kapital seluruhnya dari kata “𝐀𝐊𝐔” ini,
disini penulis bermaksud memudahkan bagi para pembaca untuk memahami perbandingan antara kata “𝐀𝐊𝐔”
dengan kata “𝐀𝐤𝐮”, dimana kata “𝐀𝐊𝐔”
disini menyatakan keseluruhan atau
sumber dari kalimat-Nya “𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧”.
Sedangkan kata “𝐀𝐤𝐮” menyatakan bagian dari
kalimat-Nya “𝐢𝐭𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠-𝐊𝐮”.
Jadi kata “𝐀𝐤𝐮” disini adalah bagian dari
kata “𝐀𝐊𝐔”
atau “𝐀𝐊𝐔”
disini adalah Sumber-Nya “𝐀𝐤𝐮” atau “𝐀𝐤𝐮”
adalah sumber milik kepunyaan-Nya “𝐀𝐊𝐔”
dari kalimat-Nya “𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠-𝐊𝐮”.
Maka Kalimat-Nya itu sedang menyatakan bahwa daging-Nya (𝐀𝐤𝐮)
adalah bagian dari milik kepunyaan-Nya (𝐀𝐊𝐔).
Berikut bukti
kalimat-Nya dari penjelasan sebelumnya, bahwa maksud makan daging-Nya adalah
makan “𝐀𝐤𝐮”
supaya kamu memperoleh hidup yang kekal, sebab “𝐀𝐤𝐮”
adalah bagian dari milik kepunyaan-Nya “𝐀𝐊𝐔”. Ada
tertulis : Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian
juga barangsiapa yang 𝐦𝐞𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐀𝐤𝐮,
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
𝐨𝐥𝐞𝐡
𝐀𝐤𝐮. Yohanes
6:57.
Jadi maksud 𝐦𝐞𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐀𝐤𝐮
disini adalah kamu 𝐦𝐞𝐦𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡,
sebab kata “𝐀𝐤𝐮” itu adalah “𝐑𝐨𝐡”,
Dialah Elohim (Yohanes 4:24). Ada tertulis : 𝐑𝐨𝐡𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩, 𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠
𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐬𝐞𝐤𝐚𝐥𝐢
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐛𝐞𝐫𝐠𝐮𝐧𝐚.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Yohanes
6:63, bandingkan : Sebab dalam
satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun
orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan 𝐤𝐢𝐭𝐚
𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐝𝐢𝐛𝐞𝐫𝐢
𝐦𝐢𝐧𝐮𝐦
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐬𝐚𝐭𝐮
𝐑𝐨𝐡.
1Korintus 12:13 (1Korintus 10:4), bandingkan : Dan pada hari terakhir, yaitu
pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "𝐁𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚
𝐡𝐚𝐮𝐬,
𝐛𝐚𝐢𝐤𝐥𝐚𝐡
𝐢𝐚
𝐝𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚-𝐊𝐮
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐢𝐧𝐮𝐦! 𝐁𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚
𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚-𝐊𝐮,
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐨𝐥𝐞𝐡
𝐊𝐢𝐭𝐚𝐛
𝐒𝐮𝐜𝐢:
𝐃𝐚𝐫𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐡𝐚𝐭𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐥𝐢𝐫
𝐚𝐥𝐢𝐫𝐚𝐧-𝐚𝐥𝐢𝐫𝐚𝐧
𝐚𝐢𝐫
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩." 𝐘𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐢𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐑𝐨𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚
𝐨𝐥𝐞𝐡
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚-𝐍𝐲𝐚;
sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan. Yohanes 7:37-39,
bandingkan : Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan
haus lagi, 𝐭𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐛𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚
𝐦𝐢𝐧𝐮𝐦
𝐚𝐢𝐫
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚𝐧𝐲𝐚,
𝐢𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐡𝐚𝐮𝐬
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚-𝐥𝐚𝐦𝐚𝐧𝐲𝐚.
𝐒𝐞𝐛𝐚𝐥𝐢𝐤𝐧𝐲𝐚
𝐚𝐢𝐫
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐊𝐮𝐛𝐞𝐫𝐢𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚𝐧𝐲𝐚,
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐦𝐚𝐭𝐚
𝐚𝐢𝐫
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐝𝐢𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐫𝐮𝐬-𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐮𝐬
𝐦𝐞𝐦𝐚𝐧𝐜𝐚𝐫
𝐬𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐤𝐞𝐤𝐚𝐥." Yohanes
4:13-14
3. Ada
tertulis : Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya,
kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan daging-Ku
dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan
dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan
darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan
minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. Sama
seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga
barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku. Inilah roti yang telah
turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka
telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup
selama-lamanya." Yohanes 6:53-58
4. Ada
tertulis : Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke
tempat di mana Ia sebelumnya berada? Rohlah yang memberi hidup, daging
sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah
roh dan hidup. Yohanes 6:62-63
5. Ada
tertulis : Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa
percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang
yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.
Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: "Ya, Tuhan,
aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Elohim, Dia yang akan datang ke dalam
dunia." Yohanes 11:25-27
6. Ada
tertulis : Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.
Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes
14:6
Kata “Akulah” adalah singkatan
dari “Aku adalah”, dan arti dari kata “adalah” yaitu kata menunjukan ARTI dari sebelum sebelumnya,
dan artinya yaitu kata sesudahnya. Atau dengan kata lain, arti dari kata “adalah” yaitu “sama artinya”.
Jalan adalah NAVIGASImu Yang
Menerangimu
a. Maksud dari “Aku adalah Jalan”, ini menunjukan kata “Aku”
disini, sama artinya dengan “Jalan”. Dan makna dari kata “Jalan” adalah FIrman,
yaitu Firman Elohim, yang menunjukan Jalan, sebab FIrman Elohim adalah
Sumber-Nya Hukum dan Ketetapan-Nya, yang menuntun dalam Perjananan Hidup, untuk
mencapi Tujuan dari Hidup kepada Kehidupan Kekal.
Jadi maksud dari “Aku adalah
Jalan”, disini “Aku adalah Firman”, ini menunjukan kata “Aku” disini, sama
artinya dengan “Firman” yaitu “Firman Elohim”. Dan Ketika anda menyebut “Firman
Elohim”, maka “Firman Elohim” yang anda sebutkan itu sama artinya dengan kata
“Aku”, yang telah dikatakan-Nya di Yohanes 14:6a. Jadi kata “Aku” disini adalah
Firman yang adalah Elohim, yang disebut dengan sebuatan “Firman Elohim”! Ada
tertulis : Pada mulanya adalah Firman;
Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim. Yohanes 1:1
Firman adalah NAVIGASIMU, yang
menerangimu, ketika anda membaca Firman-Nya. Adalah tertulis : Firman-Mu itu
pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Aku telah bersumpah dan aku akan
menepatinya, untuk berpegang pada hukum-hukum-Mu yang adil. Mazmur 119:105-106
Kebenaran adalah NAVIGASImu Yang
Memimpinmu
b. Jadi maksud dari “Aku adalah Kebenaran”, ini menunjukan
kata “Aku” disini, sama artinya dengan “Kebenaran”.
Dan makna dari kata “Kebenaran”
adalah Elohim Yang Benar, yaitu Roh Kebenaran, yang memimpin kamu kepada
seluruh Kebenaran-Nya. Dikatakan Elohim Yang Benar, sebab Elohim itu ROH, maka
Elohim Yang Benar disini adalah Roh Kebenaran yaitu Sumber-Nya Kebenaran.
Jadi maksud dari “Aku adalah
Kebenaran”, disini “Aku adalah Roh Kebenaran” yang adalah Sumber-Nya Kebenaran,
yaitu Elohim! Dan Ketika anda menyebut “Roh Kebenaran”, maka “Roh Kebenaran”
yang anda sebutkan itu sama artinya dengan kata “Aku”, yang telah dikatakan-Nya
di Yohanes 14:6a. Jadi kata “Aku” disini adalah Kebenaran yang adalah Elohim,
yang disebut dengan sebutan “Roh Kebenaran” yaitu Sumber-Nya Kebenaran! Atau
dengan kata lain, kata “Aku” disini adalah “Sumber-Nya Kebenaran yang adalah
Elohim”, yang juga disebut “Elohim yang Benar”!
Roh Kebenaran adalah NAVIGASIMU
yang memimpinmu kepada seluruh Kebanaran-Nya di dalam seluruh Kehidupan di
dunia ini!
Jadi Sumber-Nya Kebenaran (Bapa)
yang memberikan Roh Kebenaran-Nya (Anak) kepada kita semua, untuk diam dan
tinggal di dalam rohnya kita, dan Roh Kebenaran yang akan memimpinmu ke dalam
seluruh Kebenaran-Nya! Ada tertulis :
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke
dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya
sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya
dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Yohanes 16:13
Hidup adalah NAVIGASImu Yang Mengajarkanmu
c. Jadi maksud dari “Aku adalah Hidup”, ini menunjukan kata
“Aku” disini, sama artinya dengan “Hidup”.
Dan makna dari kata “Hidup”
adalah Elohim Yang Hidup, yaitu Roh Hidup atau Roh Kudus, yang mengajarkan kamu
kepada seluruh Kebenaran-Nya. Dikatakan Elohim Yang Hidup, sebab Elohim itu
ROH, maka Elohim yang Hidup disini adalah Roh Hidup atau Roh Kudus yaitu
Sumber-Nya Hidup.
Jadi maksud dari “Aku adalah
Hidup”, disini “Aku adalah Roh Hidup atau Roh Kudus”, maka “Roh Hidup” yang
anda sebutkan itu sama artinya dengan kata “Aku”, yang telah dikatakan-Nya di
Yohanes 14:6a. Jadi kata “Aku” disini adalah Hidup yang adalah Elohim, yang
disebutkan dengan sebutan “Roh Hidup atau Roh Kudus”! Atau dengan kata lain,
kata “Aku” disini adalah Sumber-Nya Hidup yang adalah Elohim”, yang juga
disebut “Elohim Yang Hidup”.
Roh Hidup atau Roh Kudus adalah
NAVIGASImu, yang mengajarkanmu kepada seluruh Kebenaran-Nya di dalam seluruh
Kehidupan di dunia ini!
Jadi Sumber-Nya Hidup (Bapa) yang
memberikan Roh Hidup (Anak) kepada kita semua, untuk diam dan tinggal di dalam
rohnya kita, dan Roh Hidup atau Roh Kudus yang akan mengajarkanmu kepada
seluruh Kebenaran-Nya di dalam kehidupan di dunia ini. Ada tertulis ; tetapi Penghibur,
yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan
mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang
telah Kukatakan kepadamu. Yohanes 14:26, bandingkan : karena oleh Dia kita
kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa. Efesus 2:18
Maksud dari Perkataan-Nya YESUS
KRISTUS Bapa kita, “Aku adalah Jalan, yang artinya Aku adalah FIRMAN, yaitu
Sumber-Nya Firman, dari maksud-Nya Akulah FIRMAN. Dan semua Firman yang telah
kamu dengar di dalam seluruh Kitab Suci-Ku, semuanya bersumber dari Aku, sebab
Akulah Sumber-Nya Firman itu. Akulah Firman, Firman yang telah menjadikan
segala sesuatu. Dan segala sesuatu oleh Aku, yang tidak ada menjadi ada, dan
yang ada menjadi tidak ada, semuanya dari Aku yang menjadikannya, dan Aku yang
meniadakannya (Yohanes 1:1-3).
Maksud dari Perkataan-Nya YESUS
KRISTUS Bapa kita, “Aku adalah Kebenaran”, Firman yang telah kamu dengar di
dalam seluruh Kitab Suci-Ku (PL dan PB) adalah Kebenaran, sebab Aku adalah Kebenaran.
Tiada ada sesuatu yang jadi benar (Kejadian 1:1-26), jika sesuatu yang telah
ada, tidak bersumber dari Aku. Demikianlah Firman yang telah kamu dengar di
dalam seluruh Kitab Suci, tidak ada sesuatu yang jadi benar, jika tidak
bersumber dari Aku yang adalah Kebenaran.
Tidakkah kamu membaca seluruh
Kitab Suci, kedua hukum itu, yang memakili seluruh Kitab Suci, tidakkah itu
disebut KEBENARAN? KEBENARAN, barangsiapa yang percaya KEBENARAN, ia akan hidup
selama-lamanya, walaupun ia sudah mati.
Maksud dari Perkataan-Nya YESUS
KRISTUS Bapa kita, “Aku adalah Hidup”. Segala sesuatu yang tidak ada menjadi
ada (Kejadian 1:1-26), dan segala yang telah mati dan menjadi hidup (Kejadian
1:26; Yohanes 11:25-26), itulah Kehidupan, dari Sumber-Nya Hidup, Akulah Hidup
itu. Dan semua Firman yang adalah Kebenaran, itulah yang menghidupkan, sebab
Akulah Sumber-Nya yang menghidupkan. Dan barangsiapa yang percaya kepada
Kehidupan, ia akan hidup walaupun ia sudah mati. Percayakah kamu akan
KEHIDUPAN, bahwa kamu akan HIDUP? Bukankah setiap manusia yang hidup adalah hidup.
Hidupnya manusia di dunia ini adalah Bisikan dari YESUS Bapa kita, bahwa kamu
akan hidup kekal selamanya, NAMUN SESUNGGUH kamu telah mati. Dan karena itu Aku
telah datang, Akulah Hidup, Sumber-Nya Hidup itu (Yohanes 8:12; Yohanes 1:9; Yohanes 9:5; Yohanes 12:46;
Yohanes 4:13-14; Yohanes 6:48-58; Yohanes 15:1-11), barangsiapa yang percaya
kepada-Ku, ia akan hidup, walaupun ia sudah mati (Yohanes 11:25-26).
Jalan karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu
Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa. Ada tertulis : karena oleh Dia kita kedua
pihak dalam satu Roh beroleh jalan masuk kepada Bapa. Efesus 2:18
Darah berbicara tentang Nyawa,
dan Nyawa berbicara tentang Hidup, dan Hidup yang adalah Roh Hidup atau Roh
Kudus yang diberikan bagi Keselamatan
tebusan dosanya manusia, ada tertulis ;
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna.
Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Yohanes 6:63
B. Terbuktilah disini dari Para
PEMBODOH dan para BODOH, yang telah mengajarkan dengan tidaklah melalui Roh-Nya
YESUS, maka mereka sedang mengajarkan :
1.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌-𝑵𝒚𝒂
𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝑷𝒆𝒏𝒈𝒊𝒌𝒖𝒕
𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔!
2.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒅𝒊𝒔𝒆𝒃𝒖𝒕
𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊
𝒂𝒏𝒂𝒌-𝒂𝒏𝒂𝒌
𝑲𝒓𝒊𝒔𝒕𝒖𝒔
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒂𝒏𝒂𝒌-𝒂𝒏𝒂𝒌
𝑬𝒍𝒐𝒉𝒊𝒎
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒂𝒏𝒂𝒌-𝒂𝒏𝒂𝒌
𝑻𝑼𝑯𝑨𝑵!
3.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒈𝒆𝒏𝒂𝒍
𝒂𝒕𝒂𝒖
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊
𝑬𝒍𝒐𝒉𝒊𝒎
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝑩𝒂𝒑𝒂𝒎𝒖!
4.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊
𝑲𝒖𝒂𝒔𝒂-𝑲𝒖𝒂𝒔𝒂-𝑵𝒚𝒂,
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔𝒏𝒚𝒂
𝒔𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒕𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂,
𝒑𝒂𝒅𝒂
𝒅𝒊𝒓𝒊𝒏𝒚𝒂
𝒔𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒎𝒂𝒔𝒊𝒏𝒈-𝒎𝒂𝒔𝒊𝒏𝒈!
5.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊
𝑱𝑼𝑹𝑼𝑺𝑬𝑳𝑨𝑴𝑨𝑻
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉
𝑷𝑬𝑵𝑬𝑩𝑼𝑺𝑨𝑵
𝑫𝑶𝑺𝑨𝒎𝒖!
𝑨𝒕𝒂𝒖
𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏
𝒌𝒂𝒕𝒂
𝒍𝒂𝒊𝒏,
𝒔𝒖𝒑𝒂𝒚𝒂
𝑫𝑶𝑺𝑨
𝒔𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝑻𝑰𝑫𝑨𝑲
𝒅𝒊𝒕𝒆𝒃𝒖𝒔-𝑵𝒚𝒂!
6.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒅𝒊𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏
𝒅𝒂𝒓𝒊
𝒌𝒆𝒎𝒂𝒕𝒊𝒂𝒏
𝒌𝒆𝒌𝒂𝒍!
7.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊
𝑻𝑼𝑯𝑨𝑵!
8.𝑺𝒅𝒓𝒂-𝒔𝒅𝒓𝒊
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒋𝒂𝒅𝒊
𝑷𝑬𝑵𝑫𝑼𝑺𝑻𝑨
𝒚𝒂𝒊𝒕𝒖
𝑨𝑵𝑻𝑰𝑲𝑹𝑰𝑺𝑻!
Dasar Hukum-Nya :
1.Tidak ada satupun diantara
mereka, yang memiliki Roh-Nya Kristus di dalam rohnya mereka. INGAT oleh karena
tidak ada satupun diantara mereka menjadi Pengikut Kristus atau Milik-Nya
Kristus, ada tertulis : Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam
Roh, jika memang Roh Elohim diam di dalam kamu. 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢
𝐣𝐢𝐤𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢
𝐑𝐨𝐡
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
𝐢𝐚
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬.
Roma 8:9
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐏𝐞𝐧𝐠𝐢𝐤𝐮𝐭
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬!
2.Dan karena Tidak ada Roh-Nya
Kristus di dalam rohnya mereka, INGAT, mereka bukanlah disebut anak-anak
Kristus atau anak-anak Elohim atau anak-anak TUHAN, ada tertulis : 𝐒𝐞𝐦𝐮𝐚
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐩𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧
𝐑𝐨𝐡
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
Roma 8:14.
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐚𝐭𝐚𝐮
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍!
3.Dan karena Tidak ada Roh-Nya
Kristus di dalam rohnya mereka, INGAT, maka sampai kapanpun mereka tidak pernah
mengenal Elohim yang adalah Bapanya mereka. Jadi bukannya mulutnya kamu
mengatakan Bapa yang hanyalah karena doktrin ajaranmu, tetapi Roh-Nya yang
mengatakan atau yang berseru Bapa! Ada tertulis : Sebab kamu tidak menerima roh
perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh
yang menjadikan kamu anak Elohim. 𝐎𝐥𝐞𝐡
𝐑𝐨𝐡
𝐢𝐭𝐮
𝐤𝐢𝐭𝐚
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐞𝐫𝐮:
"𝐲𝐚
𝐀𝐛𝐛𝐚,
𝐲𝐚
𝐁𝐚𝐩𝐚!"
Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak
Elohim. Roma 8:15-16
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐞𝐧𝐚𝐥
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐁𝐚𝐩𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚!
4.Karena Tidak ada Roh-Nya Kristus
di dalam rohnya mereka, INGAT, mereka semua tidak memiliki Kuasa-Nya yang
adalah Roh-Nya yang harusnya diam dan tinggal di dalam dirinya mereka. Dan
Kuasa-Kuasa-Nya disini ada tertulis : Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai
perbuatan ajaib, tetapi Elohim adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam
semua orang. 𝐓𝐞𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐭𝐢𝐚𝐩-𝐭𝐢𝐚𝐩
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐤𝐚𝐫𝐮𝐧𝐢𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐩𝐞𝐧𝐲𝐚𝐭𝐚𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐤𝐞𝐩𝐞𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐛𝐞𝐫𝐬𝐚𝐦𝐚.
Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan
hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata
dengan pengetahuan. Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan
kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. Kepada yang seorang
Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia
memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan
karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan
karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia
memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. Tetapi semuanya ini
dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada
tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya. 1Korintus 12:4-11
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢
𝐊𝐮𝐚𝐬𝐚-𝐊𝐮𝐚𝐬𝐚-𝐍𝐲𝐚,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚,
𝐩𝐚𝐝𝐚
𝐝𝐢𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐦𝐚𝐬𝐢𝐧𝐠-𝐦𝐚𝐬𝐢𝐧𝐠!
5.Dan karena Tidak ada Roh-Nya
Kristus di dalam rohnya mereka, INGAT, dosanya mereka belum ditebus-Nya, dari
Hukum dosa dan Hukum maut. Maka BIDAT itu sendiri yang telah mengajarkan
PENYANGKALAN PENEBUSAN DOSA. Sebab dengan Roh-Nya Kristus (Anak) yang jika
telah diam dan tinggal di dalam rohmu manusia, maka dosanya mereka ditebus-Nya!
Ada tertulis : Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada
di dalam Kristus Yesus. 𝐑𝐨𝐡, 𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫𝐢
𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐞𝐫𝐝𝐞𝐤𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐦𝐮
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐡𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐝𝐨𝐬𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐡𝐮𝐤𝐮𝐦
𝐦𝐚𝐮𝐭.
Roma 8:1-2 (Matius 20:28; Markus 10:45).
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢
𝐉𝐔𝐑𝐔𝐒𝐄𝐋𝐀𝐌𝐀𝐓
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐏𝐄𝐍𝐄𝐁𝐔𝐒𝐀𝐍
𝐃𝐎𝐒𝐀𝐍𝐘𝐀
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚!
𝐀𝐭𝐚𝐮
𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐥𝐚𝐢𝐧,
𝐃𝐎𝐒𝐀𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬-𝐍𝐲𝐚!
6.Dan karena Tidak ada Roh-Nya
Kristus di dalam rohnya mereka, INGAT, sudah disebutkan pada point 2 dan 3 dan
5, maka mereka semua tidak ada satupun dibangkitkan dari kematian kekal,
artinya mereka tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga, ada tertulis : 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐭𝐢
𝐥𝐚𝐠𝐢;
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐬𝐚𝐦𝐚
𝐬𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢
𝐦𝐚𝐥𝐚𝐢𝐤𝐚𝐭-𝐦𝐚𝐥𝐚𝐢𝐤𝐚𝐭
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧.
Lukas 20:36
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐥𝐚𝐦𝐚𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐤𝐞𝐦𝐚𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐤𝐚𝐥,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐛𝐚𝐧𝐠𝐤𝐢𝐭𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐤𝐞𝐦𝐚𝐭𝐢𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐤𝐚𝐥
(𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟏𝟏:𝟐𝟓-𝟐𝟔),
𝐝𝐚𝐧
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐝𝐨𝐬𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦
𝐝𝐢𝐭𝐞𝐛𝐮𝐬-𝐍𝐲𝐚
(𝐑𝐨𝐦𝐚
𝟖:𝟏-𝟐;
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟐𝟎:𝟐𝟖;
𝐌𝐚𝐫𝐤𝐮𝐬
𝟏𝟎:𝟒𝟓),
𝐝𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚𝐧𝐲𝐚
𝐣𝐮𝐠𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐁𝐄𝐋𝐔𝐌
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦,
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬
𝐓𝐈𝐃𝐀𝐊
𝐀𝐃𝐀
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐝𝐢𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
(𝐑𝐨𝐦𝐚
𝟖:𝟏𝟒-𝟏𝟔)!
7.Tentang Pengakuan TUHAN,
makanya disini juga dikatakan dan dinasehati bagi kita semua! Dan karena Tidak
ada Roh-Nya Kristus di dalam rohnya mereka, INGAT, mereka tidaklah memiliki
TUHAN. Sebab yang mengakui YESUS adalah TUHAN, adalah Roh Kudus, yaitu Roh
Kristus yang adalah Roh Elohim sendiri, yang mengatakannya “YESUS adalah
TUHAN”! Sebab disini ada tertulis : Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa
tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Elohim, dapat berkata:
"Terkutuklah Yesus!" 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐚𝐝𝐚
𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠𝐩𝐮𝐧,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮:
"𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐮𝐡𝐚𝐧",
𝐬𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧
𝐨𝐥𝐞𝐡
𝐑𝐨𝐡
𝐊𝐮𝐝𝐮𝐬.
1Korintus 12:3. Jadi disini yang mengaku YESUS adalah TUHAN, adalah Roh Kudus
yang ada di dalam rohnya mereka, jadi bukannya mereka yang mengakui YESUS
adalah TUHAN. Dan kalau dirinya mereka sendiri yang mengakui YESUS adalah
TUHAN, ada tertulis : Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan!
akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak
Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku:
Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi
nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku
akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!
Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Matius 7:21-23.
𝐌𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢
𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐢
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍,
𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮
𝐑𝐨𝐡
𝐊𝐮𝐝𝐮𝐬
𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐝𝐚
𝐝𝐢
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐝𝐢𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚,
𝐝𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡
𝐊𝐮𝐝𝐮𝐬
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐭𝐚𝐤𝐚𝐧
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍,
𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐢
𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍.
𝐃𝐚𝐧
𝐣𝐢𝐤𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐚𝐤𝐮𝐢
𝐚𝐭𝐚𝐬
𝐝𝐢𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
: 𝐘𝐄𝐒𝐔𝐒
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐓𝐔𝐇𝐀𝐍,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫,
𝐭𝐫𝐚𝐝𝐢𝐬𝐢
𝐭𝐮𝐫𝐮𝐧
𝐭𝐞𝐦𝐮𝐫𝐮𝐧,
𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐬𝐮𝐤
𝐤𝐞
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐊𝐞𝐫𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧
𝐒𝐨𝐫𝐠𝐚,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡
𝐚𝐝𝐚
𝐭𝐞𝐫𝐭𝐮𝐥𝐢𝐬
𝐝𝐢
𝐌𝐚𝐭𝐢𝐮𝐬
𝟕:𝟐𝟏-𝟐𝟑!
Oleh karena itu Kebenaran-Nya
yang telah disebutkan disini, hanyalah mereka yang telah memiliki Roh Kristus
yang adalah Roh Kudus, yang mengakui YESUS adalah TUHAN, dan yang juga
mengatakan YESUS adalah Bapa (Roma 8:14-16)! Sebab kata Bapa kami disini itu
panggilan kepada TUHAN, Ada tertulis : Bukankah Engkau Bapa kami? Sungguh,
Abraham tidak tahu apa-apa tentang kami, dan Israel tidak mengenal kami. Ya
TUHAN, Engkau sendiri Bapa kami; nama-Mu ialah "Penebus kami" sejak
dahulu kala. Yesaya 63:16 (Yesaya 64:8). Dan sebabnya juga kata Bapa yang
adalah Elohim (1Koritnus 8:6), itu ada Nama-Nya, dan Nama-Nya adalah TUHAN, ada
tertulis : Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan
melanggar kekudusan nama Elohimmu; Akulah TUHAN. Imamat 19:12
Dan karena itu disini ada
perintah-Nya di Yohanes 3:5-7 dan maknaanya yang juga tersirat-Nya di Yohanes
4:6, yang semuanya sudah dijelaskan, supaya kita semua TIDAKLAH BERDUSTA pada
dirinya masing-masing, karena ada ajaran dunia yang telah mendustai kita! Dan
karena itu terimalah Ajaran-Nya Kristus sendiri, yang adalah Roh-Nya sendiri
yang mengajarimu, supaya kamu semua mengenal Bapamu, Dialah TUHAN yang adalah
Elohimmu, yaitu YESUS KRISTUS!
8. Bidat yang mengajarkan YESUS
bukan Bapa adalah mereka yang sedang mengajarkan : Sdra-sdri untuk menjadi PENDUSTA
yaitu ANTIKRIST!
𝐒𝐢𝐚𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡
𝐩𝐞𝐧𝐝𝐮𝐬𝐭𝐚
𝐢𝐭𝐮?
𝐁𝐮𝐤𝐚𝐧𝐤𝐚𝐡
𝐝𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐥
𝐛𝐚𝐡𝐰𝐚
𝐘𝐞𝐬𝐮𝐬
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐊𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬?
𝐃𝐢𝐚
𝐢𝐭𝐮
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤𝐫𝐢𝐬𝐭𝐮𝐬,
𝐲𝐚𝐢𝐭𝐮
𝐝𝐢𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐥
𝐛𝐚𝐢𝐤
𝐁𝐚𝐩𝐚
𝐦𝐚𝐮𝐩𝐮𝐧
𝐀𝐧𝐚𝐤.
𝟏𝐘𝐨𝐡𝐚𝐧𝐞𝐬
𝟐:𝟐𝟐
. 𝐃𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢
𝐝𝐢𝐦𝐚𝐤𝐬𝐮𝐝𝐤𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢
𝐀𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚,
𝐬𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐛𝐚𝐫𝐚𝐧𝐠𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐦𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢
𝐀𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚
(𝐑𝐨𝐡-𝐍𝐲𝐚),
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐬𝐞𝐛𝐮𝐭
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
𝐃𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐍𝐲𝐚,
𝐦𝐚𝐤𝐚
𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚
𝐭𝐞𝐥𝐚𝐡
𝐦𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢
𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤-𝐍𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐚𝐧-𝐍𝐲𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐚𝐧𝐚𝐤-𝐚𝐧𝐚𝐤
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐁𝐚𝐩𝐚.
a. Memahami maksud dari kalimat
“Siapakah pendusta itu”?
b. Memahami maksud dari kalimat
“Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus”?
c. Memahami maksud dari kalimat
“Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak”.
Jadi maksud di 1Yohanes 2:77,
PENDUSTA itu adalah ANTIKRIST, yang menyangkal :
a. Yesus adalah Kristus
b. Bapa dan Anak
Maksud dari kata MENYANGKAL,
artinya : mengingkari, tidak mengakui, tidak membenarkan, membantah, melawan,
menentang, menyanggah, menolak.
Dan lawan dari MENYANGKAL disini,
artinya MENERIMA, MENGAKUI, MEMBERNARKAN! Oleh karena itu kata MENERIMA disini
bukanlah ucapan atau kata-kata atau iman, tetapi lebih dari iman yang adalah
perbuatan, sebab iman tanpa perbuatan adalah MATI! Ada tertulis : Sebab seperti
tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan
adalah mati. Yakub 2:26
Bagaimana PERBUATAN SEBAGAI
TANDANYA bahwa kamu telah menerima-Nya? Jadi PERBUTAN yang NYATA adalah bukti
bahwa Iman dengan perbuatan adalah HIDUP! Dan HIDUPnya kamu disjni adalah
Milik-Nya KRISTUS, karena KRISTUSlah sendiri yang HIDUP!
1). Kata KRISTUS yang dimaksudkan
disini adalah JURUSELAMAT, yang menyelamatkan dosanya manusia dari hukum dosa
dan hukum maut! Kata JURUSELAMAT disini bukanlah menimbang-menimbang kamu dari
dosanya kamu dan perbuatan kebaikanmu, tetapi MENYELAMATKAN dengan cara
Menyerahkan Roh-Nya, untuk diam dan tinggal di dalam rohnya kamu, maka dosanya
kamu DISELAMATKAN-NYA! Ada tertulis : Demikianlah sekarang tidak ada
penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi
hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Rom
8:1-2 (Matius 20:28; Markus 10:45)
2). Siapakah pendusta itu?
Bukankah dia yang MENYANGKAL bahwa Yesus adalah Kristus? Jadi lawan dari kata
MENYANGKAL disini adalah MENERIMA Kristus untuk diam dan tinggal di dalam
rohnya kita. Dan barangsiapa yang telah menerima Kristus yang adalah Roh, diam
dan tinggal di dalam rohnya, maka dosanya DISELAMATKAN-Nya atau DITEBUS-Nya!
Ada tertulis : Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada
di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam
Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Rom 8:1-2 (Matius 20:28; Markus 10:45)
3). Oleh karena itu, Siapakah pendusta
itu? Pendusta adalah mereka yang tidak MENERIMA Kristus yang adalah Roh, diam
dan tinggal di dalam rohnya! Ada tertulis : Demikianlah sekarang tidak ada
penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi
hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Rom
8:1-2 (Matius 20:28; Markus 10:45)
4). Jadi maksud dari Kalimat “dia
yang MENYANGKAL bahwa Yesus adalah Kristus” adalah dia yang MENYANGKAL
PENEBUSAN DOSA. Kata MENYANGKAL disini bukanlah hanyalah ucapan atau kata-kata
atau iman, tetapi lebih dari iman yang adalah perbuatan. Dan perbuatan lebih
dari iman disini adalah bahwa kamu telah menerima Roh-Nya atau Kristus (Roma
8:9-10) diam dan tinggal di dalam rohnya kamu! Ada tertulis : Demikianlah sekarang
tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang
memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum
maut. Rom 8:1-2 (Matius 20:28; Markus 10:45).
5). Kata KRISTUS disini Wujud-Nya
ROH, Dialah Sumber-Nya Roh dan Roh-Nya yang disebut Roh atau Roh Elohim atau
Roh-Nya Kristus atau Kristus yang dicurahkan bagi kita, untuk diam dan tinggal
di dalam rohnya kita, maka kitalah yang telah menjadi Milik-Nya KRISTUS atau
anak-anak Kristus atau anak-anak Elohim. Ada tertulis : Tetapi kamu tidak hidup
dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Elohim diam di dalam kamu.
Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Tetapi
jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh
adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Roma 8:9-10.
6). Menyangkal baik Bapa maupun
Anak, ini dimaksudkan adalah :
a. Mereka yang tidak memiliki
Anak (Roh), maka merekalah juga tidak memiliki Bapa (Sumber-Nya Roh) yaitu
YESUS KRISTUS yang adalah Bapa kita!
b. Sebab jika Anak (Roh-Nya) diam
dan tinggal di dalam rohnya kamu, maka Anak (Roh-Nya) yang dapat mengenal Bapa,
dan dapat berkata-kata kepada Bapa, dimana “Roh itu kita berseru: "ya
Abba, ya Bapa”. Jadi Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa”, maka
bukannya rohmu manusia yang berseru "ya Abba, ya Bapa”, TETAPI Roh-Nya
(Anak) yang berseru "ya Abba, ya Bapa”.
c. Oleh karena itu mereka yang
tidak memiliki Anak (Roh-Nya), maka merekalah juga tidak mengenal Bapa, sebab
hanyalah Anak (Roh-Nya) yang dapat mengenal Bapa, ada tertulis : Semua orang,
yang dipimpin Roh Elohim, adalah anak Elohim. Sebab kamu tidak menerima roh
perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh
yang menjadikan kamu anak Elohim. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya
Bapa!" Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah
anak-anak Elohim. Roma 8:14-16
Disinilah LOGIKA kontroversi
antara pikiran yang selama ini dipikirkan
oleh manusia, dengan
Pengakuan-Nya yang adalah
Pernyataan dan Perkataan-Nya sendiri. Tujuannya dari LOGIKA Kontroversi
disini, supaya kamu semua memahami kesalahan dan kekeliruan dari pikirannya
manusia, yang telah mengatakan bahwa dengan kematian di kayu salib pada 2000
tahun yang lalu, itu sudah menebus dosamu.
Marilah kita semua berpikir
disini!
a. Jika kamu sendiri mengatakan bahwa dengan kematian di kayu
salib, dan salib itu sudah menebus dosamu, dan mengapa Dia sendiri yang
telah mengatakan disini kepada kamu,
harus memikul salib dan mengikuti-Nya? Bukankah salib yang telah dipikuli dan yang telah mati di kayu
salib itu telah menebus dosamu? Dan kemudian, mengapa Dia sendiri lagi mengatakan kepada kamu harus memikul salib
dan mengikuti-Nya?
Ada tertulis : Kemudian YESUS
berkata kepada para murid-Nya, "𝐉𝐢𝐤𝐚
𝐬𝐞𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐤𝐮𝐭𝐢
𝐀𝐤𝐮,
𝐢𝐚
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐦𝐞𝐧𝐲𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐥
𝐝𝐢𝐫𝐢𝐧𝐲𝐚,
𝐦𝐞𝐦𝐢𝐤𝐮𝐥
𝐬𝐚𝐥𝐢𝐛𝐧𝐲𝐚
𝐝𝐚𝐧
𝐦𝐞𝐧𝐠𝐢𝐤𝐮𝐭𝐢
𝐀𝐤𝐮.
Matius 16:24
b. Jika kamu sendiri mengatakan bahwa dengan kematian di kayu
salib dan salib itu sudah menebus dosamu, mengapa Dia sendiri lagi mengatakan kepada kamu,
"kamu harus dilahirkan kembali"? Kalimat-Nya "kamu harus
dilahirkan kembali" dan kaliamat-Nya itu adalah PERINTAH-Nya! Jadi
Perintah-Nya itu mau tidak mau, suka tidak suka, kamu semua haruslah melakukan
dari perintah-Nya "kamu harus dilahirkan kembali", sebab jika TIDAK,
dosamu TIDAKLAH ditebus-Nya dan TIDAKLAH dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga!
Ada tertulis : Jawab Yesus:
"𝐀𝐤𝐮
𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚𝐦𝐮,
𝐬𝐞𝐬𝐮𝐧𝐠𝐠𝐮𝐡𝐧𝐲𝐚
𝐣𝐢𝐤𝐚
𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐚𝐢𝐫
𝐝𝐚𝐧
𝐑𝐨𝐡,
𝐢𝐚
𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤
𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭
𝐦𝐚𝐬𝐮𝐤
𝐤𝐞
𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦
𝐊𝐞𝐫𝐚𝐣𝐚𝐚𝐧
𝐄𝐥𝐨𝐡𝐢𝐦.
𝐀𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐠𝐢𝐧𝐠,
𝐝𝐚𝐧
𝐚𝐩𝐚
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐝𝐚𝐫𝐢
𝐑𝐨𝐡,
𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡
𝐫𝐨𝐡.
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧𝐥𝐚𝐡
𝐞𝐧𝐠𝐤𝐚𝐮
𝐡𝐞𝐫𝐚𝐧,
𝐤𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚
𝐀𝐤𝐮
𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐭𝐚
𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚𝐦𝐮:
𝐊𝐚𝐦𝐮
𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬
𝐝𝐢𝐥𝐚𝐡𝐢𝐫𝐤𝐚𝐧
𝐤𝐞𝐦𝐛𝐚𝐥𝐢.
Yohanes 3:5-7
Roh-Nya lah (Yohanes 6:63;
Yohanes 14:6; Yohanes 3:5-7; Lukas 20:36; Efsus 2:18) adalah satu-satu jalanmu
ke Sorga, bagi kamu semua manusia di dunia ini, tanpa ada pengeculian, supaya
semua manusia dapat masuk ke dalam Kerajaan-Nya!
Jadi sdra-sdriku berpikirlah
selagi anda masih ada pikiran, sebab keputusan ada padamu, supaya sdra-sdri
dapat diselamatkan-Nya! Jadi pengajaran disini sudah lebih dari 10 tahun, yang
telah mengajari, YESHUA tidaklah dilahirkan, YESHUA tidaklah mati, sebab YESHUA
itu ROH, dandengan Roh-Nya lah, supaya dosa-dosanya kamu dapat ditebus-Nya,
itulah Cara Kerja-Nya yang telah dikatakan-Nya Perjanjian-Nya yaitu Roh-Nya
yang dilambangkan dari darah-Nya (Matius 26:28 ; Markus 14:24; Lukas 22:20)!
Dan kata darah-Nya itu makna
konotasi dari kata Roh-Nya yang adalah Perjanjian-Nya semenjak manusia
diciptakan-Nya di Kejadian 1:26-27!
Maka selama ini, yang telah
sdra-sdri dengar, bahwa dengan kematian di kayu salib, itu sudah menebus
dosamu, maka selamanya dosamu TIDAKLAH DITEBUS-Nya, dan upahnya dari dosamu
adalah maut.
Jadi yang berpaham dengan
kematian di kayu salib, sebab merekalah yang berpaham, YESUS itu dilahirkan,
sehingga YESUS lah yang mati di kayu salib, maka darahnya yang telah menebus
dosanya mereka, itu yang telah kamu dengar, yang selamanya 2000 tahun. Maka
selamanya 2000 tahun, dosa-dosanya mereka TIDAKLAH DITEBUS-Nya, dari hukum dosa
dan hukum maut. Sebab yang dapat menebus dosamu, hanyalah dengan melalui
Roh-Nya (Matius 26:28 ; Markus 14:24; Lukas 22:20), itu yang dapat menebus
dosamu, dari hukum dosa dan hukum maut (Matius 20:28; Markus 10:45), ada
tertulis : Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di
dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam
Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Roma 8:1-2
Bayangkan lebih dari 2000 tahun,
duniamu barulah menyadari dan barulah terbuka mendengarkan pemberitaan ini?
Carilah Pengakuan-Nya di dalam
seluruh Kitab Suci-Nya disini, bahwa dengan kematian di Kayu Salib, dosamu
telah ditebus-Nya! Kematian di kayu salib BUKANLAH JAMINAN Keselamatanmu! Jadi
tidak ada satupun bukti dari Pengakuan-Nya di dalam seluruh Kitab Suci-Nya
disini, bahwa dengan kematian di kayu salib, dosamu telah ditebus-Nya!
Jadi jika selama ini kamu dengar
"kemataian di kayu salib itu sudah menebus dosamu", yang berasal dari
pengajarannya manusia, yang telah ditipu dayakan oleh bisikan - bisikan
penyesat, yang tujuannya mereka supaya kamu semua TIDAKLAH SELAMAT! Sebab TIDAK
ADA BUKTI Pengakuan-Nya, karena itu pengajarannya mereka sudah bertentangan
dengan Matius 16:24; Matius 10:38; Markus 8:34, Markus 10:21; Lukas_9:23-27,
Lukas 14:27; Kisah Para Rasul 14:22; Kolose1:24; 1Tesalonika 3:3; 2Titus 3:12;
Ibrani 11:24-26
Jadi jika kamu dengar dari pengajaran
yang mengajarkan kepada kamu, bahwa dengan kematian di kayu salib itu telah
menebus dosamu, ya TUNJUKAN saja BUKTI dari Pengakuan-Nya! Kan sederhana saja!
c. Jadi disini ada juga, yang
telah dikatakan-Nya tentang Perjanjian-Nya yaitu Perjanjian Roh-Nya yang
dilambangkan dari darah-Nya (Matius 26:28 ; Markus 14:24; Lukas 22:20), yang
akan dicurahkan oleh-Nya bagi dunia, sebagai penebusan dosa (Matius 20:28;
Markus 10:45)! Ada tertulis : 𝐒𝐞𝐛𝐚𝐛
𝐢𝐧𝐢𝐥𝐚𝐡
𝐝𝐚𝐫𝐚𝐡-𝐊𝐮,
𝐝𝐚𝐫𝐚𝐡
𝐩𝐞𝐫𝐣𝐚𝐧𝐣𝐢𝐚𝐧,
𝐲𝐚𝐧𝐠
𝐝𝐢𝐭𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧
𝐛𝐚𝐠𝐢
𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤
𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠
𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤
𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐦𝐩𝐮𝐧𝐚𝐧
𝐝𝐨𝐬𝐚. Matius 26:28 (Markus 14:24; Lukas 22:20)
Marilah kita semua haruslah
berpikir dengan LOGIKA-Nya disini :
a). 𝑱𝒊𝒌𝒂
𝒎𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒂𝒓𝒂𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒓𝒄𝒖𝒓𝒂𝒉
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒆𝒃𝒖𝒔
𝒅𝒐𝒔𝒂𝒎𝒖
𝒅𝒊
𝒌𝒂𝒚𝒖
𝒔𝒂𝒍𝒊𝒃,
𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒑𝒂
𝑫𝒊𝒂
𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊
𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒕𝒂𝒌𝒂𝒏
𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂
𝒌𝒂𝒎𝒖
𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔
𝒎𝒆𝒎𝒊𝒌𝒖𝒍
𝒔𝒂𝒍𝒊𝒃
𝒅𝒂𝒏
𝒎𝒆𝒏𝒈𝒊𝒌𝒖𝒕𝒊-𝑵𝒚𝒂?
Ada tertulis : Kemudian YESUS berkata kepada para murid-Nya, "Jika
seseorang ingin mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya
dan mengikuti Aku. Matius 16:24
b). 𝑱𝒊𝒌𝒂
𝒎𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒂𝒓𝒂𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒕𝒆𝒓𝒄𝒖𝒓𝒂𝒉
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒆𝒃𝒖𝒔
𝒅𝒐𝒔𝒂𝒎𝒖
𝒅𝒊
𝒌𝒂𝒚𝒖
𝒔𝒂𝒍𝒊𝒃,
𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒑𝒂
𝒌𝒂𝒎𝒖
𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊
𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌
𝒎𝒊𝒏𝒖𝒎
𝒅𝒂𝒓𝒂𝒉
𝒊𝒕𝒖
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒆𝒃𝒖𝒔
𝒅𝒐𝒔𝒂𝒎𝒖?
Ada tertulis : Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan
minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan
daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan
membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan
dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
Yohanes 6:53-55
c). 𝑱𝒊𝒌𝒂
𝒎𝒆𝒎𝒂𝒏𝒈
𝒅𝒂𝒓𝒂𝒉
𝒚𝒂𝒏𝒈
𝒕𝒆𝒓𝒄𝒖𝒓𝒂𝒉
𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌
𝒎𝒆𝒏𝒆𝒃𝒖𝒔
𝒅𝒐𝒔𝒂𝒎𝒖
𝒅𝒊
𝒌𝒂𝒚𝒖
𝒔𝒂𝒍𝒊𝒃,
𝒎𝒆𝒏𝒈𝒂𝒑𝒂
𝑫𝒊𝒂
𝒎𝒆𝒎𝒑𝒆𝒓𝒊𝒏𝒕𝒂𝒉
𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂
𝒌𝒂𝒎𝒖,
𝒌𝒂𝒎𝒖
𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔
𝒅𝒊𝒍𝒂𝒉𝒊𝒓𝒌𝒂𝒏
𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊,
𝒂𝒈𝒂𝒓
𝒅𝒐𝒔𝒂𝒎𝒖
𝒅𝒊𝒕𝒆𝒃𝒖𝒔-𝑵𝒚𝒂
𝒅𝒂𝒏
𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕
𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌
𝒌𝒆
𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎
𝑲𝒆𝒓𝒂𝒋𝒂𝒂𝒏
𝑺𝒐𝒓𝒈𝒂?
Ada tertulis : Jawab Yesus: "Aku
berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh,
ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Elohim. Apa yang dilahirkan dari daging,
adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Janganlah engkau
heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali. Yohanes 3:5-7
d. Jadi sdra-sdri itu kelemahan
dari mereka yang SALAH MENGINTERPRETASIKAN, dari makna kata darah-Nya, yang
mereka presentasikan pada makna sebenarnya, sehingga mereka mengajarkan bahwa
kematian di kayu saliblah yang sudah menebus dosamu! Sedangkan kata darah-Nya
itu makna konotasi dari kata Roh-Nya yang adalah makna sebenarnya, dan itulah
yang telah dikatakan-Nya di Yohenes 3:5-7! JADI NYAMBUNG SEMUANYA, bahwa
Roh-Nya yang adalah maksud dari kata darah-Nya, dan Roh-Nya lah yang telah
disebutkan di Yohanes 6:63; dan di Yohanes 3:5-7. Dan sdra-sdri lihatlah pada
gambar garis benang merah dari kolom komentar dibawah ini, sejak mulai di
Kejadian 1:26-27 hingga Yohanes 3:5-7
Roh-Nya lah adalah satu-satu
jalanmu, untuk semua manusia di dunia ini, tanpa ada pengeculian, supaya semua
manusia dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga!
Selama ini siapakah yang
mengajari sdra-sdri, bahwa dengan kematian di kayu salib pada 2000 tahun yang
lalu, itu sudah menebus dosamu?
Dan yang telah mengajarkan
seperti demikian, maka tujuannya mereka adalah supaya kamu semua TIDAKLAH
SELAMAT! Bayangkan lebih dari 2000 tahun, duniamu barulah menyadari dan barulah
terbuka mendengarkan pemberitaan ini?

